Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.182
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur.

Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak poranda.

“Karena hal itu, kami memutuskan untuk mengevakuasi semua peserta ke dalam gedung,” ujarnya.

Diungkapkannya, banyak peserta yang kehujanan. Lantaran harus mengevakuasi dan mengamankan barang-barang bawaan.

“Setelah proses itu, kemudian beberapa peserta ada yang sakit. Karena peserta ada yang memiliki riwayat asma dan maag,” jelasnya.

Peserta kemah yang jatuh sakit, kata dia, langsung mendapatkan perawatan. Pasalnya, dalam perkemahan tersebut, turut hadir tenaga kesehatan dan dokter.

“Di PMI itu hampir semuanya adalah tenaga kesehatan. Ada juga dokter-dokter yang ada di wilayah Teluk Bayur langsung merapat ke stadion mini, untuk melihat situasi dan kondisi soal dugaan keracunan makanan itu,” sebutnya.

Kendati begitu, dia menyebut ada empat peserta yang harus dirujuk ke rumah sakit dr Abdul Rivai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Terutama yang punya riwayat asma. Di lokasi perkemahan, tentunya suhunya sangat dingin. Jadi lebih baik dievakuasi untuk mendapat penanganan lebih intensif,” bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, saat pasien pertama dibawa ke rumah sakit. Pihaknya mendapat pertanyaan bahwa peserta keracunan makanan.

“Ini keracunan makanan kah? Langsung saya jawab tidak. Kemudian ada pernyataan lagi, katanya ada 30 orang lagi yang akan dibawa ke rumah sakit. Nah itu saya langsung kaget. Itu informasi dari mana asalnya,” terangnya.

Diakuinya, setelah mendapat perawatan dan kondisi peserta sudah membaik. Peserta pun sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Bahkan, ada yang kembali ke perkemahan untuk lanjut kegiatan,” jelasnya. (yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ziarah Makam Raja Pertama Berau Jadi Pengingat Generasi Muda

    Ziarah Makam Raja Pertama Berau Jadi Pengingat Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Seperti tahun sebelumnya, di Hari Jadi ke-71 Kabupaten Berau dan ke-214 Kota tahun 2024 ini, Bupati Berau bersama rombongan Forkopimda melakukan ziarah ke makam Raja Pertama Kabupaten Berau yakni Raja Baddit Dipattung di Kampung Merancang Ulu Kecamatan Gunung Tabur. “Ziarah ini sebagai wujud penghormatan kita kepada tokoh-tokoh sebelumnya yang bersama membangun Kabupaten […]

  • Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Berau — Event Organizer Matasanggam bersiap menggelar festival bertajuk Makdendang di Tanjung Redeb. Acara ini dirancang tidak hanya sebagai konser musik, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal serta ajang pelestarian budaya pesisir Berau. Perwakilan EO Matasanggam, Morten, mengatakan konsep Makdendang menggabungkan hiburan dengan aktivitas ekonomi melalui kehadiran puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah […]

  • Siapkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini untuk Generasi Muda

    Siapkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini untuk Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    BERAU – Pada Senin (11/5/2026), pemerintah pusat meluncurkan buku panduan serta bahan ajar untuk pendidikan antikorupsi secara virtual. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat karakter generasi muda yang jujur dan berintegritas sejak usia dini. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai dasar untuk menciptakan generasi yang bertanggung jawab dan memiliki integritas. Ia berpendapat […]

  • Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 908
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Polemik rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) terus bergulir. Puncaknya, rapat dengar pendapat (RDP) yang mempertemukan kedua kampus ini digelar di ruang rapat gabungan DPRD, Senin (6/6/2025). Berjalan sejak pukul 9.00 WITA, RDP cukup alot bahkan sempat diwarnai kericuhan dan pemukulan meja oleh perwakilan mahasiswa STIPER […]

  • DPRD Berau Beri Tenggat hingga 15 Juni untuk Tindak Lanjut Polemik BPHTB

    DPRD Berau Beri Tenggat hingga 15 Juni untuk Tindak Lanjut Polemik BPHTB

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BERAU – Polemik penghitungan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Berau yang digelar pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, sejumlah warga menyampaikan keberatan terkait mekanisme penetapan BPHTB yang dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum dan menghasilkan nilai pajak yang lebih tinggi dari perkiraan. […]

  • Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kepala Bidang Pengembangan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Syamsiah Nawir, menanggapi keluhan wisatawan terkait tingginya harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Ia menyebut, permasalahan ini perlu menjadi perhatian pemerintah setempat agar tidak berdampak buruk terhadap citra destinasi wisata. Menurutnya, banyak wisatawan yang menilai bahwa potensi sumber daya alam seperti […]

expand_less