Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 1.165
  • print Cetak

Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni resmi di Samarinda, Senin, 23 Juni 2025. Direktur Utama PT IPB, Aan Wibowo, SH., MH., hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan IPB. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi lingkungan,” ujar Aan Wibowo dalam sambutannya.

Aan menambahkan bahwa PROPER merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti pengelolaan sumber daya alam, konservasi energi, kepatuhan terhadap regulasi, hingga kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat.

“Peringkat Biru menandakan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan lingkungan. Ini bukan semata capaian administratif, melainkan bukti nyata bahwa kami berkomitmen pada praktik bisnis yang bertanggung jawab,” kata Aan.

Selain fokus pada kepatuhan lingkungan, IPB juga dinilai aktif dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program-program CSR IPB disebut mampu menjangkau dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Gubernur Harum, turut memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan PROPER. Ia menegaskan bahwa predikat ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Selamat kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih PROPER Emas, Hijau, maupun Biru. Tapi bagi yang mendapat Merah, saya ingatkan: jika tidak ada perbaikan serius dalam pengelolaan lingkungan, maka izin usaha bisa saja dicabut,” ujar Harum dengan nada tegas.

Gubernur Harum menyoroti berbagai tantangan lingkungan yang makin kompleks, seperti perubahan iklim, penurunan kualitas udara dan air, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Ia menekankan bahwa hanya dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, tantangan tersebut dapat dihadapi secara efektif.

“Penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk terus melangkah maju. Kita ingin mencetak generasi emas yang hidup di lingkungan sehat. Jadi mari jaga lingkungan kita, bukan hanya untuk hari ini, tapi 20 tahun ke depan,” ucap Harum.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DLH Kalimantan Timur, Anwar Sanusi, membeberkan hasil penilaian PROPER tahun 2025 yang melibatkan 278 perusahaan. Hasilnya, 15 perusahaan meraih PROPER Emas, 39 mendapat Hijau, 184 dinyatakan layak menerima Biru, dan 40 sisanya harus puas dengan Merah.

Sebagai informasi, sistem penilaian PROPER KLHK menggunakan lima warna indikator. Warna Emas dan Hijau diberikan kepada perusahaan yang melampaui standar kepatuhan dan melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Biru untuk perusahaan yang telah mematuhi semua peraturan yang berlaku. Sementara Merah dan Hitam diberikan kepada perusahaan yang belum taat atau bahkan berpotensi mencemari lingkungan.

Dengan capaian ini, PT Indo Pusaka Berau memperkuat posisinya sebagai entitas usaha yang tidak hanya fokus pada aspek operasional, namun juga menjunjung tinggi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Sebuah langkah nyata dalam menjawab tantangan industri energi yang makin dituntut ramah lingkungan. (*/lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna DPRD Berau Molor 2 Jam

    Rapat Paripurna DPRD Berau Molor 2 Jam

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 707
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Rapat Paripurna DPRD Berau kembali molor. Padahal rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya yang sempat ditunda oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, pada 24 Juni 2024 lalu. Rapat tersebut beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Berau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Ketahanan Pangan, Fasilitasi / Insentif […]

  • RPJMD Kaltim 2025–2029 Disahkan, Fokus ke Generasi Emas dan Ekonomi Daerah

    RPJMD Kaltim 2025–2029 Disahkan, Fokus ke Generasi Emas dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menetapkan arah pembangunan lima tahun mendatang dengan disahkannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah. Pengesahan itu dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-26 DPRD Kalimantan Timur yang digelar di Gedung Utama DPRD, Senin, 28 Juli 2025. Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, menjelaskan bahwa dokumen RPJMD disusun […]

  • Gamalis Temani Warga Nobar, Puluhan Doorprize Warnai Pertandingan Timnas Indonesia

    Gamalis Temani Warga Nobar, Puluhan Doorprize Warnai Pertandingan Timnas Indonesia

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan penonton memadati cafe story mount pada Selasa (10/9/2024) malam, untuk ikut menyaksikan nonton bareng (nobar) Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Australia. Nobar kali ini digelar oleh pasangan calon petahana Sri Juniarsih-Gamalis, yang akan kembali berjibaku dalam Pilkada 2024. Meskipun tak bisa hadir dalam acara nobar, Sri Juniarsih tetap menyempatkan menyapa […]

  • Gunung Tabur Hadirkan Pedestrian Ikonik Bernuansa Kesultanan di Depan Museum Batiwakkal

    Gunung Tabur Hadirkan Pedestrian Ikonik Bernuansa Kesultanan di Depan Museum Batiwakkal

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 804
    • 0Komentar

    BERAU — Wajah baru kawasan depan Museum Batiwakkal di Kelurahan Gunung Tabur kini menarik perhatian. Sebuah pedestrian megah dengan sentuhan arsitektur budaya Melayu dan kejayaan Kesultanan Gunung Tabur resmi hadir sebagai ikon baru ruang publik di wilayah pesisir bersejarah ini. Dibangun menghadap langsung ke Sungai Berau, jalur pedestrian ini memadukan unsur heritage dan keindahan tata […]

  • Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 978
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi. Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren […]

  • Bertemu Dirjen IKMA Kemenperin, Disperindagkop “Curhat”  

    Bertemu Dirjen IKMA Kemenperin, Disperindagkop “Curhat”  

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 674
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Berkesempatan meresmikan sentra tenun di Sukan Tengah oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, tak disia-siakan oleh Diskoperindag Berau. Dalam kesempatan singkat itu, semua permasalahan terkait kondisi pengrajin hingga UMKM, diutarakan. “Ibu Dirjen yang kami hormati, permasalahan yang ada saat ini khususnya untuk tenun, adalah pengrajin tenun saat ini seperti […]

expand_less