Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Lembaga Adat Dayak Berau dan Paguyuban Deklarasi Pilkada Damai 2024

Lembaga Adat Dayak Berau dan Paguyuban Deklarasi Pilkada Damai 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
  • visibility 517
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb – Lembaga Adat Dayak Kabupaten Berau bersama beberapa paguyuban menggelar deklarasi Pilkada damai 2024, di Family Cafe, Tanjung Redeb, Rabu (31/7/2024). Acara tersebut digelar usai rekonsiliasi antara berbagai paguyuban di Berau, bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Yang Bith, Ketua Lembaga Adat Dayak Besar Kabupaten Berau. Dalam deklarasinya, ia menegaskan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian selama Pilkada berlangsung.

“Deklarasi ini bertujuan untuk mengawal Pilkada tahun 2024 yang damai dan kondusif, guna mewujudkan demokrasi yang bermartabat,” ujar Yang Bith.

Ada tiga poin penting dalam deklarasi tersebut. Diantaranya; Mendukung Pilkada tahun 2024 yang damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Kemudian menolak upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat dan menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu SARA dalam pelaksanaan Pilkada 2024.

Selain itu, deklarasi juga menunjukkan dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara dan komitmen untuk menjaga situasi yang kondusif di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau.

Yang Bith berharap deklarasi ini dapat menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat meskipun ada perbedaan pilihan politik.

“Kebersamaan itu yang paling kita harapkan. Karena jangan sampai dengan adanya Pilkada ini terjadi perpecahan, entah kelompok, entah suku, dan lain sebagainya. Walaupun berbeda pilihan, tapi kita tetap harus menjaga persatuan,” lanjutnya.

Ia juga berharap bahwa setelah Pilkada selesai, siapapun yang terpilih sebagai kepala daerah harus merangkul semua pihak untuk membangun Kabupaten Berau bersama-sama.

“Kita harapkan setelah selesai Pilkada, kita saling merangkul, siapapun mereka kandidat yang menang, atau siapapun mereka yang terpilih, rangkul semua warga itu. Jangan melihat ini partai ini, ini suku ini, dan lain sebagainya,” tandasnya.

Senada dengan Yang Bith, Agustinus, Ketua Ikatan Kerukunan Nusa Tenggara Timur (Ikantin) Berau, turut menyampaikan harapannya agar seluruh masyarakat menjadi ujung tombak perdamaian. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk perpecahan.

“Kita berharap melalui deklarasi ini bisa menimbulkan semangat persatuan dan kesatuan meski berbeda pilihan. Karena yang terpenting dari Pilkada adalah terjaganya keutuhan masyarakat Berau sendiri. Jangan sampai kita berpecah belah hanya karena momentum Pilkada saja,” pungkasnya.

Deklarasi ini menunjukkan komitmen masyarakat Berau dalam menjaga kedamaian dan harmoni, serta memastikan bahwa Pilkada 2024 berjalan dengan damai dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

    Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke kawasan Pegat Bukur. Plt Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan P.LB3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan TPA yang saat ini berada di kawasan kota akan ditutup […]

  • Pisah dari Dinas Damkar, Komisi I Mendukung Penuh Wacana Ini

    Pisah dari Dinas Damkar, Komisi I Mendukung Penuh Wacana Ini

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi I DPRD Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setkab Berau pada Januari 2025 lalu. Rapat ini membahas rencana pemisahan BPBD dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), yang merupakan amanat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kepala BPBD Berau, […]

  • Dana Penanganan Banjir Menipis, DPUPR Berau Andalkan Perawatan Drainase dan Sub-DAS

    Dana Penanganan Banjir Menipis, DPUPR Berau Andalkan Perawatan Drainase dan Sub-DAS

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengakui anggaran penanganan drainase dan normalisasi sungai pada 2026 sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat dinas lebih memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur pengairan yang telah ada dibanding pembangunan fasilitas baru. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan pihaknya belum merinci total anggaran yang […]

  • Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah dunia yang bergerak cepat mengikuti teknologi, ada pemandangan yang menenangkan ketika anak-anak sekolah berdiri di panggung pemerintah daerah, melenturkan tangan, memutar tubuh, dan menghafal gerakan tarian tradisi. Mereka membawakan Bajau Berau Dayak atau tarian Babada, bukan sekadar tampil, tetapi menghidupkan kembali identitas yang telah diwariskan turun-temurun di Bumi Batiwakkal. Wakil […]

  • Perbaikan Tersandera Status Aset

    Perbaikan Tersandera Status Aset

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak […]

  • Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 711
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Ketersediaan pupuk subsidi masih menjadi persoalan bagi para petani di Berau, khususnya di wilayah pesisir yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih hingga Biduk Biduk. “Masyarakat khususnya petani sering mengeluhkan distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan pesanan, sehingga pasokan bagi petani di daerah pesisir juga masih kurang,” ujar salah satu anggota DPRD Berau, […]

expand_less