Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Rencana Penahan Abrasi Pulau Derawan Belum Terealisasi Sejak Disusun pada 2024

Rencana Penahan Abrasi Pulau Derawan Belum Terealisasi Sejak Disusun pada 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 187
  • print Cetak

BERAU – Ancaman abrasi di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, kembali menjadi perhatian. Pengikisan garis pantai yang terus terjadi disebut berpotensi mengurangi luas daratan pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur tersebut.

Pelaku usaha sekaligus perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Derawan, Renaldi Juliantara, mengatakan abrasi yang terjadi di Pulau Derawan telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Menurut dia, cuaca ekstrem dan gelombang laut menjadi faktor utama yang mempercepat pengikisan pantai.

“Jadi Derawan ini dulunya itu luasnya 43 hektar. Cuma Derawan ini dalam satu dua musim angin yang lumayan ekstrem yang bisa mengikis pantai, dalam satu tahun bisa mengurangi 7 meter,” beber Renaldi. Kamis (4/6/2026).

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur pengendali abrasi seperti yang telah diterapkan di Pulau Maratua. Menurutnya, keberadaan bangunan pelindung pantai menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak abrasi yang terus terjadi.

“Kalau dari saya proyek ini dijadikan, Derawan pembuatan tameng anti gelombang dari bebatuan yang lebih kuat, kalau pernah lihat di Maratua seperti itu,” cetusnya memberikan solusi lapangan.

Meski demikian, Renaldi mengingatkan agar pembangunan infrastruktur pengendali abrasi dilakukan dengan perencanaan yang matang. Ia menilai proyek tersebut harus mempertimbangkan aspek lingkungan, tata ruang, hingga dampaknya terhadap sektor pariwisata dan perikanan.

“Kalau untuk proyek abrasi ini, itu ada dua kategori. Kalau dijadikan berhasil bakalan Derawan jadi aman dan mengurangi (abrasi). Jika itu jadi, wisatawan jadi kurang bagus dilihat, ekologi dan ekonomi. Kecuali dijadikan proyek itu tempat wisata destinasi, memperbaiki tata ruang. Cuma kalau pembuatan di laut bertentangan lagi dengan perikanan, karena memanfaatkan ruang laut,” urainya.

Renaldi mengaku isu pembangunan penahan abrasi sebenarnya telah lama dibicarakan oleh masyarakat setempat. Namun hingga kini, realisasi proyek tersebut belum terlihat di lapangan.

“Saya kan baru dua tahun di BUMDes, tapi saya sempat dengar kalaupun ada buat abrasi (sejak dulu),” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra, membenarkan bahwa perencanaan proyek penanganan abrasi telah disusun sejak 2024. Namun hingga saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap penyelesaian dokumen perizinan lingkungan.

“Perencanaannya sudah tahun 2024. Sekarang masih proses izin lingkungan,” ungkap Hendra saat dikonfirmasi mengenai kepastian proyek tersebut, Rabu (3/6/2026).

Menurut dia, proses perizinan menjadi salah satu tahapan yang harus diselesaikan sebelum pelaksanaan pekerjaan fisik dapat dimulai.

Di sisi lain, pembangunan fisik proyek tersebut juga belum memperoleh alokasi anggaran pada tahun ini. Karena itu, pelaksanaannya masih menunggu pembahasan anggaran pada tahun mendatang.

Berdasarkan estimasi awal yang disusun DPUPR Berau, kebutuhan dana untuk pembangunan infrastruktur pengendali abrasi di Pulau Derawan diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

“Nilainya sekitaran Rp80 miliar total,” tambah Hendra menjelaskan kebutuhan dana yang harus dikeluarkan untuk menyelamatkan kawasan pesisir tersebut.

Namun, ia mengatakan nilai tersebut masih berupa estimasi awal dan berpotensi berubah mengikuti perkembangan harga material maupun biaya logistik.

