Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga.

Baturunan Parau bukan sebatas prosesi ritual saat Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Lebih jauh, ia merupakan bentuk edukasi sejarah—mengingatkan generasi muda bahwa peradaban Berau pernah berdiri kuat di atas jalur sungai dan perdagangan maritim.

Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Suhaidi, menjelaskan bahwa pada masa Kesultanan Gunung Tabur, perahu panjang ini digunakan raja untuk mengunjungi rakyatnya serta mengumpulkan upeti sebagai bentuk penghormatan kepada kerajaan. Kepala naga di bagian haluan bukan sekadar estetika, melainkan simbol kewibawaan dan penjaga keselamatan.

“Sejarah perahu panjang ini memang sebagai transportasi para bangsawan atau raja, dalam melakukan kunjungan ke banua agar cepat sampai,” jelasnya.

Tradisi Baturunan Parau juga menggambarkan nilai kolektif yang menjadi akar kuat kehidupan masyarakat. Perahu tidak mungkin digerakkan oleh satu orang—melainkan hasil tenaga banyak tangan yang kompak menarik, mendorong, hingga akhirnya mengapungkan perahu ke Sungai Berau. Di sinilah pesan luhur itu hidup: kemajuan hanya mungkin jika dilakukan bersama.

Pemerintah Dorong Pelestarian Nilai, Bukan Sekadar Acaranya

Usai pelaksanaan, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan rasa syukur sekaligus penekanan penting bahwa tradisi ini hadir bukan hanya untuk seremoni tahunan. Menurutnya, Baturunan Parau adalah ruang belajar bagi masyarakat—bagaimana kerja sama, gotong royong, dan identitas budaya memberi fondasi bagi pembangunan Berau ke depan.

“Hikmah dari Baturunan Parau adalah kebersamaan dan gotong royong, inilah modal utama dalam membangun Berau agar lebih sejahtera,” ungkap Said.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen menjaga keberlanjutan tradisi lokal seperti ini. Pelestarian budaya bukan sekadar melestarikan upacara, tetapi juga nilai yang terkandung di dalamnya, agar generasi baru memahami sejarah sebagai identitas, bukan hanya tontonan.

“Sebagai masyarakat Banua, kita berharap tradisi ini terus lestari hingga generasi berikutnya,” pungkasnya.

Warisan untuk Masa Depan

Baturunan Parau kini bukan lagi hanya kisah masa Kesultanan. Ia menjadi ruang edukasi publik—bahwa Berau pernah memiliki peradaban maritim kuat, bahwa sungai dulu adalah ‘jalan utama’, dan bahwa pembangunan hari ini tetap membutuhkan ruh kebersamaan seperti masa lampau.

Melalui pelestarian tradisi ini, Pemerintah Kabupaten Berau ingin memastikan bahwa kemajuan daerah tidak memutus akar sejarah. Modern boleh maju, tetapi identitas harus tetap tegak. Baturunan Parau bukan perayaan, tapi pengingat: Berau tumbuh karena budaya, dan akan kuat karena nilai yang diwariskan. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Meski Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau telah meluncurkan Aturan Pembelian Gas Elpiji Bersubsidi sejak 1 Januari 2024 lalu, nyatanya sampai saat ini belum bisa menjadi Solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan di masyarakat. Salah satu yang masih menjadi pekerjaan Rumah Tangga bagi Diskoperindag ialah memastikan bahwa Gas Melon tersebut benar-benar diterima oleh Masyarakat Miskin dan Pelaku UMKM yang berhak. Dikatakan Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan sampai […]

  • 54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana malam di Hotel Mercure Berau, Senin (28/7/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lampu-lampu ballroom yang biasanya gemerlap untuk acara formal, malam itu menyinari peringatan yang lebih mendalam. Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan tema “Hentikan Polusi Plastik,” kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tapi juga panggilan darurat bagi warga Berau. Bupati Berau, […]

  • Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala. November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang […]

  • Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

    Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Bupati Berau, Sri Juniarsih, membuka Festival Pangan Lokal Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Berau tahun 2024 pada Selasa (16/7/2024) di ruang RPJPD Baplitbang. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih berharap festival ini dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan menu B2SA dalam keseharian. “Kenyang tidak harus dengan nasi. Menu B2SA yang […]

  • Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — DI BALIK alunan sape yang lembut dan bernapas dari akar kebudayaan Kalimantan, tersimpan perjalanan seorang anak muda Berau bernama Muhammad Budhi Setiyawan, atau yang lebih dikenal sebagai Whansetiyawan. Lulusan Pengkajian Musik Nusantara Pascasarjana ISI Yogyakarta ini memilih sape bukan karena tren, melainkan karena cinta yang tidak bisa dijelaskan. “Aku cinta aja, tanpa […]

  • Peringati Harkopnas ke-78, Bupati Berau Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Kampung

    Peringati Harkopnas ke-78, Bupati Berau Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Kampung

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-78 di Kabupaten Berau tak hanya menjadi momen seremoni, tetapi juga ruang refleksi atas peran koperasi dalam pembangunan ekonomi lokal. Jumat (1/8/2025), Gedung Graha Pemuda menjadi saksi semaraknya syukuran dan pembukaan Turnamen Futsal serta Food Festival, yang digelar sebagai bagian dari peringatan hari jadi gerakan koperasi nasional tersebut. Dalam […]

expand_less