Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

Jejak Karya Berau di Panggung INACRAFT 2025

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.649
  • print Cetak

JAKARTA- Sorotan lampu-lampu pameran memantulkan kilau keemasan dari anyaman rotan yang tersusun rapi di salah satu stan di Jakarta Convention Center (JCC). Di balik meja pajangan, Sri Aslinda Gamalis, Ketua Dekranasda Kabupaten Berau, menyapa pengunjung dengan senyum hangat. Hari itu, Berau hadir dalam perhelatan akbar industri kerajinan, INACRAFT 2025, dengan harapan besar, membawa warisan budaya lokal ke panggung global.

Pameran yang berlangsung dari 5 hingga 9 Februari ini bukan sekadar ajang jual beli. INACRAFT 2025, yang mengusung tema “From Smart Village to Global Market”, menjadi ruang bagi para perajin dari seluruh Indonesia untuk unjuk gigi di hadapan ribuan pengunjung dan pembeli internasional. Dengan target 100.000 pengunjung dan transaksi ritel yang diprediksi mencapai Rp100 miliar, pameran ini adalah peluang emas yang tidak bisa dilewatkan.

“Dengan adanya partisipasi di INACRAFT 2025, saya berharap produk kerajinan Berau dapat lebih dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sri Aslinda. Harapan itu bukan tanpa alasan. Berau memiliki kekayaan kriya yang unik, dari anyaman khas suku Dayak hingga batik bermotif alam yang menggambarkan keelokan Bumi Batiwakkal.

Keikutsertaan Berau di INACRAFT juga menegaskan pentingnya inovasi dalam industri kreatif. Di tengah ketatnya persaingan, pengrajin tak hanya dituntut mempertahankan nilai tradisional, tetapi juga beradaptasi dengan selera pasar global. “Kami akan terus mendukung pengrajin lokal dan memfasilitasi mereka untuk berpartisipasi dalam pameran-pameran internasional,” tambah Sri Aslinda.

Tak sekadar pameran, Dekranasda Berau juga menaruh perhatian pada pengembangan keterampilan perajin lokal. Pelatihan demi pelatihan digelar untuk meningkatkan daya saing produk, memastikan bahwa setiap karya yang lahir dari tangan para perajin memiliki nilai jual tinggi. “Kami terus berupaya membantu pengrajin lokal menggali potensi mereka,” tegasnya.

Langkah Berau di INACRAFT 2025 adalah bukti bahwa industri kerajinan daerah memiliki tempat di pasar global. Di tengah deretan karya dari berbagai daerah, Berau hadir dengan identitasnya sendiri, memancarkan pesona warisan budaya yang siap menembus batas. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Global Berdampak pada Kunjungan Wisatawan Eropa

    Konflik Global Berdampak pada Kunjungan Wisatawan Eropa

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis mengungkapkan adanya perubahan tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Berau dalam beberapa waktu terakhir. Jika sebelumnya wisatawan asal Eropa mendominasi sejumlah destinasi unggulan, kini kunjungan lebih banyak berasal dari negara-negara Asia. Menurut Gamalis, wisatawan dari Belanda, Italia, dan Prancis masih berkunjung ke Berau, namun jumlahnya mengalami penurunan dibandingkan […]

  • Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, angkat bicara terkait kelangkaan pasir yang kini dirasakan di Kabupaten Berau. Meskipun sudah ada pertemuan dengan Forkopimda, dikatakannya semua dikembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Perputaran ekonomi di Berau cukup terganggu dengan adanya masalah ini. Memang kita bisa ambil pasir dari Bulungan, tapi perputaran uangnya […]

  • Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi infrastruktur jalan di beberapa kampung di Kabupaten Berau yang belum memadai menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar segera mengakomodir keluhan masyarakat terkait jalan yang masih belum tersentuh pengaspalan. “Memang ada beberapa kampung yang belum […]

  • Balap Liar Mulai Ditekan

    Balap Liar Mulai Ditekan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb bersama Kelurahan Gayam menggelar patroli gabungan untuk menertibkan aksi balap liar di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini menyasar kawasan Jalan APT Pranoto hingga Jalan Haji Isa yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari. Dalam operasi yang dilakukan Rabu (1/5/2026) dini hari, sejumlah pemuda yang berada di lokasi […]

  • Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemkab Berau serius dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas desain kemasan produk UMKM. Hal ini dilakukan dengan menggelar pelatihan desain kemasan yang diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai penjuru Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, dalam sambutannya menekankan […]

  • BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan yang tidak bisa digunakan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Abdul Rivai. Diana Sari mengatakan dirinya mengajukan penggunaan BPJS untuk perawatan saat masuk IGD. Namun tidak disetujui pihak RSUD dikarenakan tidak termasuk gawat darurat. “Saya belum paham aturan penggunaan BPJS ini, apakah kondisi saya saat […]

expand_less