Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.296
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur.

Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak poranda.

“Karena hal itu, kami memutuskan untuk mengevakuasi semua peserta ke dalam gedung,” ujarnya.

Diungkapkannya, banyak peserta yang kehujanan. Lantaran harus mengevakuasi dan mengamankan barang-barang bawaan.

“Setelah proses itu, kemudian beberapa peserta ada yang sakit. Karena peserta ada yang memiliki riwayat asma dan maag,” jelasnya.

Peserta kemah yang jatuh sakit, kata dia, langsung mendapatkan perawatan. Pasalnya, dalam perkemahan tersebut, turut hadir tenaga kesehatan dan dokter.

“Di PMI itu hampir semuanya adalah tenaga kesehatan. Ada juga dokter-dokter yang ada di wilayah Teluk Bayur langsung merapat ke stadion mini, untuk melihat situasi dan kondisi soal dugaan keracunan makanan itu,” sebutnya.

Kendati begitu, dia menyebut ada empat peserta yang harus dirujuk ke rumah sakit dr Abdul Rivai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Terutama yang punya riwayat asma. Di lokasi perkemahan, tentunya suhunya sangat dingin. Jadi lebih baik dievakuasi untuk mendapat penanganan lebih intensif,” bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, saat pasien pertama dibawa ke rumah sakit. Pihaknya mendapat pertanyaan bahwa peserta keracunan makanan.

“Ini keracunan makanan kah? Langsung saya jawab tidak. Kemudian ada pernyataan lagi, katanya ada 30 orang lagi yang akan dibawa ke rumah sakit. Nah itu saya langsung kaget. Itu informasi dari mana asalnya,” terangnya.

Diakuinya, setelah mendapat perawatan dan kondisi peserta sudah membaik. Peserta pun sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Bahkan, ada yang kembali ke perkemahan untuk lanjut kegiatan,” jelasnya. (yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan RSUD Tanjung Redeb Temui Tantangan Sekaligus Solusi, Bupati Berau: Tahun Depan Harus Sudah Berjalan

    Pembukaan RSUD Tanjung Redeb Temui Tantangan Sekaligus Solusi, Bupati Berau: Tahun Depan Harus Sudah Berjalan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 643
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baru Tanjung Redeb yang fisiknya sudah rampung. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menargetkan rumah sakit ini dapar mulai beroperasi paling lambat pada tahun 2026. Namun, upaya tersebut tidak lepas dari tantangan besar, terutama soal keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga. Lokasi TPA […]

  • Perbaikan Tersandera Status Aset

    Perbaikan Tersandera Status Aset

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak […]

  • Berau Masuk Wilayah Rawan Karhutla, BPBD Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Puncak Kemarau

    Berau Masuk Wilayah Rawan Karhutla, BPBD Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Puncak Kemarau

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kabupaten Berau masuk dalam daftar wilayah dengan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tertinggi di Kalimantan Timur. Menjelang puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur memperkuat langkah mitigasi di sejumlah daerah yang dinilai rawan. Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Timur Buyung Budi Purnomo mengatakan musim kemarau tahun ini belum berlangsung sepenuhnya […]

  • Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing pada Sentra UKM Sebesar Rp2 Miliar Lebih

    Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing pada Sentra UKM Sebesar Rp2 Miliar Lebih

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    TENGARONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya menahan empat orang tersangka perkara dugaan korupsi pembangunan factory sharing pada Sentra UKM di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2022. Nilai dugaan korupsi dalam kasus ini ditaksir sebesar Rp2.017.834.934. Penahanan empat tersangka yang dilakukan oleh Jaksa Penyidik Seksi Tindak Pidana […]

  • Puskesmas Gunung Tabur Resmi Beroperasi 24 Jam, Frans Lewi: Pemerintah Hadir untuk Rakyat

    Puskesmas Gunung Tabur Resmi Beroperasi 24 Jam, Frans Lewi: Pemerintah Hadir untuk Rakyat

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Hal itu ditandai dengan diresmikannya Puskesmas Non-Rawat Inap dan Layanan Persalinan 24 Jam di Kecamatan Gunung Tabur, yang disebut sebagai langkah nyata mewujudkan pemerataan layanan kesehatan di Bumi Batiwakkal. Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai kehadiran fasilitas baru […]

  • Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 885
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa. Dua instansi, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pangan, kini mengambil langkah tegas dengan menekankan standar ketat bagi penyedia makanan. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menuturkan setiap Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) diwajibkan […]

expand_less