Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Listrik Menyala, Masyarakat BMJ Bahagia

Listrik Menyala, Masyarakat BMJ Bahagia

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • visibility 937
  • print Cetak

BIATAN- Setelah penantian lebih dari 25 tahun, masyarakat Kampung Bukit Makmur Jaya (BMJ), Kecamatan Biatan, akhirnya bisa merasakan kemajuan signifikan dengan masuknya aliran listrik ke pemukiman mereka. Bagi warga yang tinggal di bekas pemukiman transmigrasi ini, keberadaan listrik merupakan perubahan besar yang sangat dinanti.

“Alhamdulillah, sekarang tiap lorong RT bisa terang benderang pada malam hari,” ujar Eje Jono, salah satu warga sekaligus Ketua RT 04.

Kebahagiaan terlihat jelas di wajah-wajah warga, yang selama ini hidup tanpa listrik, menggantungkan penerangan pada lampu minyak atau senter.

Namun, meski sudah mulai ada pemasangan listrik, proses tersebut belum merata di seluruh kampung. Kendala teknis dan terbatasnya jumlah teknisi yang tersedia membuat pemasangan aliran listrik dibatasi hanya untuk 30 Kepala Keluarga (KK) setiap harinya. Selain itu, sebagian warga juga menghadapi masalah finansial yang membuat mereka kesulitan untuk membayar biaya pemasangan instalasi listrik.

Meskipun demikian, adanya listrik yang mulai masuk kampung memberikan secercah harapan baru bagi masyarakat BMJ yang telah lama merindukan fasilitas tersebut.

“Pokoknya kami berterima kasih banget kepada Bupati Berau yang sudah bersusah payah memperjuangkan supaya listrik bisa masuk ke BMJ. Ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.

Tidak hanya listrik, harapan masyarakat BMJ juga tertuju pada pembangunan infrastruktur lainnya. Supyanto, Ketua RT 05, berharap jalan poros yang kini rusak parah bisa segera diperbaiki, selain itu akses air bersih dan sinyal internet yang lebih baik juga menjadi harapan yang tak kalah penting.

“Mudah-mudahan infrastruktur lainnya juga segera diperbaiki, agar kehidupan kami semakin mudah dan berkembang,” tambah Supyanto.

Masyarakat Kampung BMJ kini menantikan perubahan lebih lanjut, dengan harapan besar bahwa fasilitas-fasilitas dasar lainnya akan segera menyusul, membawa kemajuan bagi kehidupan mereka yang lebih baik. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 582
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau memastikan kesiapan mereka untuk mendistribusikan logistik Pilkada Serentak tahun 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang. Proses distribusi logistik akan dimulai pada H-3 atau tiga hari sebelum hari pencoblosan, dengan prioritas utama kepada wilayah-wilayah pedalaman dan kecamatan yang paling terpencil. Ketua KPU Berau, Budi Harianto menjelaskan bahwa […]

  • Investasi SDM, Berau Perjuangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

    Investasi SDM, Berau Perjuangkan Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Berau harus kembali bergeser dari target awal. Proposal tahun anggaran 2025 belum dapat diproses oleh pemerintah pusat karena lahan yang diajukan di Kecamatan Gunung Tabur belum memenuhi syarat teknis sebagai lahan “siap bangun”. Program nasional ini mewajibkan daerah menyiapkan lahan datar seluas 5–10 hektare yang telah […]

  • Hendratno: Olahraga Tradisional Harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Generasi Muda

    Hendratno: Olahraga Tradisional Harus Dikenalkan Sejak Dini kepada Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Perlombaan permainan tradisional dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214 resmi ditutup oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, yang mewakili Bupati Berau. Acara penutupan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Batiwakkal pada Jumat (20/09/2024). Ajang permainan tradisional ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat tali […]

  • Belasan Perumahan Diduga Belum Kantongi Izin, Disperkim Berau Minta Pendampingan Kejaksaan

    Belasan Perumahan Diduga Belum Kantongi Izin, Disperkim Berau Minta Pendampingan Kejaksaan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menyoroti dugaan pembangunan sejumlah perumahan tanpa perizinan yang dikaitkan dengan pengembang Arief Winanda. Persoalan tersebut disebut telah menjadi bagian dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kini mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Berau. Kepala Disperkim Berau, Mulyadi, mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya dari staf, terdapat […]

  • Pansus TJSL Temukan Berbagai Persoalan Pengelolaan CSR di Kalimantan Timur

    Pansus TJSL Temukan Berbagai Persoalan Pengelolaan CSR di Kalimantan Timur

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DPRD Kalimantan Timur menyampaikan tujuh rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai upaya memperbaiki tata kelola program Corporate Social Responsibility (CSR) atau TJSL perusahaan di daerah tersebut. Rekomendasi itu disampaikan setelah pansus menyelesaikan masa kerja selama hampir lima bulan. Selama periode tersebut, pansus […]

  • Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter. Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi […]

expand_less