Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 888
  • print Cetak

Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni resmi di Samarinda, Senin, 23 Juni 2025. Direktur Utama PT IPB, Aan Wibowo, SH., MH., hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh insan IPB. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi lingkungan,” ujar Aan Wibowo dalam sambutannya.

Aan menambahkan bahwa PROPER merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti pengelolaan sumber daya alam, konservasi energi, kepatuhan terhadap regulasi, hingga kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat.

“Peringkat Biru menandakan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan lingkungan. Ini bukan semata capaian administratif, melainkan bukti nyata bahwa kami berkomitmen pada praktik bisnis yang bertanggung jawab,” kata Aan.

Selain fokus pada kepatuhan lingkungan, IPB juga dinilai aktif dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program-program CSR IPB disebut mampu menjangkau dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Gubernur Harum, turut memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan PROPER. Ia menegaskan bahwa predikat ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Selamat kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih PROPER Emas, Hijau, maupun Biru. Tapi bagi yang mendapat Merah, saya ingatkan: jika tidak ada perbaikan serius dalam pengelolaan lingkungan, maka izin usaha bisa saja dicabut,” ujar Harum dengan nada tegas.

Gubernur Harum menyoroti berbagai tantangan lingkungan yang makin kompleks, seperti perubahan iklim, penurunan kualitas udara dan air, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Ia menekankan bahwa hanya dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, tantangan tersebut dapat dihadapi secara efektif.

“Penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk terus melangkah maju. Kita ingin mencetak generasi emas yang hidup di lingkungan sehat. Jadi mari jaga lingkungan kita, bukan hanya untuk hari ini, tapi 20 tahun ke depan,” ucap Harum.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DLH Kalimantan Timur, Anwar Sanusi, membeberkan hasil penilaian PROPER tahun 2025 yang melibatkan 278 perusahaan. Hasilnya, 15 perusahaan meraih PROPER Emas, 39 mendapat Hijau, 184 dinyatakan layak menerima Biru, dan 40 sisanya harus puas dengan Merah.

Sebagai informasi, sistem penilaian PROPER KLHK menggunakan lima warna indikator. Warna Emas dan Hijau diberikan kepada perusahaan yang melampaui standar kepatuhan dan melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Biru untuk perusahaan yang telah mematuhi semua peraturan yang berlaku. Sementara Merah dan Hitam diberikan kepada perusahaan yang belum taat atau bahkan berpotensi mencemari lingkungan.

Dengan capaian ini, PT Indo Pusaka Berau memperkuat posisinya sebagai entitas usaha yang tidak hanya fokus pada aspek operasional, namun juga menjunjung tinggi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Sebuah langkah nyata dalam menjawab tantangan industri energi yang makin dituntut ramah lingkungan. (*/lit)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 582
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama legislatif telah membahas terkait program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Untuk menyukseskan program tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 15/2024, pemerintah kabupaten diminta untuk mengalokasikan anggaran semampunya. Dikatakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani, program makan […]

  • Kampung Derawan Sedang Godok Perkam Pengendalian Harga Kuliner di Daerah Wisata

    Kampung Derawan Sedang Godok Perkam Pengendalian Harga Kuliner di Daerah Wisata

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 646
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Kampung Derawan, Indra Mahardika, membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada Peraturan Kampung terkait pengendalian harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Namun, ia mengungkapkan bahwa pemerintah kampung sedang merancang peraturan semacam itu. “Saat ini kami sedang dalam tahap rancangan pembuatan Perkam sekaligus sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/1/2025). Ia juga menegaskan […]

  • Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga. Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 tersebut […]

  • ‎Puskesmas 24 Jam Gunung Tabur Resmi Beroperasi, Tingkatkan Akses Kesehatan Warga Perkotaan

    ‎Puskesmas 24 Jam Gunung Tabur Resmi Beroperasi, Tingkatkan Akses Kesehatan Warga Perkotaan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 562
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Warga Kecamatan Gunung Tabur kini punya kabar gembira. Pemerintah Kabupaten Berau resmi meluncurkan Puskesmas Non Rawat Inap 24 Jam dan Pelayanan Persalinan, yang siap melayani kebutuhan kesehatan masyarakat perkotaan tanpa batas waktu. ‎Bupati Berau menyebut, hadirnya Puskesmas ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah daerah untuk terus mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Pada […]

  • Bahasa Inggris Jadi Batu Sandungan, Disbudpar Siap Revisi Seleksi Duta Wisata Berau

    Bahasa Inggris Jadi Batu Sandungan, Disbudpar Siap Revisi Seleksi Duta Wisata Berau

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Acara grand final pemilihan Duta Wisata pada Minggu (18/5/2025) menjadi sorotan, ketika salah satu finalis yang diberikan pertanyaan berbahasa Inggris, tak memahami dan memberikan jawaban. Dikonfirmasi tentang hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Berau, Ilyas Natsir mengakui hal itu. Bahkan, hal ini akan menjadi evaluasi bagi tahapan seleksi calon Duta […]

  • Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya panjang menginventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Berau akhirnya berbuah hasil. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan wilayah ini sebagai salah satu situs warisan geologi Indonesia—langkah penting menuju status taman bumi atau geopark yang selama ini diusulkan bersama Karst Sangkulirang–Mangkalihat. Proses pengusulan yang dimulai sejak 2019 ini melibatkan Pemprov […]

expand_less