Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 377
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh.

Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik Festival (M2F) 2025, yang berlangsung lima hari dan menutup gelaran dengan ribuan pengunjung di Kampung Teluk Harapan, menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengubah wisata bahari menjadi atraksi kelas festival.

Semilir angin laut, panggung terbuka, dan iringan musik dari Tri Suaka, Nabila Maharani, hingga DJ Redz One menjadikan Maratua tak hanya indah dilihat—tetapi juga didengar. Sorotan lampu konser berpadu dengan ombak yang memantul di permukaan air, menciptakan lanskap pariwisata yang tidak hanya dinikmati mata, tetapi juga dirasakan oleh panca indera.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, memandang keberhasilan ini sebagai momentum penting bagi peningkatan daya tarik wisata daerah. Menurutnya, ribuan wisatawan yang tumplek ruah di Maratua adalah bukti kuat bahwa strategi festival musik sangat efektif untuk memperluas pasar kunjungan.

“Festival musik menjadi magnet luar biasa. Kami melihat ini sebagai energi baru untuk pariwisata Berau,” ujarnya.

Rudi bahkan mendorong agar konsep serupa diperluas ke destinasi lain seperti Biduk-Biduk atau Pulau Derawan, dengan genre musik berbeda agar setiap wilayah memiliki identitas event masing-masing. Jazz di Maratua, mungkin folk di Biduk-Biduk, atau electronic beach party di Derawan—semua punya peluang, tinggal bagaimana dikemas.

Lebih dari sekadar konser, M2F juga membawa nilai ekonomi. Bazar UMKM dari 13 kecamatan, fashion show, hingga nunu daing—pesta bakar ikan khas Berau—membuat wisata tak berhenti pada panggung musik, tetapi mengalir ke pasar tradisi dan ekonomi kreatif masyarakat.

Inovasi ini menunjukkan bagaimana pemerintah mendorong pariwisata bergerak lebih maju. Konsep festival kini menjadi strategi promosi digital, kulturnya berkelanjutan, dan agenda yang ditunggu wisatawan setiap tahun.

Berau bukan sekadar menampilkan laut, tetapi merayakan laut bersama musik, budaya, dan pelaku UMKM di dalamnya. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai penyelenggara, tetapi sebagai motor penggerak yang menuntun Maratua ke panggung yang lebih besar—bahkan internasional. (/adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 665
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

  • Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — DI BALIK alunan sape yang lembut dan bernapas dari akar kebudayaan Kalimantan, tersimpan perjalanan seorang anak muda Berau bernama Muhammad Budhi Setiyawan, atau yang lebih dikenal sebagai Whansetiyawan. Lulusan Pengkajian Musik Nusantara Pascasarjana ISI Yogyakarta ini memilih sape bukan karena tren, melainkan karena cinta yang tidak bisa dijelaskan. “Aku cinta aja, tanpa […]

  • Disdik Berau Dorong Pelajar Jadi Penulis Muda: 300 Karya Baru Lahir, Buku Menyusul Terbit

    Disdik Berau Dorong Pelajar Jadi Penulis Muda: 300 Karya Baru Lahir, Buku Menyusul Terbit

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb —  Gerakan literasi di Bumi Batiwakkal kembali mendapat panggung besar. Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menggelar Festival Literasi kedua tahun ini, diikuti sekitar 300 pelajar dengan beragam kompetisi menulis dan berkarya. Ajang ini tak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga langkah memperkuat budaya literasi sejak dini. Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan festival […]

  • Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Berau pada Minggu malam hingga hari ini, Selasa (17/9/2024), merupakan dampak dari pergeseran sesar Mangkalihat yang terbentang dari Kecamatan Bidukbiduk hingga Tanjung Redeb, serta sesar Maratua yang membentang hingga ke Tanjung Selor – Bulungan. Pergerakan sesar Mangkalihat ini membuat warga di sejumlah wilayah panik, […]

  • Tak Cukup Alam Indah, Berau Siapkan Generasi Melek Bahasa demi Pariwisata

    Tak Cukup Alam Indah, Berau Siapkan Generasi Melek Bahasa demi Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah geliat sektor pariwisata yang terus tumbuh, Pemerintah Kabupaten Berau menaruh perhatian serius pada satu aspek yang kerap luput, kemampuan berbahasa asing di kalangan generasi muda. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sebagai prasyarat penting bagi anak-anak Berau untuk tidak hanya menjadi bagian dari lanskap wisata, […]

  • Menuju Ekonomi Hijau: Berau Rancang Transisi dari Tambang ke Kemandirian Pangan

    Menuju Ekonomi Hijau: Berau Rancang Transisi dari Tambang ke Kemandirian Pangan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.719
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor pertambangan. Setelah lebih dari dua dekade menjadi penopang utama ekonomi, kini Pemkab Berau menyiapkan arah baru dengan fokus pada penguatan sektor pangan dan kemandirian daerah. ‎Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan dominasi sektor tambang dalam struktur ekonomi Berau […]

expand_less