Parkir Elektronik Siap Diterapkan di Pasar SAD Diskoperindag Mantapkan Transisi Menuju Layanan Pasar yang Lebih Modern
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 3 Des 2025
- visibility 540
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU — Rencana modernisasi pengelolaan parkir di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) memasuki tahap akhir. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau kini menyiapkan penerapan sistem parkir elektronik sebagai bagian dari transformasi layanan pasar tradisional menuju tata kelola yang lebih tertib dan transparan.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut sistem ini disusun untuk menggantikan mekanisme konvensional pembayaran tunai yang selama ini dilakukan secara manual. Dengan model elektronik, transaksi akan tercatat otomatis dan pembayaran retribusi parkir dilakukan melalui kartu langganan.
“Secara prinsip tidak banyak berubah, hanya caranya dibuat lebih praktis. Pedagang tidak perlu lagi membayar harian seperti biasa, cukup memakai kartu elektronik,” kata Eva.
Sosialisasi kepada pedagang telah berlangsung sembari menunggu penyelesaian nota kesepahaman dan finalisasi administrasi di tingkat pemerintah daerah. Menurut Eva, respons para pedagang cukup beragam — sebagian masih menyesuaikan diri dengan sistem baru, sebagian lainnya sudah siap beralih.
“Perubahan tidak selalu mulus di awal, tapi transisi ini penting untuk pelayanan yang lebih profesional. Kuncinya, pedagang diberi ruang untuk menyesuaikan diri,” ujarnya.
Eva memastikan bahwa penerapan parkir elektronik tidak akan berpengaruh pada besaran retribusi. Tarif tetap mengikuti Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023, hanya metode pembayaran yang berubah.
“Tidak ada kenaikan tarif. Yang berbeda hanya mekanismenya, dan semua transaksi terekam otomatis,” tegasnya.
Implementasi parkir elektronik sempat direncanakan berjalan Oktober lalu, tetapi tertunda karena proses serah terima aset dari DPUPR belum tuntas. Begitu administrasi selesai, sistem dipastikan langsung beroperasi.
Meski terdapat kendala teknis, persiapan lapangan terus dipercepat. Diskoperindag berharap Pasar SAD menjadi pasar tradisional pertama di Berau yang mengadopsi pengelolaan parkir digital secara penuh dan dapat menjadi model bagi pasar lainnya.
“Ini langkah awal untuk layanan pasar yang lebih tertib, efisien, dan transparan. Harapannya, Pasar SAD bisa menjadi contoh transformasi digital yang membawa manfaat bagi pedagang dan masyarakat,” pungkasnya. (adv/akm)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar