Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 516
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut.

Wardi, seorang pengunjung, mengaku kerap melihat anak-anak berkeliling menjajakan barang. Ia memahami tekanan ekonomi yang mungkin dihadapi keluarga mereka, namun menilai masa kanak-kanak tak semestinya tergerus beban orang dewasa.

“Kasihan melihatnya. Mereka mungkin terpaksa karena keadaan ekonomi. Padahal seharusnya waktu mereka untuk bermain dan belajar, bukan jualan keliling malam-malam,” kata Wardi, Kamis (20/2).

Isu ini tak sekadar soal pemandangan yang mengusik nurani. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, menegaskan praktik tersebut masuk dalam spektrum perlindungan anak. Menurut dia, membantu orang tua bukan perkara yang serta-merta dilarang, namun ada batas yang tak boleh dilampaui.

“Mestinya tidak boleh. Membantu masih bisa ditoleransi sejauh tidak mengganggu jam sekolah. Anak-anak kadang diminta membantu orang tua bekerja, tetapi waktu kerjanya harus terbatas,” ujar Iswahyudi, Jumat (20/2).

Ia menekankan, ketika aktivitas berdagang telah menyita waktu istirahat dan berdampak pada produktivitas belajar, situasinya berubah menjadi pelanggaran. Dinas Sosial, kata dia, perlu menelusuri lebih jauh apakah terdapat unsur paksaan atau bahkan eksploitasi di balik maraknya anak-anak yang berdagang pada malam hari.

Fenomena ini menjadi cermin tantangan pembangunan sumber daya manusia di daerah. Pemerintah Kabupaten Berau dihadapkan pada dua kepentingan yang saling bertaut: realitas ekonomi keluarga dan kewajiban negara melindungi hak anak atas pendidikan, tumbuh kembang, serta waktu bermain.

Langkah konkret lintas instansi dinilai mendesak. Bukan hanya penertiban di ruang publik, melainkan juga intervensi sosial bagi keluarga rentan agar tekanan ekonomi tak berujung pada pengorbanan masa depan anak. Di tengah geliat ekonomi malam Tepian Teratai, pertanyaan mendasarnya tetap sama: siapa yang memastikan anak-anak itu tetap memiliki hak untuk menjadi anak-anak?

(Akti)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    Frans Lewi Tegaskan Sinergi Harus Dirapatkan: Dua Program Utama Kampung Wajib Tetap Jalan Meski Dana Turun

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai hubungan kerja antara DPRD dan Pemkab Berau perlu dirapatkan kembali setelah pemerintah pusat memangkas sejumlah alokasi anggaran. Ia menyebut situasi ini sebagai tantangan bersama yang menuntut respons cepat agar agenda pembangunan daerah tidak tersendat. Frans menjelaskan bahwa koordinasi rutin antara lembaga legislatif dan eksekutif kini […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • SraGam Klaim 18 Program Prioritas Sukses, Minta Restu Masyarakat untuk Pilkada 2024

    SraGam Klaim 18 Program Prioritas Sukses, Minta Restu Masyarakat untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Gamalis, menggelar kampanye di Jln. Poros Bangun, tepatnya di Lapangan Aliang, Selasa (15/10/2024). Kampanye ini dihadiri sejumlah partai pengusung dan tim pemenangan pasangan Sri Juniarsih-Gamalis (SraGam), yang dengan penuh semangat mengusung slogan “Lanjutkan dan Tuntaskan.” Dalam kampanye tersebut, juru bicara SraGam yang juga tokoh politik […]

  • Berau Dipantau dalam Penilaian Arindama, Kampung Diminta Tunjukkan Pencapaian Pembangunan

    Berau Dipantau dalam Penilaian Arindama, Kampung Diminta Tunjukkan Pencapaian Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.870
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengikuti proses penilaian Arindama Bidang Pembangunan Wilayah Pedesaan yang digelar secara daring bersama tim penilai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, baru-baru ini. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMK), Tentram Rahayu, menjelaskan bahwa dalam proses verifikasi, pihaknya memaparkan kondisi objektif seluruh kampung di Berau. Penilaian mencakup berbagai indikator, seperti […]

  • Malam Jumat & Minggu Sering Jadi Ajang Balap, Polisi Turun Tangan

    Malam Jumat & Minggu Sering Jadi Ajang Balap, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 791
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepolisian Resor Berau kembali menyoroti maraknya aksi balap liar yang dilakukan anak muda di kawasan perkotaan. Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi, menegaskan bahwa peran orang tua menjadi kunci dalam mencegah remaja terlibat dalam aktivitas berbahaya tersebut. Menurut Wulyadi, sejumlah ruas jalan di Tanjung Redeb kerap berubah fungsi menjadi lintasan balapan ilegal. Jalan […]

  • THM Berau Wajib Tutup Selama Ramadan

    THM Berau Wajib Tutup Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau akan melakukan razia dan menutup sementara Tempat Hiburan Malam (THM) mulai H-3 Ramadan. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Berau sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Anggota Komisi I DPRD Berau, Sri Yulianawati Ningsih, menegaskan […]

expand_less