Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.273
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur.

Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak poranda.

“Karena hal itu, kami memutuskan untuk mengevakuasi semua peserta ke dalam gedung,” ujarnya.

Diungkapkannya, banyak peserta yang kehujanan. Lantaran harus mengevakuasi dan mengamankan barang-barang bawaan.

“Setelah proses itu, kemudian beberapa peserta ada yang sakit. Karena peserta ada yang memiliki riwayat asma dan maag,” jelasnya.

Peserta kemah yang jatuh sakit, kata dia, langsung mendapatkan perawatan. Pasalnya, dalam perkemahan tersebut, turut hadir tenaga kesehatan dan dokter.

“Di PMI itu hampir semuanya adalah tenaga kesehatan. Ada juga dokter-dokter yang ada di wilayah Teluk Bayur langsung merapat ke stadion mini, untuk melihat situasi dan kondisi soal dugaan keracunan makanan itu,” sebutnya.

Kendati begitu, dia menyebut ada empat peserta yang harus dirujuk ke rumah sakit dr Abdul Rivai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Terutama yang punya riwayat asma. Di lokasi perkemahan, tentunya suhunya sangat dingin. Jadi lebih baik dievakuasi untuk mendapat penanganan lebih intensif,” bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, saat pasien pertama dibawa ke rumah sakit. Pihaknya mendapat pertanyaan bahwa peserta keracunan makanan.

“Ini keracunan makanan kah? Langsung saya jawab tidak. Kemudian ada pernyataan lagi, katanya ada 30 orang lagi yang akan dibawa ke rumah sakit. Nah itu saya langsung kaget. Itu informasi dari mana asalnya,” terangnya.

Diakuinya, setelah mendapat perawatan dan kondisi peserta sudah membaik. Peserta pun sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Bahkan, ada yang kembali ke perkemahan untuk lanjut kegiatan,” jelasnya. (yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Ribu Keluarga di Berau Dapat Beras & Minyak Gratis, BULOG Jangkau Hingga 110 Kampung

    12 Ribu Keluarga di Berau Dapat Beras & Minyak Gratis, BULOG Jangkau Hingga 110 Kampung

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) menyalurkan bantuan pangan untuk periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Berau. Program ini menyasar 12.212 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 13 kecamatan dan 110 kampung. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran dilakukan melalui titik distribusi hingga tingkat kampung, dengan mempertimbangkan kondisi […]

  • BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan yang tidak bisa digunakan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Abdul Rivai. Diana Sari mengatakan dirinya mengajukan penggunaan BPJS untuk perawatan saat masuk IGD. Namun tidak disetujui pihak RSUD dikarenakan tidak termasuk gawat darurat. “Saya belum paham aturan penggunaan BPJS ini, apakah kondisi saya saat […]

  • UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

    UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    PRESS RELEASE SABTU, 6 DESEMBER 2025 DPN PERADI YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) kembali menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) Gelombang 2 Tahun 2025 yang digelar serentak se-Indonesia pada Sabtu, 6 Desember 2025. Ujian tersebut salah satunya di Kota Yogyakarta, yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Hadir di […]

  • Banyak Lulusan Pelatihan Buka Usaha Sendiri, Pengangguran Berau Turun

    Banyak Lulusan Pelatihan Buka Usaha Sendiri, Pengangguran Berau Turun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mendorong percepatan pengurangan angka pengangguran di wilayahnya dengan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja berbasis kompetensi. Ia menilai program pelatihan yang dijalankan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau menjadi langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia lokal yang siap kerja sekaligus mampu membuka usaha mandiri. “Program pelatihan ini […]

  • Antrean Pencaker Padati Disnakertrans Bulungan, Permintaan Kartu Kuning Melonjak

    Antrean Pencaker Padati Disnakertrans Bulungan, Permintaan Kartu Kuning Melonjak

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Awal 2026, halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bulungan di Jalan Sengkawit berubah menjadi lautan pencari kerja. Sejak Rabu pagi hingga siang, 13 Mei, antrean warga yang hendak mengurus kartu kuning atau AK-1 tak putus mengular di ruang pelayanan. Ratusan pencari kerja (pencaker) datang silih berganti untuk mendaftar, mengikuti pendataan, […]

  • Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala. November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang […]

expand_less