Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 293
  • print Cetak

BONTANG — Kematian seorang pria berinisial Ri di kawasan permukiman padat Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, kini resmi masuk meja penyidik. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu mendadak menyedot perhatian publik setelah potongan video keributan warga beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang viral, tampak kegaduhan di salah satu rumah warga. Di balik gambar yang beredar itulah polisi kini menelusuri dua dugaan tindak pidana sekaligus: penganiayaan yang berujung kematian dan pengeroyokan.

Kanit Pidum Polres Bontang, IPDA Markus Sihotang, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima dan memproses dua laporan berbeda terkait insiden tersebut.

“Saat ini ada dua laporan yang sedang kami proses, yakni dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan dugaan pengeroyokan,” ujar Markus, Senin (11/5/2026).

Dari rangkaian penyelidikan awal, Ri disebut datang ke lokasi bersama seorang rekan berinisial M. Keduanya diduga berniat mengambil mangga milik warga pada malam hari. Situasi berubah kacau ketika pemilik rumah memergoki aktivitas mereka.

Begitu aksinya diketahui, M disebut lebih dulu kabur. Ri yang masih berada di atas pohon memilih melompat untuk melarikan diri.

“Korban yang berada di atas pohon berusaha lompat, tetapi pijakannya tidak kuat sehingga jatuh ke belakang,” kata Markus.

Polisi menduga, saat terjatuh bagian belakang kepala Ri menghantam struktur beton di dekat parit yang berada tak jauh dari lokasi.

“Kepalanya terbentur ujung fondasi beton yang cukup tajam,” jelasnya.

Teriakan maling membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan menuju sumber suara. Namun perhatian massa saat itu lebih tertuju mengejar satu orang lain yang berhasil meloloskan diri.

Ri baru diketahui tergeletak beberapa saat kemudian. Warga yang menyisir area gelap di sekitar tempat kejadian perkara mendengar suara mirip dengkuran dari dekat parit.

“Setelah dicari menggunakan senter, ternyata ada seseorang tergeletak di lokasi,” ujarnya.

Markus menuturkan, warga sempat ragu untuk memindahkan tubuh Ri. Mereka khawatir upaya itu justru memperparah kondisi korban.

“Ada yang menyarankan agar korban jangan langsung disentuh dan meminta polisi segera dipanggil,” katanya.

Sekitar 10 menit kemudian, aparat kepolisian bersama petugas keamanan lingkungan tiba di lokasi. Ri lalu dievakuasi ke rumah sakit menggunakan kendaraan milik warga.

Meski temuan awal mengarah pada dugaan korban meninggal akibat jatuh saat berusaha kabur, penyidik tidak menutup mata terhadap laporan adanya pengeroyokan. Seluruh rangkaian kejadian masih dipetakan.

Untuk merangkai kronologi secara utuh, polisi telah menggelar prarekonstruksi di lokasi dan bersiap melanjutkannya ke tahap rekonstruksi.

“Prarekonstruksi kami lakukan supaya alur kejadiannya bisa terlihat lebih jelas,” ucap Markus.

Sampai saat ini, sedikitnya empat saksi telah dimintai keterangan. Penyidik juga tengah mengidentifikasi sejumlah orang yang terekam dalam video yang beredar di media sosial.

“Semua yang ada di video akan kami panggil dan dimintai keterangan terlebih dahulu,” katanya.

Markus menambahkan, peluang penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice tetap dipertimbangkan, dengan catatan seluruh pihak sepakat dan syarat hukum terpenuhi.

“Namun tetap kami pertimbangkan dulu apakah kasus ini memiliki dampak sosial yang luas atau tidak,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Kucurkan Rp20 Miliar untuk Seragam Gratis, Batik Lokal Jadi Identitas Baru Sekolah

    Pemkab Berau Kucurkan Rp20 Miliar untuk Seragam Gratis, Batik Lokal Jadi Identitas Baru Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 690
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan keberpihakannya terhadap dunia pendidikan dengan menyiapkan anggaran besar untuk meringankan beban orang tua murid. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab mengalokasikan dana sebesar Rp20 miliar melalui APBD untuk program pembagian seragam sekolah tanpa biaya. Program ini menyasar peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, hingga SMP. […]

  • 15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Keberadaan pasar sore di kawasan permukiman Jalan Suprapto, Kabupaten Bulungan, kembali menuai keluhan warga. Selama hampir 16 tahun, aktivitas pasar di tengah lingkungan tempat tinggal itu belum memiliki kepastian relokasi dari pemerintah daerah. Salah satu warga, Vivy, menyatakan penolakan terhadap keberadaan pasar yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Ia menyebut sebagian warga sebenarnya […]

  • Momen Tahun Baru Islam: Santuni Yatim Piatu dan Gelar Tablig Akbar

    Momen Tahun Baru Islam: Bupati Santuni Yatim Piatu dan Gelar Tablig Akbar

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Momen Tahun Baru Islam 1446 Hijriah di Kabupaten Berau terasa begitu istimewa. Bupati Berau, Sri Juniarsih, tak hanya memimpin perayaan, tetapi juga menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim piatu melalui program santunan dan Tablig Akbar. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung Baitul Hikmah ini menarik perhatian masyarakat. Penuh khidmat, mereka mengikuti ceramah […]

  • Dedy Okto Berpeluang Jadi Ketua DPRD Berau, Nasdem Perkuat Dukungan

    Dedy Okto Berpeluang Jadi Ketua DPRD Berau, DPP Nasdem Perkuat Dukungan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Baru-baru ini beredar kabar bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mendorong Dedy Okto Nooryanto sebagai Ketua DPRD Berau periode 2024-2029. Hal itu menjadi kabar hangat yang sekaligus menyimpan spekulasi terkait dengan posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem, Liliansyah yang saat ini tengah duduk sebagai Ketua DPRD Berau sementara. Saat […]

  • Turap Indah dan Jalan Mulus di Gunung Tabur: Warga Apresiasi Komitmen Pemimpin Berau

    Turap Indah dan Jalan Mulus di Gunung Tabur: Warga Apresiasi Komitmen Pemimpin Berau

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, pembangunan di Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Gunung Tabur. Salah satu bukti nyata dari kesuksesan pembangunan ini adalah realisasi proyek-proyek besar yang kini tengah dijalankan di berbagai sektor. Keberhasilan pembangunan ini menunjukkan adanya pemerataan yang memberikan […]

  • 24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

    24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di tengah capaian dan inovasi yang berhasil diraih beberapa kampung, pembinaan terhadap seluruh BUMKam yang tersebar di wilayah Berau dinilai belum berjalan optimal. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau menunjukkan terdapat 99 […]

expand_less