Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Listrik Menyala, Masyarakat BMJ Bahagia

Listrik Menyala, Masyarakat BMJ Bahagia

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • visibility 1.088
  • print Cetak

BIATAN- Setelah penantian lebih dari 25 tahun, masyarakat Kampung Bukit Makmur Jaya (BMJ), Kecamatan Biatan, akhirnya bisa merasakan kemajuan signifikan dengan masuknya aliran listrik ke pemukiman mereka. Bagi warga yang tinggal di bekas pemukiman transmigrasi ini, keberadaan listrik merupakan perubahan besar yang sangat dinanti.

“Alhamdulillah, sekarang tiap lorong RT bisa terang benderang pada malam hari,” ujar Eje Jono, salah satu warga sekaligus Ketua RT 04.

Kebahagiaan terlihat jelas di wajah-wajah warga, yang selama ini hidup tanpa listrik, menggantungkan penerangan pada lampu minyak atau senter.

Namun, meski sudah mulai ada pemasangan listrik, proses tersebut belum merata di seluruh kampung. Kendala teknis dan terbatasnya jumlah teknisi yang tersedia membuat pemasangan aliran listrik dibatasi hanya untuk 30 Kepala Keluarga (KK) setiap harinya. Selain itu, sebagian warga juga menghadapi masalah finansial yang membuat mereka kesulitan untuk membayar biaya pemasangan instalasi listrik.

Meskipun demikian, adanya listrik yang mulai masuk kampung memberikan secercah harapan baru bagi masyarakat BMJ yang telah lama merindukan fasilitas tersebut.

“Pokoknya kami berterima kasih banget kepada Bupati Berau yang sudah bersusah payah memperjuangkan supaya listrik bisa masuk ke BMJ. Ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.

Tidak hanya listrik, harapan masyarakat BMJ juga tertuju pada pembangunan infrastruktur lainnya. Supyanto, Ketua RT 05, berharap jalan poros yang kini rusak parah bisa segera diperbaiki, selain itu akses air bersih dan sinyal internet yang lebih baik juga menjadi harapan yang tak kalah penting.

“Mudah-mudahan infrastruktur lainnya juga segera diperbaiki, agar kehidupan kami semakin mudah dan berkembang,” tambah Supyanto.

Masyarakat Kampung BMJ kini menantikan perubahan lebih lanjut, dengan harapan besar bahwa fasilitas-fasilitas dasar lainnya akan segera menyusul, membawa kemajuan bagi kehidupan mereka yang lebih baik. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Meski Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau telah meluncurkan Aturan Pembelian Gas Elpiji Bersubsidi sejak 1 Januari 2024 lalu, nyatanya sampai saat ini belum bisa menjadi Solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan di masyarakat. Salah satu yang masih menjadi pekerjaan Rumah Tangga bagi Diskoperindag ialah memastikan bahwa Gas Melon tersebut benar-benar diterima oleh Masyarakat Miskin dan Pelaku UMKM yang berhak. Dikatakan Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan sampai […]

  • Turnamen Voli Bupati Cup: Sportivitas dan Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama

    Turnamen Voli Bupati Cup: Sportivitas dan Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Talisayan – Pemkab Berau selalu mendukung program yang bekaitan dengan pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM), khususnya untuk pembinaan atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga. Hal ini terlihat dengan kehadiran Bupati Berau Sri Juniarsih, saat gelaran turnamen bola Voli Bupati Cup Putra dan Putri se-Pesisir Berau, Sabtu (7/9/2024) malam. Turnamen yang merupakan salah satu rangkaian […]

  • Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 886
    • 0Komentar

    BERAU – Penerbitan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di kawasan Gunung Sarundung, RT 01 Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, berbuntut panjang. Seorang pria berinisial Bdr dan kepala kampung dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat hak atas tanah ke Maporles Berau. Pemangku Adat Kampung Sambakungan, Achmad Maulana didampingi Kuasa Hukumnya, Arjuna Mawardi menyampaikan, dirinya bersama kliennya telah […]

  • Pertashop Dinilai Buka Peluang Usaha Lokal sekaligus Perluas Akses BBM di Berau

    Pertashop Dinilai Buka Peluang Usaha Lokal sekaligus Perluas Akses BBM di Berau

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pembukaan Pertashop di Kabupaten Berau dinilai tidak hanya membantu mengatasi antrean kendaraan di SPBU, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah bersama Pertamina mendorong pihak ketiga ikut berpartisipasi dalam layanan tersebut. Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan sistem Pertashop telah […]

  • Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

    Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    BERAU — Kenaikan harga kedelai mulai dirasakan pelaku usaha tahu dan tempe di Kabupaten Berau. Meski biaya produksi meningkat, sebagian pedagang memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan. Trisno (40), penjual tahu gejrot di kawasan Jalan Hj Isa I, mengatakan harga bahan baku tahu mengalami kenaikan dari Rp500 menjadi Rp600 per biji. “Awalnya lima […]

  • Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar, Kemarau Panjang Tambah Tekanan

    Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar, Kemarau Panjang Tambah Tekanan

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BERAU — Musim kemarau yang lebih panjang pada 2026 mulai memberi tekanan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Berau. Persoalannya tak hanya menyangkut berkurangnya ketersediaan air untuk pertanian, tetapi juga tingginya ketergantungan daerah terhadap pasokan sejumlah komoditas pangan dari luar Berau. Suwarno, mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang, dalam tulisannya berjudul Strategi Menjaga Stabilitas […]

expand_less