Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 272
  • print Cetak

BERAU – Seorang warga Gurimbang bernama Heri mengaku kehilangan sumber penghasilan dan mengalami kesulitan ekonomi setelah lahan kebun sawit miliknya di kawasan Gurimbang KM 26, jalan poros Suaran melalui Gunung Kasiran, diduga digusur oleh pihak PT Tanjung Redeb Hutani tanpa pemberitahuan maupun ganti rugi.

Heri mengatakan bahwa ia telah menyampaikan persoalan tersebut kepada PT TRH namun dari PT tersebut meminta surat dari bupati dengan tanda tangan kemudian. Persoalan tersebut mendorong Heri mendatangi Kantor Bupati Berau untuk meminta pemerintah daerah memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan yang dialaminya.

Menurut pengakuannya, lahan tersebut dibeli menggunakan hasil penjualan aset milik keluarganya di kampung halaman, mulai dari sawah, kebun cengkeh, hingga rumah tinggal. Heri menyebut pembelian lahan dilakukan secara bertahap dengan total lima surat lahan yang masing-masing memiliki luas sekitar dua hektare dan total keseluruhan adalah 10 hektare.

“Satu surat itu dua hektare dengan harga Rp7 juta. Total ada lima surat, jadi sekitar Rp35 juta,” ujarnya pada Senin (25/05/2026).

Ia mengatakan, sebelum membeli lahan tersebut, pihak penjual meyakinkan bahwa tanah dalam kondisi aman dan tidak bermasalah. Bahkan, disebutkan bahwa apabila di kemudian hari muncul persoalan, maka penjual bersedia bertanggung jawab penuh. Karena percaya terhadap penjelasan tersebut, Heri akhirnya memutuskan membeli lahan untuk dijadikan kebun sawit.

Namun, belum genap satu tahun dikelola, lahan tersebut justru digusur. Heri mengaku tidak pernah menerima surat pemberitahuan sebelum aktivitas penggusuran dilakukan. Ia menyebut pihak perusahaan datang langsung ke lokasi dan melakukan penggusuran terhadap tanaman sawit miliknya.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba datang menggusur dan menyampaikan bahwa kawasan itu merupakan milik mereka,” katanya.

Heri juga mengaku telah menunjukkan dokumen kepemilikan lahan kepada pihak terkait. Menurutnya, seluruh surat yang dimiliki lengkap dan sebelumnya diminta untuk disimpan dengan baik. Meski demikian, hal tersebut tidak menghentikan proses penggusuran yang terjadi di lahannya.

Akibat kejadian tersebut, Heri mengaku kehilangan sumber penghasilan utama keluarga. Kondisi ekonomi yang memburuk bahkan membuat anak-anaknya terpaksa berhenti bersekolah.

“Sekarang kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Kebun habis, penghasilan tidak ada, bahkan anak-anak sudah tidak sekolah,” ungkapnya.

Dari Kantor Bupati, belum menemukan hasil dikarenakan masi menunggu kedatanggan Bupati Berau untuk menentukan langkah selanjutnya, Sementara Heri dan Keluraganya dibawa ke Rumah Singgah Dinas sosial Kab Berau.

Heri berharap dapat bertemu langsung dengan Bupati Berau untuk menyampaikan persoalan yang dialaminya secara langsung. Ia mengaku tidak ingin penyampaian aspirasi dilakukan melalui perantara karena khawatir terjadi perbedaan informasi.

Selain meminta kejelasan status lahan, Heri juga berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi pertemuan dengan pihak perusahaan guna mencari jalan penyelesaian, termasuk terkait tuntutan ganti rugi atas kebun sawit yang telah digusur.

“Kami hanya ingin ada kejelasan dan penyelesaian yang adil. Harapan kami ada ganti rugi atas lahan dan kebun yang sudah digusur,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Perkuat Pelayanan Publik dengan MoU Bersama Ombudsman RI

    Pemkab Berau Perkuat Pelayanan Publik dengan MoU Bersama Ombudsman RI

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam upaya sinergi peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Berau melakukan kerjasama dengan Ombudsman Republik Indonesia. Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dilakukan Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, di Gedung Ombudsman RI di Jakarta, Selasa (3/9/2024). Dari Kalimantan Timur, Penandatanganan MoU ini dilaksanakan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Paser, […]

  • MPC PP Berau Dukung Bupati Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Negara

    MPC PP Berau Dukung Bupati Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Negara

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.460
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemuda Pancasila Kabupaten Berau mengecam dugaan pemalsuan dokumen negara yang melibatkan tanda tangan Bupati Berau, Sri Juniarsih. Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Berau, Desy Fitriansyah, menilai tindakan tersebut sebagai upaya merusak integritas pemerintahan daerah. “Pemalsuan tanda tangan Bupati Berau adalah tindakan yang mencoreng nama baik pemerintah daerah. Jika tanda tangan kepala daerah […]

  • Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    BERAU – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, H. Sumadi, menyampaikan keprihatinannya atas minimnya dukungan dari sejumlah kalangan terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 di daerah tersebut. Ia menyoroti khususnya lemahnya kontribusi dalam aspek pendanaan yang dinilainya cukup memprihatinkan. Dalam keterangannya kepada media, Sumadi mengungkapkan bahwa masih banyak proposal permohonan bantuan yang tidak mendapatkan […]

  • Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

    Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di pasar-pasar tradisional, beras lokal masih dibeli harian, ikan tangkap segar mengisi tambak dan dermaga, dan perkebunan tumbuh sebagai sumber pendapatan warga. Namun di balik aktivitas yang tampak stabil itu, ada satu hal yang terus disuarakan DPRD Berau: ketahanan pangan tidak boleh dianggap beres hanya karena stok hari ini terlihat aman. Anggota […]

  • Maksimalkan Digitalisasi untuk Dongkrak Pariwisata Berau

    Maksimalkan Digitalisasi untuk Dongkrak Pariwisata Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau bersama Institut Seni Indonesia (ISI) menggelar Talk Show Berau City Branding Sustainable Destination di Ballroom Hotel Exlusive. Kamis, (5/12/2024). Hal ini kian menjadi perhatian bagi Kabupaten Berau yang dimana Berau memiliki kekayaan surga alam dan keindahan panorama, yang menjadikannya sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan […]

  • Antisipasi Sengketa, Pemkab Berau Gencarkan Sertifikasi Aset Tanah

    Antisipasi Sengketa, Pemkab Berau Gencarkan Sertifikasi Aset Tanah

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Inventarisir dan pencatatan aset Pemkab Berau yang menjadi salah satu prioritas, terus digencarkan. Hingga pertengahan tahun 2024 ini, menurut catatan BPKAD Berau, pihaknya telah melakukan pensertifikatan 214 aset bidang tanah. Dikonfirmasi tentang hal ini pada Senin (7/10/2024), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau Sapransyah melalui Kepala Bidang Aset BPKAD […]

expand_less