Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Krisis Personel dan Peralatan, Begini Perjuangan Damkar Berau di Tengah Keterbatasan

Krisis Personel dan Peralatan, Begini Perjuangan Damkar Berau di Tengah Keterbatasan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 1.036
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Minggu dini hari (26/1/2025), di tengah guyuran hujan, situasi di Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, berubah menjadi momen mencekam. Kobaran api mengamuk tanpa ampun, mengancam rumah-rumah warga. Di tengah hiruk pikuk warga yang panik, tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau datang dengan segala keterbatasan mereka.

Hanya 17 personel yang diterjunkan bersama 10 unit armada untuk melawan si jago merah. Askar Husairi, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Berau, mengungkapkan bahwa jumlah itu termasuk personel yang seharusnya sedang libur.

“Itu sudah semua yang bisa kami kerahkan. Bahkan, personel yang libur pun kami turunkan untuk membantu,” ujarnya, mengenang situasi genting tersebut.

Namun, keterbatasan bukanlah hal baru bagi tim pemadam kebakaran di Berau. Total personel damkar di 13 kecamatan hanya 40 orang. Di markas utama di Tanjung Redeb, jumlahnya hanya 17 orang, sementara di Kecamatan Kelay, hanya satu personel yang tersedia.

Kondisi ini jelas berdampak pada kecepatan dan efektivitas dalam menangani kebakaran. “Apalagi kalau warga yang ikut membantu malah mengambil selang, itu membuat kami semakin kesulitan di lapangan,” tambah Askar.

Sejak awal berdirinya BPBD Berau, usulan untuk menambah personel telah berkali-kali diajukan. Namun, hingga kini, permintaan tersebut belum terealisasi. Selain kekurangan personel, unit pemadam kebakaran dan perlengkapan juga memprihatinkan. Sebagian besar masih menggunakan peralatan seadanya yang jauh dari standar modern.

“Kami berharap ada penambahan personel dan peralatan. Kalau ada musibah, penanganannya bisa lebih cepat dan maksimal,” tuturnya penuh harap.

Ketika api akhirnya berhasil dipadamkan, para petugas damkar menarik napas lega. Tetapi, perjuangan mereka belum usai. Dengan segala keterbatasan, mereka tahu tantangan serupa bisa datang kapan saja, menguji kemampuan, kesabaran, dan pengorbanan mereka lagi.

Kisah ini menjadi potret nyata perjuangan di tengah keterbatasan. Di balik seragam merah mereka, ada tekad besar untuk melindungi dan melayani, meski dunia mereka sendiri penuh dengan keterbatasan. (marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya pemetaan area pertanian di Bumi Batiwakkal sebagai langkah strategis dalam mengembangkan sektor pertanian dan memastikan keberlanjutan produksi pangan. Menurutnya, pemetaan ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah dengan potensi pertanian unggulan serta menghindari ketergantungan pada satu komoditas. “Harus ada satu program pemetaan terkait area pertanian […]

  • Pemkab Berau Dorong Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Transisi Ekonomi Hijau

    Pemkab Berau Dorong Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Transisi Ekonomi Hijau

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.798
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi transisi ekonomi daerah menuju sektor yang lebih berkelanjutan. Komitmen trrsebut disampaikan dalam Lokakarya Menggali Potensi dan Tantangan Ketahanan Pangan Untuk Mendukung Transisi Ekonomi Kabupaten yang digelar oleh Dinas Pangan Berau, Kamis (16/10/2025). Mewakili Bupati Berau, Plt. Asisten Perekonomian dan […]

  • Penerbangan Sriwijaya Air di Kalimarau Delay, Kepala Bandara Minta Maskapai Lebih Responsif

    Penerbangan Sriwijaya Air di Kalimarau Delay, Kepala Bandara Minta Maskapai Lebih Responsif

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    BERAU – Penundaan hingga pembatalan penerbangan Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, pada Selasa malam, 5 Mei 2026, memicu keluhan sejumlah penumpang. Gangguan teknis pada pesawat menyebabkan jadwal keberangkatan menuju Balikpapan harus ditunda. Sejumlah penumpang dilaporkan sempat tertahan di bandara selama berjam-jam sebelum akhirnya mendapatkan kepastian penerbangan ulang pada Rabu, 6 Mei 2026, pukul […]

  • Disdik Berau Kombinasikan BOSP dan Tamsil untuk Amankan Gaji Guru Honorer

    Disdik Berau Kombinasikan BOSP dan Tamsil untuk Amankan Gaji Guru Honorer

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau menyiapkan skema alternatif untuk menjamin pembayaran gaji guru non-ASN, khususnya mereka yang memiliki masa kerja di bawah dua tahun. Langkah ini ditempuh setelah perubahan kebijakan yang membuat pembayaran langsung dari anggaran daerah tidak lagi dimungkinkan. Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Disdik Berau, Mustaring, mengatakan persoalan […]

  • Kereta Kaltara–IKN Berproses, Investor Siap Gelontorkan Rp25 Triliun

    Kereta Kaltara–IKN Berproses, Investor Siap Gelontorkan Rp25 Triliun

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kalimantan Utara dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan perkembangan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyatakan telah bertemu dengan investor yang berminat mendanai proyek tersebut dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp25 triliun. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengatakan pertemuan dengan investor berlangsung lancar. Pertemuan digelar di […]

  • Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 921
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Polemik rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) terus bergulir. Puncaknya, rapat dengar pendapat (RDP) yang mempertemukan kedua kampus ini digelar di ruang rapat gabungan DPRD, Senin (6/6/2025). Berjalan sejak pukul 9.00 WITA, RDP cukup alot bahkan sempat diwarnai kericuhan dan pemukulan meja oleh perwakilan mahasiswa STIPER […]

expand_less