Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) mulai mempercepat modernisasi transaksi di pasar tradisional. Salah satu langkah yang kini didorong adalah perluasan penggunaan pembayaran digital oleh pedagang untuk mengikuti pola belanja masyarakat yang semakin berubah.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut peralihan ke sistem non-tunai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga daya saing. Kebiasaan konsumen dalam berbelanja telah bergeser — dompet digital, pemindaian kode QR, hingga platform pembayaran elektronik kini menjadi bagian dari aktivitas transaksi sehari-hari.
“Perubahan gaya belanja tidak bisa dihindari. Kalau ingin tetap bersaing, pedagang harus siap mengadopsinya,” kata Eva.
Diskoperindag menyiapkan pendampingan bertahap mulai dari pelatihan penggunaan aplikasi pembayaran, sistem pencatatan usaha berbasis digital, hingga strategi pemasaran online bagi UMKM pasar. Menurut Eva, tantangan terbesar justru bukan teknologi, melainkan kebiasaan tunai yang sudah mengakar bertahun-tahun.
“Kami ingin pedagang paham bahwa digitalisasi bukan ancaman. Ini peluang untuk usaha mereka berkembang lebih cepat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa identitas pasar tradisional tetap terjaga. Interaksi antara penjual dan pembeli — yang menjadi ruh pasar — tidak hilang, hanya diperkuat dengan layanan yang lebih efisien. Dengan pembayaran digital, transaksi berjalan lebih cepat, pencatatan keuangan lebih tertata, dan ruang pemasaran terbuka jauh lebih luas.
Eva berharap semakin banyak pedagang pasar berani beradaptasi. Modernisasi pasar, katanya, bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana UMKM lokal memperoleh akses yang lebih besar dalam roda ekonomi daerah.
“Jika pedagang siap bertransformasi, pasar akan lebih hidup, layanan lebih mudah, dan roda ekonomi rakyat bergerak lebih kuat,” tutupnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar