Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
  • visibility 1.390
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Ratusan pasien dan pendamping di RSUD Abdul Rivai, harus menelan pil kekecewaan lantaran tak bisa memberikan hak pilihnya dalam gelaran Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. Hal ini pun dibenarkan Direktur RSUD Abdul Rivai, dr.Jusram ketika ditemui Jumat (29/11/2024) siang.

“Kami sudah berupaya mendata dan memberikan surat balasan ke KPU Berau. Termasuk untuk mereka yang dirawat dan pendamping pasien, yang tidak bisa meninggalkan rumah sakit pada saat hari pencoblosan,” ujarnya.

Bukan pertama kalinya, ratusan pemilih juga tercatat golput pada saat Pilpres dan Pileg Februari 2024 lalu. Alasannya pun sama, karena data yang diminta oleh KPU tak kunjung diberikan pihak RSUD Abdul Rivai.

“Karena data yang diminta itu H-7 sebelum pencoblosan. Ini tentu tidak mungkin. Karena orang sakit itu tidak bisa diprediksi. Dan pada Kamis (21/11/2024) data sudah diberikan, kami menunggu tindaklanjut saja dari KPU Berau,” bebernya.

Namun, hingga hari H pemungutan suara, dikatakan Jusram tak ada petugas KPU yang datang untuk mengambil hak pilih pasien maupun pendamping pasien. Padahal, hal itu telah dinantikan oleh para pemilih di rumah sakit pelat merah itu.

“Kami juga menyarankan agar KPU Berau membentuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di RSUD. Tapi ternyata tidak ada,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Berau, Budi Harianto, mengatakan jika KPU akan memastikan nakes yang bertugas saat hari pencoblosan bisa tetap menyalurkan hak pilihnya.

“Saat ini kami menunggu data pemilih yang bekerja di RSUD Abdul Rivai untuk mempersiapkan surat suaranya. Selain itu, kami juga menyiapkan petugas khusus untuk pemilih yang tidak dapat menuju TPS atau sedang dirawat inap. Tapi kembali lagi, sesuai regulasi maka data pemilih yang kita terima adalah H-7 pencoblosan,” jelasnya beberapa waktu lalu. (Amel)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Konektivitas Antarkampung, Pemkab Gelontorkan Rp9,4 Miliar untuk Bangun Jalan Usiran-Kasai

    Tingkatkan Konektivitas Antarkampung, Pemkab Gelontorkan Rp9,4 Miliar untuk Bangun Jalan Usiran-Kasai

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 590
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau menggelontorkan APBD senilai Rp 9,4 miliar guna pembangunan jalan yang menghubungkan wilayah Usiran menuju Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan. Dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan, pekerjaan tersebut merupakan proyek lanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang telah dikerjakan secara bertahap. “Sesuai harapan, proyek ini diharapkan bisa menjadi […]

  • Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memperbanyak gelaran bazar pasar murah atau pangan murah selama bulan Ramadan. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Kami […]

  • Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 763
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Kabupaten Berau merespons kekhawatiran masyarakat terkait dengan potensi bahaya anggur muscat. Dikatakan Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Berau, Sumarsono, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap anggur muscat yang beredar di pasaran. Dalam pernyataannya ia memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kabar tersebut dan berkomitmen untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat […]

  • Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

    Disbudpar Rilis Agenda Wisata 2026, Ramadan Jadi Alasan Maret–April Tanpa Event di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis Calendar of Event Berau 2026 yang memuat rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya sepanjang tahun. Kalender kegiatan tersebut diawali dengan Mam-Mam Fest pada Februari dan ditutup dengan tradisi Meja Panjang di Kampung Merasa pada Desember. Dalam kalender yang dirilis, berbagai agenda wisata dan budaya tersebar […]

  • Udara Berau Memburuk, Alat Pemantau Dipasang 24 Jam

    Udara Berau Memburuk, Alat Pemantau Dipasang 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB, Beraunews.id — Pemerintah Kabupaten Berau melakukan pemantauan kondisi kualitas udara menyusul kondisi kabut asap yang semakin pekat dalam beberapa hari terakhir. Pemantauan dilakukan dengan memasang alat untuk mengukur konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan karena kondisi udara yang sebelumnya masih tergolong baik, kini terlihat semakin pekat. […]

  • Pertalite di Berau Dibatasi 25 Liter untuk Mobil, Bupati Minta Warga Awasi Pembelian Berulang

    Pertalite di Berau Dibatasi 25 Liter untuk Mobil, Bupati Minta Warga Awasi Pembelian Berulang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih menerapkan pembatasan pengisian BBM di tengah kuota yang belum memenuhi kebutuhan daerah. Untuk Pertalite, kendaraan roda empat dibatasi maksimal 25 liter dan kendaraan roda dua maksimal lima liter. Sedangkan untuk Pertamax, pengisian kendaraan roda dua dibatasi senilai Rp50 ribu dan kendaraan roda empat maksimal Rp400 ribu. Pembatasan itu […]

expand_less