Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 739
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut.

Wardi, seorang pengunjung, mengaku kerap melihat anak-anak berkeliling menjajakan barang. Ia memahami tekanan ekonomi yang mungkin dihadapi keluarga mereka, namun menilai masa kanak-kanak tak semestinya tergerus beban orang dewasa.

“Kasihan melihatnya. Mereka mungkin terpaksa karena keadaan ekonomi. Padahal seharusnya waktu mereka untuk bermain dan belajar, bukan jualan keliling malam-malam,” kata Wardi, Kamis (20/2).

Isu ini tak sekadar soal pemandangan yang mengusik nurani. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, menegaskan praktik tersebut masuk dalam spektrum perlindungan anak. Menurut dia, membantu orang tua bukan perkara yang serta-merta dilarang, namun ada batas yang tak boleh dilampaui.

“Mestinya tidak boleh. Membantu masih bisa ditoleransi sejauh tidak mengganggu jam sekolah. Anak-anak kadang diminta membantu orang tua bekerja, tetapi waktu kerjanya harus terbatas,” ujar Iswahyudi, Jumat (20/2).

Ia menekankan, ketika aktivitas berdagang telah menyita waktu istirahat dan berdampak pada produktivitas belajar, situasinya berubah menjadi pelanggaran. Dinas Sosial, kata dia, perlu menelusuri lebih jauh apakah terdapat unsur paksaan atau bahkan eksploitasi di balik maraknya anak-anak yang berdagang pada malam hari.

Fenomena ini menjadi cermin tantangan pembangunan sumber daya manusia di daerah. Pemerintah Kabupaten Berau dihadapkan pada dua kepentingan yang saling bertaut: realitas ekonomi keluarga dan kewajiban negara melindungi hak anak atas pendidikan, tumbuh kembang, serta waktu bermain.

Langkah konkret lintas instansi dinilai mendesak. Bukan hanya penertiban di ruang publik, melainkan juga intervensi sosial bagi keluarga rentan agar tekanan ekonomi tak berujung pada pengorbanan masa depan anak. Di tengah geliat ekonomi malam Tepian Teratai, pertanyaan mendasarnya tetap sama: siapa yang memastikan anak-anak itu tetap memiliki hak untuk menjadi anak-anak?

(Akti)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Residivis LPG Beraksi Lagi di Berau

    Residivis LPG Beraksi Lagi di Berau

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    BERAU — Kepolisian Resor Berau menangkap seorang pria berinisial MR, 58 tahun, yang diduga terlibat dalam pencurian tabung gas LPG di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tanjung Redeb. Penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Reserse Kriminal pada Ahad, 12 April 2026, sekitar pukul 16.50 Wita. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Berau, Ajun Komisaris Polisi Jody Rahman, mengatakan […]

  • Lebih dari 100 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Imbauan BMKG

    Lebih dari 100 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Imbauan BMKG

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan memperingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kekeringan akibat musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung hingga September bahkan awal Oktober. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kukuh […]

  • Hendratno Apresiasi Transparansi Kejari Berau dalam Pemusnahan Barang Bukti Kriminal

    Hendratno Apresiasi Transparansi Kejari Berau dalam Pemusnahan Barang Bukti Kriminal

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pada Selasa (2/10/2024), pukul 09.30 WITA, Kejaksaan Negeri Berau melaksanakan pemusnahan barang bukti dari sejumlah perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan tersebut digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Berau, dan mencakup barang bukti dari periode Juni 2024 hingga September 2024. Puluhan barang bukti hasil kejahatan yang telah […]

  • Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kebersihan Destinasi Wisata Saat Nataru

    Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kebersihan Destinasi Wisata Saat Nataru

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus wisatawan ke Kabupaten Berau diprediksi meningkat tajam. Lonjakan kunjungan ini hampir selalu diikuti persoalan klasik, yakni penumpukan sampah di destinasi wisata, terutama di kawasan pesisir dan kampung wisata. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau memperkuat koordinasi lintas lembaga, melibatkan Dinas […]

  • Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.” Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di […]

  • Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah derasnya laju digitalisasi, tak banyak anak muda yang bermimpi menjadi petani. Sebagian memilih bekerja di kota, membangun karier di bidang teknologi, atau berkecimpung dalam industri kreatif. Namun di Berau, harapan baru sedang tumbuh—pelan, tapi pasti. Pemerintah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) ingin membuka jalan agar generasi milenial […]

expand_less