Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 333
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyatakan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak masih berpotensi tertular penyakit tersebut. Namun gejala yang dialami umumnya lebih ringan dibandingkan orang yang belum pernah menerima vaksin.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Tuty Handayanie, mengatakan tujuan utama vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh terhadap virus.

“Orang yang sudah vaksin memang masih bisa tertular, tetapi tingkat keparahannya biasanya lebih ringan. Tujuan vaksin adalah memberikan imunitas, bukan berarti seseorang sama sekali tidak bisa terkena penyakit,” kata Tuty, Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurut dia, vaksin membuat tubuh memiliki antibodi yang mampu mengenali virus. Ketika virus campak masuk ke dalam tubuh, sistem imun dapat merespons lebih cepat sehingga proses penyembuhan biasanya berlangsung lebih singkat.

Tuty juga menyebutkan orang yang telah divaksin memiliki potensi penularan yang lebih rendah kepada orang lain. Sebaliknya, individu yang belum pernah menerima imunisasi memiliki risiko lebih besar untuk menularkan virus.

“Kalau sudah vaksin, potensi menularkan ke orang lain lebih rendah. Tetapi kalau tidak vaksin, penularannya bisa sangat mudah,” ujarnya.

Selain itu, risiko komplikasi hingga kematian juga dinilai jauh lebih kecil pada orang yang telah menerima imunisasi. Berdasarkan data kesehatan, sebagian besar kasus kematian akibat campak terjadi pada individu yang belum pernah divaksin.

Tuty mengatakan sepanjang tahun lalu di Kabupaten Berau tidak ditemukan kasus kematian akibat campak. Bahkan, kasus positif campak juga tidak tercatat.

Ia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya imunisasi bagi anak. Menurut dia, vaksinasi tidak hanya melindungi individu, tetapi juga membantu membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat.

Berdasarkan informasi Kementerian Kesehatan, orang yang telah mendapatkan imunisasi campak umumnya mengalami gejala lebih ringan jika terinfeksi, seperti demam yang lebih singkat dan ruam yang tidak terlalu luas. Risiko komplikasi, rawat inap, hingga kematian juga sangat rendah.

Sebaliknya, pada individu yang belum pernah menerima imunisasi, risiko tertular jauh lebih tinggi dengan gejala yang cenderung lebih berat, demam tinggi berkepanjangan, serta kemungkinan komplikasi yang lebih besar.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada sekitar 12 hingga 18 orang lainnya jika mereka tidak memiliki kekebalan. Karena itu, imunisasi dinilai menjadi langkah penting untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.(*antr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja Samarinda Hilang, Terakhir Terdengar di Gunung Tabur

    Remaja Samarinda Hilang, Terakhir Terdengar di Gunung Tabur

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang remaja asal Kota Samarinda, dilaporkan menghilang sejak Sabtu (7/9/2024) lalu, sekira pukul 03.00-04.00 Wita. Dalam keterangan yang diunggah keluarga korban pada pengumuman di beberapa grup WhatsApp, korban dijemput temannya tanpa membawa telepon genggam serta pakaian maupun uang. “Informasi saat ini yang kami dapat, anak ini ditengarai ada disekitar wilayah Samarinda – […]

  • Aktivitas Pengangkutan Batu Bara di Poros Labanan Jadi Sorotan Warga

    Aktivitas Pengangkutan Batu Bara di Poros Labanan Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Teluk Bayur — Keberadaan hauling batu bara di jalan umum atau jalan negara seperti sulit ditindak. Padahal, Provinsi Kalimantan Timur ada perda yang melarang itu. Sejak 2012 diundangkan, namun hingga sekarang tidak efektif. Aturan seperti tidak berjalan. SEBUAH truk kuning melintas melintas bebas dari arah Kilometer 16 Poros Teluk Bayur-Labanan menuju salah satu jetty di […]

  • Kejaksaan Berau Kembalikan Berkas Kasus Korupsi Jalan Usaha Tani ke Penyidik

    Kejaksaan Berau Kembalikan Berkas Kasus Korupsi Jalan Usaha Tani ke Penyidik

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kejaksaan Negeri Berau mengembalikan berkas pemeriksaan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek jalan usaha tani yang melibatkan tersangka berinisial KM, Kepala Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk. Pengembalian berkas ini dilakukan karena menurut Jaksa Peneliti, masih ada beberapa aspek berkas yang perlu dilengkapi oleh penyidik sebelum kasus ini dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. […]

  • No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 794
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pasca gelaran event Maratua Run yang mendatangkan banyak wisatawan dari luar Berau, haruslah menjadi motivasi untuk menggelar kembali event serupa. “Saya berharap ke depan Berau lebih banyak membuat event-event. Ini kami membantu men-trigger dengan event Maratua Run ini. Ini kan potensinya hebat, luar biasa. Jangan sampai disia-siakan,” ujar Pj Gubernur Kaltim beberapa […]

  • Kasus Laptop Chromebook, Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    Kasus Laptop Chromebook, Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memasuki babak baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Mendikbudristek Periode 2019-2024, Nadiem Makarim, sebagai tersangka. “Telah ditetapkan tersangka dengan inisial NAM,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025). Direktuk Penyidikan […]

  • Lanjut Kejurprov Percasi Kaltim

    Lanjut Kejurprov Percasi Kaltim

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Berau gelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Junior, Sabtu (18/2/2023). Para atlet catur junior masing-masing menunjukkan kelihaiannya agar mendapatkan juara untuk melanjutkan ke tingkat kejuaraan provinsi (Kejurprov) di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara tanggal 21-23 Februari 2023. Turnamen berlangsung seharian penuh dan dibuka langsung oleh Pj. Sekda Berau dan […]

expand_less