Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut.

Wardi, seorang pengunjung, mengaku kerap melihat anak-anak berkeliling menjajakan barang. Ia memahami tekanan ekonomi yang mungkin dihadapi keluarga mereka, namun menilai masa kanak-kanak tak semestinya tergerus beban orang dewasa.

“Kasihan melihatnya. Mereka mungkin terpaksa karena keadaan ekonomi. Padahal seharusnya waktu mereka untuk bermain dan belajar, bukan jualan keliling malam-malam,” kata Wardi, Kamis (20/2).

Isu ini tak sekadar soal pemandangan yang mengusik nurani. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, menegaskan praktik tersebut masuk dalam spektrum perlindungan anak. Menurut dia, membantu orang tua bukan perkara yang serta-merta dilarang, namun ada batas yang tak boleh dilampaui.

“Mestinya tidak boleh. Membantu masih bisa ditoleransi sejauh tidak mengganggu jam sekolah. Anak-anak kadang diminta membantu orang tua bekerja, tetapi waktu kerjanya harus terbatas,” ujar Iswahyudi, Jumat (20/2).

Ia menekankan, ketika aktivitas berdagang telah menyita waktu istirahat dan berdampak pada produktivitas belajar, situasinya berubah menjadi pelanggaran. Dinas Sosial, kata dia, perlu menelusuri lebih jauh apakah terdapat unsur paksaan atau bahkan eksploitasi di balik maraknya anak-anak yang berdagang pada malam hari.

Fenomena ini menjadi cermin tantangan pembangunan sumber daya manusia di daerah. Pemerintah Kabupaten Berau dihadapkan pada dua kepentingan yang saling bertaut: realitas ekonomi keluarga dan kewajiban negara melindungi hak anak atas pendidikan, tumbuh kembang, serta waktu bermain.

Langkah konkret lintas instansi dinilai mendesak. Bukan hanya penertiban di ruang publik, melainkan juga intervensi sosial bagi keluarga rentan agar tekanan ekonomi tak berujung pada pengorbanan masa depan anak. Di tengah geliat ekonomi malam Tepian Teratai, pertanyaan mendasarnya tetap sama: siapa yang memastikan anak-anak itu tetap memiliki hak untuk menjadi anak-anak?

(Akti)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Organisasi Masyarakat (Ormas) Perisai Borneo Nusantara secara resmi menggelar deklarasi Pilkada Damai pada Sabtu, 21 September 2024, di Gedung Gor Graha Pemuda, Kabupaten Berau. Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) periode 2024-2029 di Bumi Batiwakkal berlangsung aman, damai, dan tertib. Dalam deklarasi tersebut, Perisai Borneo Nusantara menegaskan […]

  • Pemkab Berau dan Kejari Sepakati Kerja Sama Hukum, Dorong Penguatan Desa Antikorupsi

    Pemkab Berau dan Kejari Sepakati Kerja Sama Hukum, Dorong Penguatan Desa Antikorupsi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.410
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau menandatangani nota kesepahaman dalam bidang penanganan hukum perdata dan tata usaha negara, serta memperkuat pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan perkara pidana umum. Penandatanganan berlangsung di ruang RPJPD Bapelitbang, Kamis (9/10/2025), dan dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Kepala Kejari Berau Gusti Hamdani, […]

  • Program Stabilisasi Harga Pangan Dinilai Tepat, Sutami Tekankan Perluasan Akses hingga Kecamatan

    Program Stabilisasi Harga Pangan Dinilai Tepat, Sutami Tekankan Perluasan Akses hingga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai langkah stabilisasi harga pangan yang dijalankan Dinas Pangan sudah berada di arah yang tepat, tetapi belum menjangkau seluruh lapisan warga. Ia menyebut manfaat program semestinya bisa dirasakan hingga tingkat kecamatan dan kampung, bukan hanya masyarakat di sekitar pusat kota. Salah satu upaya yang diapresiasinya yakni […]

  • Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.129
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara paling panas di Indonesia hari ini berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Data ini berdasarkan perbandingan dari 20 stasiun meteorologi di seluruh Indonesia selama 24 jam, sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu kemarin. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, suhu maksimum […]

  • Pemuda Berau Dipacu Jadi Pilar Pembangunan, Sumpah Pemuda Jadi Titik Awal

    Pemuda Berau Dipacu Jadi Pilar Pembangunan, Sumpah Pemuda Jadi Titik Awal

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, yang jatuh pada Senin, 28 Oktober 2024. Upacara berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Berau di Jalan APT Pranoto 1, Tanjung Redeb, dihadiri berbagai kalangan sebagai wujud peringatan sejarah besar yang menandai semangat persatuan pemuda dalam membangun bangsa. Penjabat Sementara (Pjs) […]

  • Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat mantan Kepala Kampung Teluk Sumbang berinisial Km hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum. Padahal, penetapan tersangka telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sejumlah warga mempertanyakan lambannya proses hukum tersebut. Mereka menilai tersangka masih bebas beraktivitas di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau. Seorang […]

expand_less