Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 1.112
  • print Cetak

Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni resmi di Samarinda, Senin, 23 Juni 2025. Direktur Utama PT IPB, Aan Wibowo, SH., MH., hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan IPB. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi lingkungan,” ujar Aan Wibowo dalam sambutannya.

Aan menambahkan bahwa PROPER merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti pengelolaan sumber daya alam, konservasi energi, kepatuhan terhadap regulasi, hingga kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat.

“Peringkat Biru menandakan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan lingkungan. Ini bukan semata capaian administratif, melainkan bukti nyata bahwa kami berkomitmen pada praktik bisnis yang bertanggung jawab,” kata Aan.

Selain fokus pada kepatuhan lingkungan, IPB juga dinilai aktif dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program-program CSR IPB disebut mampu menjangkau dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Gubernur Harum, turut memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan PROPER. Ia menegaskan bahwa predikat ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Selamat kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih PROPER Emas, Hijau, maupun Biru. Tapi bagi yang mendapat Merah, saya ingatkan: jika tidak ada perbaikan serius dalam pengelolaan lingkungan, maka izin usaha bisa saja dicabut,” ujar Harum dengan nada tegas.

Gubernur Harum menyoroti berbagai tantangan lingkungan yang makin kompleks, seperti perubahan iklim, penurunan kualitas udara dan air, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Ia menekankan bahwa hanya dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, tantangan tersebut dapat dihadapi secara efektif.

“Penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk terus melangkah maju. Kita ingin mencetak generasi emas yang hidup di lingkungan sehat. Jadi mari jaga lingkungan kita, bukan hanya untuk hari ini, tapi 20 tahun ke depan,” ucap Harum.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DLH Kalimantan Timur, Anwar Sanusi, membeberkan hasil penilaian PROPER tahun 2025 yang melibatkan 278 perusahaan. Hasilnya, 15 perusahaan meraih PROPER Emas, 39 mendapat Hijau, 184 dinyatakan layak menerima Biru, dan 40 sisanya harus puas dengan Merah.

Sebagai informasi, sistem penilaian PROPER KLHK menggunakan lima warna indikator. Warna Emas dan Hijau diberikan kepada perusahaan yang melampaui standar kepatuhan dan melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Biru untuk perusahaan yang telah mematuhi semua peraturan yang berlaku. Sementara Merah dan Hitam diberikan kepada perusahaan yang belum taat atau bahkan berpotensi mencemari lingkungan.

Dengan capaian ini, PT Indo Pusaka Berau memperkuat posisinya sebagai entitas usaha yang tidak hanya fokus pada aspek operasional, namun juga menjunjung tinggi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Sebuah langkah nyata dalam menjawab tantangan industri energi yang makin dituntut ramah lingkungan. (*/lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 676
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Saat Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan, termasuk telur. Namun, salah satu penjual telur lokal di Berau, Wati, mengaku memilih tidak menaikkan harga jual meski agen tempat ia mengambil stok telah menaikkan harga. Wati mengatakan, kenaikan memang terjadi dari pihak agen. Meski begitu, ia tetap mempertahankan harga agar pelanggan tidak […]

  • Pemadaman Listrik Berlarut di Berau, Bupati: Jangan Sampai Merusak Citra Daerah

    Pemadaman Listrik Berlarut di Berau, Bupati: Jangan Sampai Merusak Citra Daerah

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemadaman listrik yang dilakukan PLN hingga pagi hari, memicu kemarahan masyarakat. Ratusan warga bahkan berbondong-bondong mendatangi kantor PLN di Jalan APT.Pranoto, untuk mengungkapkan kekecewaan mereka. Hal ini pun mendapat perhatian dari Bupati Berau Sri Juniarsih. “Kami minta hari ini PLN untuk mencari solusi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi. Jangan […]

  • Layanan RSUD Abdul Rifai Didorong Lebih Sigap, Sekda Soroti Pengawasan dan Empati

    Layanan RSUD Abdul Rifai Didorong Lebih Sigap, Sekda Soroti Pengawasan dan Empati

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.745
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menaruh perhatian serius terhadap kualitas layanan di RSUD Abdul Rivai. Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menegaskan pentingnya reformasi internal rumah sakit agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, responsif, dan profesional. Menurut Said, layanan kesehatan menyangkut langsung keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, ia menilai pembenahan sistem […]

  • Operasional Terganggu, BPBD dan KPU Berau Butuh Kantor Terpisah

    Operasional Terganggu, BPBD dan KPU Berau Butuh Kantor Terpisah

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 559
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Keberadaan beberapa instansi dalam satu gedung kantor ternyata tidak maksimal. Selain pelayanan yang tidak bisa efektif, faktor lainnya juga bisa menjadi pengganggu jalannya operasional suatu instansi. Seperti penggunaan kantor gedung KPU Berau, yang juga dipergunakan bersama dengan BPBD Berau. “Bisa dibilang kantor ini tidak sehat karena saat ini ada dua instansi yang […]

  • Ekspor Center Bantu UMKM Berau Tembus Pasar Global, Sri Juniarsih: Ini Langkah Nyata Meningkatkan Daya Saing

    Ekspor Center Bantu UMKM Berau Tembus Pasar Global, Sri Juniarsih: Ini Langkah Nyata Meningkatkan Daya Saing

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Berau adalah kepercayaan konsumen luar daerah, terutama dalam konteks perdagangan ekspor. Selama ini, transaksi dengan pembeli dari luar negeri hanya bisa dilakukan secara virtual, tanpa pertemuan tatap muka. Situasi ini kerap memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku UMKM akan […]

  • Tepian Teratai Bersolek: Rombong Baru untuk PKL Akan Segera Hadir

    Tepian Teratai Bersolek: Rombong Baru untuk PKL Akan Segera Hadir

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Revitalisasi sepanjang tepian Sungai Segah masih berlanjut. Setelah tepian Ahmad Yani, Tepian Teratai di Jalan Pulau Derawan kini mulai terlihat perubahannya. Kabar gembiranya, Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang lokasi revitalisasi bakal dapat bantuan rombong berjualan, sama dengan yang didapat PKL di tepian Ahmad Yani. “Diskoperindag Berau masih melakukan koordinasi […]

expand_less