Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.203
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur.

Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak poranda.

“Karena hal itu, kami memutuskan untuk mengevakuasi semua peserta ke dalam gedung,” ujarnya.

Diungkapkannya, banyak peserta yang kehujanan. Lantaran harus mengevakuasi dan mengamankan barang-barang bawaan.

“Setelah proses itu, kemudian beberapa peserta ada yang sakit. Karena peserta ada yang memiliki riwayat asma dan maag,” jelasnya.

Peserta kemah yang jatuh sakit, kata dia, langsung mendapatkan perawatan. Pasalnya, dalam perkemahan tersebut, turut hadir tenaga kesehatan dan dokter.

“Di PMI itu hampir semuanya adalah tenaga kesehatan. Ada juga dokter-dokter yang ada di wilayah Teluk Bayur langsung merapat ke stadion mini, untuk melihat situasi dan kondisi soal dugaan keracunan makanan itu,” sebutnya.

Kendati begitu, dia menyebut ada empat peserta yang harus dirujuk ke rumah sakit dr Abdul Rivai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Terutama yang punya riwayat asma. Di lokasi perkemahan, tentunya suhunya sangat dingin. Jadi lebih baik dievakuasi untuk mendapat penanganan lebih intensif,” bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, saat pasien pertama dibawa ke rumah sakit. Pihaknya mendapat pertanyaan bahwa peserta keracunan makanan.

“Ini keracunan makanan kah? Langsung saya jawab tidak. Kemudian ada pernyataan lagi, katanya ada 30 orang lagi yang akan dibawa ke rumah sakit. Nah itu saya langsung kaget. Itu informasi dari mana asalnya,” terangnya.

Diakuinya, setelah mendapat perawatan dan kondisi peserta sudah membaik. Peserta pun sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Bahkan, ada yang kembali ke perkemahan untuk lanjut kegiatan,” jelasnya. (yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Destinasi Berau Terkendala Akses, Sri Juniarsih Bawa Usulan Infrastruktur ke Jakarta

    Banyak Destinasi Berau Terkendala Akses, Sri Juniarsih Bawa Usulan Infrastruktur ke Jakarta

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Berau masih menghadapi persoalan akses jalan. Kondisi itu menjadi salah satu kebutuhan yang dibawa Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Sri Juniarsih datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau Fendra Firnawan serta jajaran untuk menyampaikan usulan pembangunan […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.461
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

  • Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

    Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.548
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana aturan terbaru jam kerja ASN yakni tiga hari work from office (WFO) dan dua hari work from anywhere (WFA), belum sampai ke Kabupaten Berau. Dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika sampai sekarang belum menerima surat maupun juknis terkait hal itu. “Kita belum menerima surat apapun tentang aturan […]

  • Pemkab Berau Dorong Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Transisi Ekonomi Hijau

    Pemkab Berau Dorong Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Transisi Ekonomi Hijau

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.783
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi transisi ekonomi daerah menuju sektor yang lebih berkelanjutan. Komitmen trrsebut disampaikan dalam Lokakarya Menggali Potensi dan Tantangan Ketahanan Pangan Untuk Mendukung Transisi Ekonomi Kabupaten yang digelar oleh Dinas Pangan Berau, Kamis (16/10/2025). Mewakili Bupati Berau, Plt. Asisten Perekonomian dan […]

  • Pemuda Berau Dipacu Jadi Pilar Pembangunan, Sumpah Pemuda Jadi Titik Awal

    Pemuda Berau Dipacu Jadi Pilar Pembangunan, Sumpah Pemuda Jadi Titik Awal

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, yang jatuh pada Senin, 28 Oktober 2024. Upacara berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Berau di Jalan APT Pranoto 1, Tanjung Redeb, dihadiri berbagai kalangan sebagai wujud peringatan sejarah besar yang menandai semangat persatuan pemuda dalam membangun bangsa. Penjabat Sementara (Pjs) […]

  • Nama Berau Menggema di Singapore Expo, Model Cilik Sulva Aulia Sabet Juara Umum

    Nama Berau Menggema di Singapore Expo, Model Cilik Sulva Aulia Sabet Juara Umum

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Singapura — Nama Indonesia kembali disebut di panggung internasional. Kali ini datang dari seorang anak berusia delapan tahun asal Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di panggung megah Singapore Expo, Sulva Aulia Ramadhani melangkah ringan namun pasti. Sorot lampu, dewan juri profesional, dan ratusan pasang mata tak sedikit pun membuatnya gentar. Sulva tampil dalam ajang Indonesia’s Modern […]

expand_less