Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Rayakan Abutta Banua 2024, Sambaliung Hadirkan Wisata Budaya dan UMKM Lokal

Rayakan Abutta Banua 2024, Sambaliung Hadirkan Wisata Budaya dan UMKM Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
  • visibility 520
  • print Cetak

Sambaliung – Peringatan hari jadi ke-22 Kelurahan Sambaliung dan hari jadi ke-4 PKL Basuli tahun 2024 dirayakan dengan gelaran Abutta Banua yang berlangsung meriah di Tepian depan Keraton Sambaliung, Sabtu (5/10/2024). Acara ini menjadi simbol pelestarian adat dan budaya Banua, yang berasal dari salah satu suku asli Kabupaten Berau. Kearifan lokal yang terkandung di dalamnya dianggap sebagai aset penting yang harus terus dijaga dan dilestarikan demi kemajuan daerah.

Asisten I Pemerintah Kabupaten Berau, Hendratno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Abut Banuanta Sambaliung tahun ini merupakan momentum istimewa, tidak hanya untuk merayakan ulang tahun Kelurahan Sambaliung yang ke-22, tetapi juga ulang tahun PKL Basuli yang ke-4. Ia mengajak masyarakat untuk merenungkan berbagai pencapaian yang telah diraih di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi, yang telah menunjukkan perkembangan positif.

“Kegiatan ini menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan apa yang telah kita capai demi pembangunan di berbagai sektor. Dari infrastruktur hingga ekonomi, semuanya mengalami kemajuan yang patut kita syukuri,” ungkap Hendratno.

Abutta Banua tak hanya menyajikan pertunjukan budaya berupa tarian khas Berau, tetapi juga menjadi ajang promosi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang telah memiliki legalitas. Diharapkan, kehadiran UMKM dalam acara ini dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan tepian Sambaliung.

“Kegiatan Abutta Banua ini, selain menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal, juga diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui perputaran usaha PKL Basuli yang semakin menggeliat,” tambahnya.

Kawasan Tepian Sambaliung, yang kini terintegrasi dengan kelompok PKL Basuli, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Selain menawarkan wisata sejarah karena kedekatannya dengan Keraton Sambaliung, kawasan ini juga menarik minat masyarakat Berau untuk bersantai dan menikmati suasana tepian yang asri.

Hendratno menekankan bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal sangat penting untuk keberlanjutan pembangunan di Berau. Gelaran Abutta Banua menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal bisa menjadi pondasi kuat bagi kemajuan daerah, sekaligus menjaga identitas kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. (Adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

    Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 820
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Harapan ratusan guru honorer di Kabupaten Berau yang selama ini belum menerima gaji mereka, akhirnya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Berau melalui rapat lintas sektor yang digelar pada Rabu pagi, 9 April 2025, membahas kelanjutan nasib para tenaga pendidik non-ASN yang tersebar di 13 kecamatan. Rapat tertutup yang berlangsung di Tanjung […]

  • Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

    Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menekankan pentingnya akurasi data dalam pengolahan Indeks Desa (ID) 2026. Hal itu disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Ruang Sangalaki, Selasa,(21/4), dengan melibatkan sekitar 100 kepala seksi pemerintahan kampung. Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan data yang diinput harus mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut dia, ketepatan data […]

  • ‎Dispora Minta Kampung Fokus pada Pembangunan Lapangan Sesuai Skala Kebutuhan

    ‎Dispora Minta Kampung Fokus pada Pembangunan Lapangan Sesuai Skala Kebutuhan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 630
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pembangunan Lapangan Sepak Bola tingkat Kampung sebaiknya menggunakan anggaran dari Alokasi Dana Kampung (ADK). Hal itu disampaikan Kepala Dispora Berau, Amiruddin, menanggapi adanya usulan dari beberapa Kampung yang ingin membangun fasilitas olahraga. ‎Amiruddin menyampaikan, Dispora Berau hanya fokus melakukan pembangunan di tingkat ibu kota kecamatan, karena asetnya tercatat milik pemerintah kabupaten, sedangkan […]

  • Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan

    Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.467
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat langkah pengendalian inflasi dengan memperluas jangkauan program pasar murah. Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dinas Pangan akan berbagi tugas agar kegiatan itu dapat menjangkau seratus kampung di seluruh wilayah Berau. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan keterbatasan waktu membuat dua instansi tersebut harus membagi peran agar sasaran […]

  • ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya memperkecil kesenjangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. ‎Salah satu strategi yang mulai digencarkan adalah menghadirkan fasilitas pengembangan UMKM yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga pusat peningkatan kapasitas pelaku usaha. ‎Tahun ini, Diskoperindag Berau memulai pembangunan kawasan terpadu berisi Mal Pelayanan Publik (MPP) […]

  • Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Beasiswa Gratispol hingga Kekurangan Volume Proyek Infrastruktur

    Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Beasiswa Gratispol hingga Kekurangan Volume Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2025. Temuan tersebut mencakup tata kelola Program Beasiswa Gratispol hingga kekurangan volume pekerjaan proyek infrastruktur bernilai miliaran rupiah. Temuan itu diungkap langsung Direktur Jenderal Pemeriksaan Investigasi BPK RI, I Nyoman Wara, dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim […]

expand_less