“Tapi itu belum eskalasi pasca-naiknya harga BBM,” tegasnya mengakui adanya potensi pembengkakan anggaran akibat molornya proyek ini.

DPUPR Berau berharap proyek penanganan abrasi Pulau Derawan dapat masuk dalam prioritas penganggaran tahun depan sehingga pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan.

“Fisiknya belum teranggarkan tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan teranggarkan supaya bisa langsung dilaksanakan,” pungkas Hendra menutup keterangannya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sufian Agus Ajak Generasi Muda Berau Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Semangat Pancasila

    Sufian Agus Ajak Generasi Muda Berau Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Semangat Pancasila

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati pada Selasa (1/10/2024). Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, menekankan pentingnya mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah arus modernisasi yang kian pesat. Sufian Agus, yang bertindak sebagai inspektur upacara, mengajak seluruh […]

  • Manutung Jukut  Dipastikan Kembali Digelar di HUT Berau 2026, Ini Alasan Diskan Tetap Pertahankan di Tengah Efisiensi Anggaran

    Manutung Jukut Dipastikan Kembali Digelar di HUT Berau 2026, Ini Alasan Diskan Tetap Pertahankan di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau memastikan tradisi Jukut Manutung atau bakar ikan akan kembali digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Berau 2026. Kegiatan tersebut sempat terkendala pada tahun sebelumnya. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan Jukut Manutung tetap menjadi bagian dari rangkaian perayaan daerah sekaligus mendukung kampanye nasional gemar makan ikan. […]

  • Apel Hari Santri di SMKS Ma’arif NU Berau Berlangsung Khidmat, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

    Apel Hari Santri di SMKS Ma’arif NU Berau Berlangsung Khidmat, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BERAU, BERAUNEWS.ID – Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan SMKS Ma’arif NU 01 Berau, Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Rabu (22/10/2026), berlangsung khidmat. Upacara tersebut dihadiri para santri dan santriwati, pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Berau, serta tamu undangan lainnya. Dalam upacara tersebut, Ustaz Mahya selaku Wakil PCNU Berau membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, […]

  • PUPR Berau Susun Tahapan Rehabilitasi Pasar Sanggam Adji Dilayas

    PUPR Berau Susun Tahapan Rehabilitasi Pasar Sanggam Adji Dilayas

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Harapan pedagang dan masyarakat Tanjung Redeb untuk melihat wajah baru Pasar Sanggam Adji Dilayas tampaknya masih harus bersabar. Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengakui bahwa tahun ini belum ada alokasi dana untuk melanjutkan rehabilitasi pasar terbesar di jantung kota itu. Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan […]

  • Bertemu Komisi II DPR, Menteri Anas Urai Penyelesaian Tenaga Non-ASN Hingga Digitalisasi Manajemen ASN

    Bertemu Komisi II DPR, Menteri Anas Urai Penyelesaian Tenaga Non-ASN Hingga Digitalisasi Manajemen ASN

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 694
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan berbagai transformasi strategis dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diformulasikan dan dikonsolidasikan dengan lintas sektor. Transformasi strategis tersebut salah satunya dalam lingkup penyelesaian penataan tenaga non-ASN. Anas menguraikan pemerintah telah mengupayakan penyelesaian non-ASN melalui tiga peraturan. […]

  • Di Balik Maraknya Miras Ilegal di Berau, Satpol PP Ungkap Keterbatasan yang Tak Terlihat

    Di Balik Maraknya Miras Ilegal di Berau, Satpol PP Ungkap Keterbatasan yang Tak Terlihat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BERAU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau mengakui upaya penertiban peredaran minuman keras ilegal dan tempat hiburan malam yang beroperasi tanpa izin masih menghadapi berbagai kendala. Selain keterbatasan anggaran, penegakan aturan juga dihadapkan pada persoalan regulasi serta minimnya sumber daya manusia. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP […]

expand_less