Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.538
  • print Cetak

JAKARTA- Sorotan lampu-lampu pameran memantulkan kilau keemasan dari anyaman rotan yang tersusun rapi di salah satu stan di Jakarta Convention Center (JCC). Di balik meja pajangan, Sri Aslinda Gamalis, Ketua Dekranasda Kabupaten Berau, menyapa pengunjung dengan senyum hangat. Hari itu, Berau hadir dalam perhelatan akbar industri kerajinan, INACRAFT 2025, dengan harapan besar, membawa warisan budaya lokal ke panggung global.

Pameran yang berlangsung dari 5 hingga 9 Februari ini bukan sekadar ajang jual beli. INACRAFT 2025, yang mengusung tema “From Smart Village to Global Market”, menjadi ruang bagi para perajin dari seluruh Indonesia untuk unjuk gigi di hadapan ribuan pengunjung dan pembeli internasional. Dengan target 100.000 pengunjung dan transaksi ritel yang diprediksi mencapai Rp100 miliar, pameran ini adalah peluang emas yang tidak bisa dilewatkan.

“Dengan adanya partisipasi di INACRAFT 2025, saya berharap produk kerajinan Berau dapat lebih dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sri Aslinda. Harapan itu bukan tanpa alasan. Berau memiliki kekayaan kriya yang unik, dari anyaman khas suku Dayak hingga batik bermotif alam yang menggambarkan keelokan Bumi Batiwakkal.

Keikutsertaan Berau di INACRAFT juga menegaskan pentingnya inovasi dalam industri kreatif. Di tengah ketatnya persaingan, pengrajin tak hanya dituntut mempertahankan nilai tradisional, tetapi juga beradaptasi dengan selera pasar global. “Kami akan terus mendukung pengrajin lokal dan memfasilitasi mereka untuk berpartisipasi dalam pameran-pameran internasional,” tambah Sri Aslinda.

Tak sekadar pameran, Dekranasda Berau juga menaruh perhatian pada pengembangan keterampilan perajin lokal. Pelatihan demi pelatihan digelar untuk meningkatkan daya saing produk, memastikan bahwa setiap karya yang lahir dari tangan para perajin memiliki nilai jual tinggi. “Kami terus berupaya membantu pengrajin lokal menggali potensi mereka,” tegasnya.

Langkah Berau di INACRAFT 2025 adalah bukti bahwa industri kerajinan daerah memiliki tempat di pasar global. Di tengah deretan karya dari berbagai daerah, Berau hadir dengan identitasnya sendiri, memancarkan pesona warisan budaya yang siap menembus batas. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 607
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau memastikan kesiapan mereka untuk mendistribusikan logistik Pilkada Serentak tahun 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang. Proses distribusi logistik akan dimulai pada H-3 atau tiga hari sebelum hari pencoblosan, dengan prioritas utama kepada wilayah-wilayah pedalaman dan kecamatan yang paling terpencil. Ketua KPU Berau, Budi Harianto menjelaskan bahwa […]

  • Pelayanan Kecamatan Maratua Terbatas, Kantor Rusak Belum Juga Diperbaiki Sejak Februari

    Pelayanan Kecamatan Maratua Terbatas, Kantor Rusak Belum Juga Diperbaiki Sejak Februari

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 913
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hingga hari ini, pelayanan di Kecamatan Maratua belum efektif. Kantor kecamatan yang biasanya menjadi tempat pelayanan masyarakat, belum ada tanda-tanda perbaikan. “Kami melakukan pelayanan dari rumah masing-masing. Jadi pelayanan terbagi di rumah Sekretaris Camat dan rumah dinas Camat,” terang Camat Maratua, Ariyanto ditemui Senin (2/6/2025) siang. Dijelaskannya, pengajuan perbaikan kantor camat itu […]

  • Disdik Berau Pastikan Gaji Guru Honorer Tuntas Mei 2025: "InsyaAllah Aman"

    Disdik Berau Pastikan Gaji Guru Honorer Tuntas Mei 2025: “InsyaAllah Aman”

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penantian panjang para guru honorer di Kabupaten Berau akhirnya terjawab. Beberapa dari tenaga pendidik ini telah mendapatkan haknya yakni gaji yang selama ini ditunggu-tunggu. “Sudah ada beberapa yang gajian, dan ada yang masih sedang proses pergeseran untuk proses penggajian. Jadi sekolah yang sudah melakukan pergeseran sudah bisa memberikan gajinya,” terang Kepala Dinas […]

  • KONI Berau Pasang Target Realistis di Porprov 2026

    KONI Berau Pasang Target Realistis di Porprov 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    BERAU — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau mengandalkan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dan sinergi lintas sektor untuk menjaga pembinaan atlet di tengah efisiensi anggaran. Dengan kondisi tersebut, KONI tetap memasang target realistis menembus tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, mengatakan pihaknya mulai membuka […]

  • Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 911
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Polemik rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) terus bergulir. Puncaknya, rapat dengar pendapat (RDP) yang mempertemukan kedua kampus ini digelar di ruang rapat gabungan DPRD, Senin (6/6/2025). Berjalan sejak pukul 9.00 WITA, RDP cukup alot bahkan sempat diwarnai kericuhan dan pemukulan meja oleh perwakilan mahasiswa STIPER […]

  • Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    BERAU — Tingginya kompleksitas standar teknis dalam pembangunan rumah sakit menjadi pertimbangan RSUD Raja Alam Berau didorong untuk tetap dioperasikan meski belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disampaikan Prof Cali dari tim Universitas Hasanuddin (Unhas) saat meninjau kesiapan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit memiliki standar teknis yang ketat dan rinci, mulai dari pengaturan jarak […]

expand_less