Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 767
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut.

Wardi, seorang pengunjung, mengaku kerap melihat anak-anak berkeliling menjajakan barang. Ia memahami tekanan ekonomi yang mungkin dihadapi keluarga mereka, namun menilai masa kanak-kanak tak semestinya tergerus beban orang dewasa.

“Kasihan melihatnya. Mereka mungkin terpaksa karena keadaan ekonomi. Padahal seharusnya waktu mereka untuk bermain dan belajar, bukan jualan keliling malam-malam,” kata Wardi, Kamis (20/2).

Isu ini tak sekadar soal pemandangan yang mengusik nurani. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, menegaskan praktik tersebut masuk dalam spektrum perlindungan anak. Menurut dia, membantu orang tua bukan perkara yang serta-merta dilarang, namun ada batas yang tak boleh dilampaui.

“Mestinya tidak boleh. Membantu masih bisa ditoleransi sejauh tidak mengganggu jam sekolah. Anak-anak kadang diminta membantu orang tua bekerja, tetapi waktu kerjanya harus terbatas,” ujar Iswahyudi, Jumat (20/2).

Ia menekankan, ketika aktivitas berdagang telah menyita waktu istirahat dan berdampak pada produktivitas belajar, situasinya berubah menjadi pelanggaran. Dinas Sosial, kata dia, perlu menelusuri lebih jauh apakah terdapat unsur paksaan atau bahkan eksploitasi di balik maraknya anak-anak yang berdagang pada malam hari.

Fenomena ini menjadi cermin tantangan pembangunan sumber daya manusia di daerah. Pemerintah Kabupaten Berau dihadapkan pada dua kepentingan yang saling bertaut: realitas ekonomi keluarga dan kewajiban negara melindungi hak anak atas pendidikan, tumbuh kembang, serta waktu bermain.

Langkah konkret lintas instansi dinilai mendesak. Bukan hanya penertiban di ruang publik, melainkan juga intervensi sosial bagi keluarga rentan agar tekanan ekonomi tak berujung pada pengorbanan masa depan anak. Di tengah geliat ekonomi malam Tepian Teratai, pertanyaan mendasarnya tetap sama: siapa yang memastikan anak-anak itu tetap memiliki hak untuk menjadi anak-anak?

(Akti)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG bersubsidi dalam kurun waktu 2025 hingga awal 2026. Mengutip CNN Indonesia, total terdapat 665 kasus yang berhasil dibongkar, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,2 triliun. Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifudin, menyebut angka kerugian tersebut berasal dari praktik penyalahgunaan subsidi […]

  • Arus Balik Mulai Padat, Dishub Pastikan Transportasi Laut Berau Tetap Lancar

    Arus Balik Mulai Padat, Dishub Pastikan Transportasi Laut Berau Tetap Lancar

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Aktivitas penumpang di Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terpantau meningkat pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Pergerakan masyarakat didominasi arus balik yang dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren kenaikan. Kepala Seksi ASDP Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Sabirin, mengatakan lonjakan penumpang mulai terjadi beberapa hari setelah Lebaran. Pihaknya terus memantau […]

  • Antisipasi Lonjakan Harga, Sri Juniarsih Dorong Warga Berau Mandiri Tanam Cabai di Pekarangan

    Antisipasi Lonjakan Harga, Sri Juniarsih Dorong Warga Berau Mandiri Tanam Cabai di Pekarangan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengklaim tekanan inflasi di wilayahnya hingga Mei 2026 masih dalam batas aman, terutama untuk kelompok pangan. Meski begitu, berbagai langkah antisipasi tetap digelar, mulai dari pengamanan stok bahan pokok hingga mendorong produksi pertanian warga. Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, posisi inflasi di daerahnya relatif lebih terkendali jika dibandingkan dengan sejumlah […]

  • Sumber foto: Vectorfair.com via Shutterstock;

    Asuransi Kendaraan Bakal Jadi Wajib, Ini Manfaatnya untuk Kamu!

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa Program Asuransi Wajib, termasuk asuransi kendaraan, masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar hukum pelaksanaannya. Program ini meliputi ruang lingkup dan waktu efektif penyelenggaraan yang akan diatur lebih lanjut. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan […]

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

  • UKM Berau Segera Punya Rumah Baru! MPP dan UKM Center Akan Disatukan di Satu Gedung

    UKM Berau Segera Punya Rumah Baru! MPP dan UKM Center Akan Disatukan di Satu Gedung

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 678
    • 0Komentar

    A-NEWS.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan UKM Center kian menjadi kenyataan. Pasalnya, Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Berau telah mendapat arahan untuk merealisasikan pembangunan gedung UKM Center di tahun 2025. Hal itu dibeberkan oleh Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani yang mengatakan pembangunan UKM Center akan dipadukan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP), yang juga menjadi salah […]

expand_less