Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 628
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Tim Arindama bidang Kelautan dan Perikanan melakukan verifikasi penilaian terhadap kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Penilaian tahun ini, yang digelar Rabu, 10 September 2025, hadir dengan sejumlah penyesuaian, termasuk perubahan nomenklatur.

Ketua tim verifikasi Arindama Bidang Kelautan dan Perikanan, Tri Astuti, mengatakan penilaian yang sebelumnya dikenal sebagai Panji-Panji Keberhasilan kini resmi berganti nama menjadi penilaian Arindama. “Perubahan nama ini menyesuaikan kewenangan. Dulu Panji-Panji berada di bawah BRIDA, setelah kewenangan beralih ke bidang Otonomi Daerah, nomenklaturnya pun berubah,” ujarnya.

Menurut Tri Astuti, indikator penilaian kali ini tidak hanya berfokus pada besarnya alokasi anggaran. Ia menilai, pendekatan semacam itu kerap menimbulkan ketimpangan karena daerah dengan anggaran ratusan miliar akan lebih unggul dibanding kabupaten dengan kemampuan fiskal terbatas.

“Karena itu, kami memasukkan aspek penilaian berbasis Esakip atau Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Dengan mekanisme ini, capaian kinerja bisa lebih objektif karena mengacu pada target RPJMD 2025–2029,” jelasnya.

Lebih jauh, Tri menjelaskan bahwa nilai Esakip juga berimplikasi langsung terhadap tunjangan kinerja ASN (TPP). Penurunan capaian akan berdampak pada pemotongan tunjangan dengan skema persentase tertentu. “Jadi ada insentif sekaligus sanksi yang melekat pada sistem ini,” tambahnya.

Selain menekankan objektivitas, tim Arindama juga membuka ruang perbaikan data. Daerah masih diberikan kesempatan hingga satu minggu setelah kunjungan untuk melengkapi atau memperbarui dokumen penilaian. “Data tambahan akan kami masukkan ke dalam aplikasi penilaian sehingga hasil akhirnya lebih komprehensif,” kata Tri.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tidak berada di tangan tim teknis semata. “Kami hanya bertugas mengolah data dan memberi penilaian teknis. Hasil akhir tetap dibahas bersama kepala bidang, sekretaris, hingga pejabat terkait lainnya di tingkat pimpinan,” pungkasnya.

Penilaian Arindama diharapkan mampu mendorong pemerintah daerah lebih serius dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan, tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga pencapaian kinerja yang terukur dan berkelanjutan.(div/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Sufian Agus Ingatkan Paslon Berau Soal Pentingnya Kampanye Damai

    Pjs Bupati Sufian Agus Ingatkan Paslon Berau Soal Pentingnya Kampanye Damai

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki tahun politik dan masa kampanye, masing-masing paslon Bupati dan Wabup Berau yang akan bertarung di Pilkada 2024, diminta untuk bisa menjaga kondusivitas, termasuk salah satunya dengan menjaga massa pendukungnya. “Sesuai dengan amanat dari Kementerian Dalam Negeri, salah satunya adalah menjaga kondusivitas daerah dan menjaga ketenteraman. Nah, mereka paslon ini masing-masing punya […]

  • Korsleting KWh Picu Kebakaran di Tanjung Redeb

    Korsleting KWh Picu Kebakaran di Tanjung Redeb

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BERAU — Kebakaran melanda satu unit rumah warga di Jalan Merah Delima, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (3/5/2026) Pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada KWh meter (token) yang berada di samping rumah. Rumah milik Elias Beda Keraf (72), seorang petani, mengalami kerusakan pada bagian depan bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun […]

  • ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 823
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Pendampingan bagi petani kakao perlu diperhatingan agar mampu menghasilkan biji berkualitas ekspor. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong petani melakukan fermentasi secara mandiri. ‎Sekarang masih banyak petani yang memilih menjual biji basah karena dianggap cepat dapat uang. Padahal harga biji fermentasi bisa jauh lebih tinggi. ‎Untuk itu, Kepala Dinas Perkebunan Lita Handini […]

  • Transparansi Dipertanyakan, Dugaan Penutupan Informasi Laka Tambang Mencuat

    Transparansi Dipertanyakan, Dugaan Penutupan Informasi Laka Tambang Mencuat

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.993
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Seorang karyawan di salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Berau berinisial ANS diduga mengalami kecelakaan kerja. Kendati begitu, Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Timur dan Polres Berau belum mengetahui kepastian informasi tersebut. Koordinator Pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kaltim, Sab’an mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapat informasi tersebut. “Kami belum dapat informasi tersebut,” ujarnya […]

  • DPRD Berau Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

    DPRD Berau Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 237
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sektor kuliner di Kabupaten Berau semakin berwarna dengan resmi beroperasinya gerai Mie Gacoan di Tanjung Redeb. Kehadiran investasi baru ini diharapkan tidak hanya sekadar menambah pilihan gaya hidup masyarakat, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal. Langkah ini menyusul sorotan dari Komisi II DPRD Berau […]

  • Minim Antisipasi, Sekolah di Berau Belum Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

    Minim Antisipasi, Sekolah di Berau Belum Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan delapan ruang kelas di SMPN 1 Segah menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan untuk menghadapai bencana di lingkungan sekolah. Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mengakui hingga kini seluruh sekolah yang ada di Berau belum di alat darurat seperti APAR. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai keberadaan APAR seharusnya menjadi kebutuhan mendesak, […]

expand_less