Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Berkat ASN, Beras Lokal Berpeluang Terserap Lebih Baik di Berau

Berkat ASN, Beras Lokal Berpeluang Terserap Lebih Baik di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
  • visibility 1.358
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Berau diwajibkan untuk mengonsumsi beras produksi lokal sebagai bagian dari upaya mendukung pertanian setempat. Namun, jumlah beras yang wajib dikonsumsi mengalami penyesuaian, dari sebelumnya 10 kilogram menjadi 5 kilogram per bulan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini diambil seiring dengan kondisi ketersediaan beras lokal yang ada. “Sebelumnya, ASN di Berau diwajibkan mengonsumsi sebanyak 10 kg per bulan. Namun, aturan tersebut berubah seiring dengan ketersediaan beras lokal,” ungkapnya.

Rakhmadi menambahkan bahwa kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada bulan November. Saat ini, hanya Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Buyung-buyung yang telah mempersiapkan pasokan beras lokal untuk konsumsi ASN. “Tindak lanjut ini sedang diinventarisir oleh BUMK Buyung-buyung dengan jumlah pesanan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga bulan depan beras sudah mulai disalurkan ke masing-masing OPD,” ujarnya.

Produksi beras lokal dilakukan oleh petani setempat, dan penyaluran beras akan bergantung pada ketersediaan dari petani. Rakhmadi menjelaskan, “Selama produksi beras masih ada, maka akan disalurkan. Jika stok petani habis, penyaluran akan terhenti sementara dan akan dilanjutkan ketika beras kembali tersedia.”

Meskipun demikian, pihaknya berkomitmen untuk memastikan bahwa beras lokal tetap terserap dan dikonsumsi oleh masyarakat Berau, khususnya ASN. Saat ini, harga beras lokal yang beredar di pasaran sekitar Rp14.000 per kilogram. Namun, Rakhmadi mengingatkan bahwa harga beras masih bersifat fluktuatif.

“Target awal yang ditetapkan adalah agar semua beras dapat terserap, mengingat jumlah beras lokal yang tersedia masih sedikit dibandingkan dengan jumlah ASN yang ada,” tambahnya. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mendukung petani lokal, tetapi juga meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Berau. (mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPG Sempat Langka di Berau, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

    LPG Sempat Langka di Berau, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Berau memastikan ketersediaan LPG di wilayah tersebut dalam kondisi mencukupi. Kelangkaan yang sempat terjadi beberapa hari terakhir disebut akibat keterlambatan distribusi pasokan. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk memastikan kondisi […]

  • Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

    Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 686
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Menghadapi potensi banjir yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau tengah mengintensifkan penanganan wilayah-wilayah rawan genangan air. Upaya ini tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga wilayah lain yang rentan terdampak banjir. Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra […]

  • Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang dijalankan di Kabupaten Berau, bisa menjadi salah satu upaya mengubah perpustakaan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. Membuka sosialisasi Program TPBIS dalam mengembangkan perpustakaan, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika program ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat melalui perpustakaan. “Saya berharap program ini […]

  • Gamalis Dorong OPD Berau Genjot Inovasi Pelayanan Publik

    Gamalis Dorong OPD Berau Genjot Inovasi Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus mengembangkan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci untuk mempercepat dan mempermudah layanan kepada masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan Gamalis saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Indeks Inovasi Daerah di Kantor RPJPD Bapelitbang, Selasa, 8 Juli 2025. “Melalui […]

  • Wabup Gamalis Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Manfaatkan Momentum Akhir Tahun

    Wabup Gamalis Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Manfaatkan Momentum Akhir Tahun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.015
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengajak pelaku ekonomi kreatif dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memanfaatkan momentum akhir tahun sebagai peluang untuk meningkatkan penjualan dan promosi produk lokal. Ajakan tersebut disampaikan Gamalis usai menghadiri sebuah kegiatan di Hotel Bumi Segah, Rabu (—). Menurutnya, […]

  • Sri Juniarsih Pastikan Program Dana RT Tetap Berjalan

    Sri Juniarsih Pastikan Program Dana RT Tetap Berjalan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan program dana Rukun Tetangga (RT) tetap dilanjutkan meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di berbagai sektor. Program tersebut dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pembangunan dari tingkat paling bawah. Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan alokasi dana sebesar Rp50 juta untuk setiap RT yang menjadi penerima manfaat tetap dipertahankan. […]

expand_less