Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.292
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur.

Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak poranda.

“Karena hal itu, kami memutuskan untuk mengevakuasi semua peserta ke dalam gedung,” ujarnya.

Diungkapkannya, banyak peserta yang kehujanan. Lantaran harus mengevakuasi dan mengamankan barang-barang bawaan.

“Setelah proses itu, kemudian beberapa peserta ada yang sakit. Karena peserta ada yang memiliki riwayat asma dan maag,” jelasnya.

Peserta kemah yang jatuh sakit, kata dia, langsung mendapatkan perawatan. Pasalnya, dalam perkemahan tersebut, turut hadir tenaga kesehatan dan dokter.

“Di PMI itu hampir semuanya adalah tenaga kesehatan. Ada juga dokter-dokter yang ada di wilayah Teluk Bayur langsung merapat ke stadion mini, untuk melihat situasi dan kondisi soal dugaan keracunan makanan itu,” sebutnya.

Kendati begitu, dia menyebut ada empat peserta yang harus dirujuk ke rumah sakit dr Abdul Rivai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Terutama yang punya riwayat asma. Di lokasi perkemahan, tentunya suhunya sangat dingin. Jadi lebih baik dievakuasi untuk mendapat penanganan lebih intensif,” bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, saat pasien pertama dibawa ke rumah sakit. Pihaknya mendapat pertanyaan bahwa peserta keracunan makanan.

“Ini keracunan makanan kah? Langsung saya jawab tidak. Kemudian ada pernyataan lagi, katanya ada 30 orang lagi yang akan dibawa ke rumah sakit. Nah itu saya langsung kaget. Itu informasi dari mana asalnya,” terangnya.

Diakuinya, setelah mendapat perawatan dan kondisi peserta sudah membaik. Peserta pun sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Bahkan, ada yang kembali ke perkemahan untuk lanjut kegiatan,” jelasnya. (yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinamika Pilkada di MK: Tujuh Perkara Lanjut ke Tahap Pembuktian

    Dinamika Pilkada di MK: Tujuh Perkara Lanjut ke Tahap Pembuktian

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 889
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menjadi panggung bagi sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang belum menemui titik akhir. Rabu (5/2/2025) siang, ruang sidang konstitusi dipenuhi para pemohon, kuasa hukum, serta pihak terkait yang menanti putusan. Dari 55 perkara yang dipanggil dalam sesi tersebut, 48 telah diputuskan atau ditetapkan oleh MK. Namun, masih ada tujuh […]

  • Rp150 Miliar dari Kemenkes, Berau Perkuat RSUD dan 21 Puskesmas untuk Tekan Rujukan Keluar Daerah

    Rp150 Miliar dari Kemenkes, Berau Perkuat RSUD dan 21 Puskesmas untuk Tekan Rujukan Keluar Daerah

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Berau berupaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan rumah sakit rujukan di luar daerah dengan memperkuat fasilitas kesehatan di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Upaya tersebut mendapat dukungan anggaran Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan RI. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memperoleh kepastian dukungan itu setelah beraudiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono […]

  • SDM Rumah Sakit Penting Untuk Ditingkatkan

    SDM Rumah Sakit Penting Untuk Ditingkatkan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    (15/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna Kalalembang, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk meningkatkan kualitas dokter muda menjadi spesialis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau. Ratna menilai, pelayanan rumah sakit di Kabupaten Berau saat ini masih belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah dokter […]

  • 429 Mahasiswa UMB Resmi Diwisuda, Gamalis Dorong Lulusan Berkontribusi untuk Berau

    429 Mahasiswa UMB Resmi Diwisuda, Gamalis Dorong Lulusan Berkontribusi untuk Berau

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sebanyak 429 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) dari 11 program studi resmi menyandang gelar akademik dalam Wisuda ke-6 Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) yang digelar di SM Tower, Rabu (9/9/2026). Wakil Bupati Berau Gamalis yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi peran UMB dalam mencetak sumber daya manusia bagi Kabupaten Berau. Menurut […]

  • Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025. Penghargaan tersebut […]

  • Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan Buntut Karhutla, Satu Beroperasi di Kaltim

    Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan Buntut Karhutla, Satu Beroperasi di Kaltim

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif terhadap enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH setelah ditemukan kebakaran hutan dan lahan di areal yang mereka kelola. Berdasarkan hasil pengawasan, luas areal yang terbakar pada enam perusahaan tersebut mencapai 1.511,55 hektare. Lokasinya tersebar di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Lima perusahaan dijatuhi […]

expand_less