Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.298
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur.

Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak poranda.

“Karena hal itu, kami memutuskan untuk mengevakuasi semua peserta ke dalam gedung,” ujarnya.

Diungkapkannya, banyak peserta yang kehujanan. Lantaran harus mengevakuasi dan mengamankan barang-barang bawaan.

“Setelah proses itu, kemudian beberapa peserta ada yang sakit. Karena peserta ada yang memiliki riwayat asma dan maag,” jelasnya.

Peserta kemah yang jatuh sakit, kata dia, langsung mendapatkan perawatan. Pasalnya, dalam perkemahan tersebut, turut hadir tenaga kesehatan dan dokter.

“Di PMI itu hampir semuanya adalah tenaga kesehatan. Ada juga dokter-dokter yang ada di wilayah Teluk Bayur langsung merapat ke stadion mini, untuk melihat situasi dan kondisi soal dugaan keracunan makanan itu,” sebutnya.

Kendati begitu, dia menyebut ada empat peserta yang harus dirujuk ke rumah sakit dr Abdul Rivai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Terutama yang punya riwayat asma. Di lokasi perkemahan, tentunya suhunya sangat dingin. Jadi lebih baik dievakuasi untuk mendapat penanganan lebih intensif,” bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, saat pasien pertama dibawa ke rumah sakit. Pihaknya mendapat pertanyaan bahwa peserta keracunan makanan.

“Ini keracunan makanan kah? Langsung saya jawab tidak. Kemudian ada pernyataan lagi, katanya ada 30 orang lagi yang akan dibawa ke rumah sakit. Nah itu saya langsung kaget. Itu informasi dari mana asalnya,” terangnya.

Diakuinya, setelah mendapat perawatan dan kondisi peserta sudah membaik. Peserta pun sudah diperbolehkan untuk pulang.

“Bahkan, ada yang kembali ke perkemahan untuk lanjut kegiatan,” jelasnya. (yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Seragam Gratis Berlanjut, Disdik Berau Siapkan Tiga Jenis Seragam untuk Siswa Baru

    Program Seragam Gratis Berlanjut, Disdik Berau Siapkan Tiga Jenis Seragam untuk Siswa Baru

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memastikan program seragam sekolah gratis tetap dilaksanakan pada tahun 2026. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi peserta didik baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) pada tahun ajaran baru. Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan penyaluran bantuan seragam akan dilakukan saat tahun ajaran baru dimulai. Paket bantuan […]

  • 54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana malam di Hotel Mercure Berau, Senin (28/7/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lampu-lampu ballroom yang biasanya gemerlap untuk acara formal, malam itu menyinari peringatan yang lebih mendalam. Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan tema “Hentikan Polusi Plastik,” kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tapi juga panggilan darurat bagi warga Berau. Bupati Berau, […]

  • Pria di Perumahan Sawit Capuak Talisayan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

    Pria di Perumahan Sawit Capuak Talisayan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.864
    • 0Komentar

    Berau – Peristiwa tragis terjadi di sebuah Perumahan perusahaan sawit RT 005 Kampung Capuak Kecamatan Talisayan, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 13.30 Wita. Seorang pria berinisial GKD (33) ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di pintu tengah ruang tamu rumahnya. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh mertua korban […]

  • DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

    DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Tabalar – Permasalahan tapal batas di Kecamatan Tabalar kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa tersebut agar tidak semakin berlarut-larut dan berdampak negatif bagi masyarakat. Menurut Gideon, permasalahan batas wilayah tidak hanya sekadar persoalan administratif, tetapi juga berpengaruh […]

  • Resmi Dilantik Kaesang, PSI Berau Tancap Gas Konsolidasi dan Rekrut Kader Muda Jelang 2029

    Resmi Dilantik Kaesang, PSI Berau Tancap Gas Konsolidasi dan Rekrut Kader Muda Jelang 2029

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Berau dalam agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Kalimantan Timur di Samarinda, Sabtu (20/6/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru PSI Berau yang akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kampung sebagai bagian dari […]

  • KSOP Periksa Kapal dan Manajemen Usai Insiden Maut di Semayang Balikpapan

    KSOP Periksa Kapal dan Manajemen Usai Insiden Maut di Semayang Balikpapan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Samarinda — Rentetan kecelakaan maut di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, dalam dua hari berturut-turut, memicu penyelidikan menyeluruh oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan. Otoritas pelabuhan memastikan pemeriksaan tidak hanya berhenti pada aspek teknis kapal, tetapi menembus hingga sistem manajemen perusahaan pelayaran. Dua insiden tersebut menewaskan empat orang. Pada Selasa pagi, 27 Januari […]

expand_less