Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Bersatu untuk IKN, Lembaga Adat Paser Tolak Segala Bentuk Penolakan

Bersatu untuk IKN, Lembaga Adat Paser Tolak Segala Bentuk Penolakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
  • visibility 724
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb – Ketua Lembaga Adat Paser (LAP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Musa, bersama dengan gabungan beberapa organisasi masyarakat (ormas) kedaerahan, mengunjungi Markas Polres PPU pada Sabtu (17/8/2024) sekitar pukul 18.20 Wita.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas insiden yang melibatkan kelompok tertentu yang membentangkan kain merah berukuran 50 meter x 15 meter di Jembatan Pulau Balang, bertuliskan “Indonesia is not for sale, Merdeka!”.

Pertemuan ini melibatkan Ketua Lembaga Adat Paser PPU Musa, Kepala Adat Dayak Paser PPU Dedi Sahidan Pelampung, Wakil Ketua Lembaga Adat Paser PPU Bahrani, Pengurus Dewan Adat Dayak Paser PPU Samsudin Aco, Ketua Gasak Libas PPU Saini Lonta, Sekretaris Lembaga Adat Paser PPU Eko, PKBSK Rudi, Toda Lawe-lawe Alfian, serta perwakilan kepolisian yaitu Kapolsek Penajam AKP Ridwan Harahap, SH, dan Kasat Reskrim Polres PPU AKP Dian K, SH.

Dalam pertemuan tersebut, Musa menyampaikan pernyataan sikap yang mengecam keras aksi dari kelompok manapun yang dianggap mencederai perjuangan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

“Kami Lembaga Adat Paser dan seluruh Ormas Kedaerahan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, mengecam keras aksi dari kelompok manapun yang mencederai perjuangan kami dan kami mendukung penuh perjuangan pembangunan IKN,” tegas Musa.

Musa juga menyayangkan adanya upaya yang dianggap sebagai tindakan untuk menggagalkan perayaan HUT RI di IKN.

“Tindakan ini jelas mencederai semangat kemerdekaan dan nilai-nilai kebangsaan kita,” tambahnya.

Menurut LAP PPU, aksi penolakan tersebut berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah PPU, khususnya di kawasan IKN.

LAP PPU menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk menangani pihak-pihak yang berusaha menggagalkan pembangunan IKN.

“Sebagai lembaga adat, apabila kami menemukan indikasi adanya oknum tertentu yang berusaha menggagalkan pembangunan IKN, kami segera mengadukannya kepada aparat keamanan sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap ketertiban dan keamanan,” kata Eko Supriyadi, humas LAP PPU.

Eko juga menambahkan bahwa LAP PPU belum mempertimbangkan untuk membentuk semacam garda yang bertugas menghalau oknum yang berusaha menggagalkan pembangunan IKN di Kalimantan, Kaltim, dan khususnya di wilayah PPU.

“Kami belum sampai pada pemikiran untuk membentuk garda tersendiri,” ujar Eko.

Dalam kesempatan tersebut, LAP PPU dan ormas-ormas lainnya mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim dan aparat keamanan, baik Polri maupun TNI, untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum atau kelompok yang berusaha menggagalkan upacara HUT RI di IKN dan menghentikan pembangunan IKN. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Ekonomi Berkelanjutan, Bupati Berau Dorong Disbun Genjot Sektor Perkebunan

    Perkuat Ekonomi Berkelanjutan, Bupati Berau Dorong Disbun Genjot Sektor Perkebunan

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser orientasi ekonominya dari sektor tambang menuju perkebunan sebagai tumpuan baru. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyebutkan bahwa wilayahnya memiliki potensi agraria yang besar, terutama dengan tanah yang subur dan iklim yang mendukung pengembangan komoditas seperti kelapa sawit dan kakao. “Kita harus memperkuat komitmen bahwa sektor perkebunan adalah tumpuan […]

  • Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas (SraGam), kembali melanjutkan kampanye di Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (1/10/2024). Kampanye tersebut menyasar tiga titik, yakni Kampung Batubatu, Kampung Pulau Besing, dan Makassang, Kelurahan Gunung Tabur. Dalam kunjungannya ke Kampung Batubatu dan Pulau Besing, Sri Juniarsih didampingi sejumlah tokoh dari partai pendukung, termasuk […]

  • Gerakan Digital “Bangga Buatan Daerah” di Berau Kian Menguat, UMKM Lokal Makin Percaya Diri

    Gerakan Digital “Bangga Buatan Daerah” di Berau Kian Menguat, UMKM Lokal Makin Percaya Diri

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    BERAU – Gerakan digital “Bangga Buatan Daerah” terus menunjukkan tren peningkatan minat di Kabupaten Berau. Program yang mendorong masyarakat untuk lebih mencintai, membeli, dan mempromosikan produk lokal tersebut kini mulai menjadi kultur baru di tengah pelaku UMKM maupun kalangan muda kreatif Bumi Batiwakkal. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menyebut, digitalisasi […]

  • Kapolres Berau Bagikan Bendera dan Beras untuk Motoris Perahu Ketinting

    Kapolres Berau Bagikan Bendera dan Beras untuk Motoris Perahu Ketinting

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Polres Berau bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) menggelar kegiatan berbagi Bendera Merah Putih dan bantuan sosial bagi para motoris perahu ketinting. Aksi ini berlangsung di Dermaga Rajanta, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Redeb, Jumat sore, 15 Agustus 2025. Kapolres Berau Ajun Komisaris […]

  • Abrasi Bisa Hancurkan Pariwisata Berau

    Abrasi Bisa Hancurkan Pariwisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyoroti ancaman abrasi yang semakin mengkhawatirkan di beberapa wilayah kepulauan, seperti Pulau Maratua, Balikukup, Pulau Derawan, serta kawasan pesisir lainnya. Ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengambil langkah serius dalam menangani permasalahan ini sebelum dampaknya semakin luas. Menurut Sutami, abrasi yang kian parah dapat mengancam […]

  • Ketika Modernisasi Mengetuk Talisayan, Tradisi Bahari Tetap Bertahan

    Ketika Modernisasi Mengetuk Talisayan, Tradisi Bahari Tetap Bertahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus informasi, masyarakat Talisayan masih mempertahankan satu tradisi yang mengikat kehidupan mereka dengan laut: Tulak Bala Buang Naas. Tradisi yang diwariskan lintas generasi itu kembali dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Talisayan, Selasa (12/8/2026). Bukan sekadar agenda tahunan, ritual tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berdoa, menjaga silaturahmi, sekaligus […]

expand_less