Untuk Pariwisata : Optimalkan Investasi Infrastruktur & Layanan Publik
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Untuk Pariwisata : Optimalkan Investasi Infrastruktur & Layanan Publik
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Libur akhir tahun sebentar lagi tiba, dan aroma musim wisata mulai terasa di Berau. Pantai-pantai mulai ramai disinggung, Derawan dan Maratua kembali muncul sebagai tujuan impian, dan aktivitas perjalanan diprediksi melonjak tajam. Di tengah antusiasme itu, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto mengingatkan satu hal krusial: Berau harus siap menyambut kedatangan tamu, bukan sekadar menunggu mereka datang.
Menurut Dedy, akhir tahun bukan hanya momentum hiburan, tetapi peluang ekonomi. Satu wisatawan yang datang berarti perputaran usaha—hotel bergerak, transportasi hidup, UMKM kuliner terjual, hingga pelaku seni budaya dapat tampil. Karena itu, DPRD meminta pemerintah daerah mempersiapkan sektor pendukung pariwisata secara serius.
“Persiapan menyambut lonjakan wisatawan harus dimulai dari sekarang. Akses menuju objek wisata harus aman, fasilitas diperkuat, dan penataan tempat wisata terus ditingkatkan,” tegasnya.
Infrastruktur = Gerbang Rezeki Wisata
Dedy menilai, akses transportasi menjadi kunci utama. Jalan yang mulus, pelabuhan penyeberangan aman, hingga jalur menuju kampung wisata yang mudah dilalui akan menentukan kenyamanan wisatawan. Ia menekankan kolaborasi antara Dinas Pariwisata, Pekerjaan Umum hingga Perhubungan untuk mempercepat perbaikan titik-titik prioritas.
Tidak hanya jalan, fasilitas di destinasi unggulan seperti Pulau Derawan dan Maratua juga perlu penyegaran. Mulai dari toilet yang layak, pengelolaan sampah yang jelas, hingga penambahan titik keamanan di spot-spot padat kunjungan.
“Wisata tidak cukup hanya indah, tapi harus nyaman dan aman. Sanitasi, keamanan, kebersihan—itu wajah pariwisata kita,” ujar Dedy.
Warga Lokal = Penentu Citra Wisata Berau
Bagi Dedy, kesuksesan pariwisata bukan hanya urusan pemerintah. Masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata adalah garda depan yang dilihat wisatawan pertama kali. Senyum ramah, lingkungan bersih, dan partisipasi menjaga fasilitas menjadi daya tarik alami yang tidak dibeli dengan anggaran.
“Jika semua kompak, dari OPD hingga masyarakat, dampaknya akan terasa besar. Ekonomi tumbuh, lapangan usaha terbuka,” jelasnya.
Optimisme Menatap 2026
DPRD melihat tahun baru sebagai etalase besar pariwisata Berau. Jika semua disiapkan sejak sekarang, Berau dapat naik kelas sebagai destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Ini momentum untuk memperkenalkan potensi wisata alam dan budaya kita ke dunia. Siapkan pelayanan terbaik, maka wisatawan akan datang kembali,” kata Dedy optimistis. (adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar