Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » FPK Desak Pemkab Berau Awasi Ketat Aktivitas Pertambangan

FPK Desak Pemkab Berau Awasi Ketat Aktivitas Pertambangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
  • visibility 1.027
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb — Permasalahan aktivitas pertambangan PT.Berau Coal yang dianggap melanggar aturan, terus bergulir. Senin (22/7/2024) siang, puluhan pemuda yang menamakan dirinya Front Pemuda Kaltim (FPK) mendatangi kantor Bupati Berau, untuk menyuarakan hal ini.

Ditemui Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mediasi dan diskusi bersama FPK dilakukan secara terbuka, di ruang rapat Kakaban Setkab Berau. Berjalan cukup alot, pembahasan masih terbentur pada soal kewenangan izin aktivitas pertambangan.

“Berbicara kewenangan, tentunya sesuai aturan itu adalah milik pemerintah pusat. Tapi karena ini aktivitasnya di daerah kita, maka tidak bisa juga lantas tutup mata,” tegas Sekda saat membuka pembahasan bersama FPK.

Dikatakannya, secara kelembagaan, Pemkab tetap mensupport semua investasi yang masuk ke Berau. Tapi bagaimana caranya kemudian agar investasi ini pemanfaatan potensi daerahnya, tidak meninggalkan efek atau merugikan bagi daerah.

“Jadi sesuai dengan yang diutarakan baik dari perwakilan FPK maupun DLHK, kalaupun kewenangan itu daerah tidak dapat, namun pengawasan kalau bisa harus ada di kabupaten,” tambahnya.

Sekda menyebut, meskipun semua tuntutan terkait aktivitas pertambangan PT.Berau Coal itu merujuk kepada pelanggaran aturan, namun dalam hasil rangkuman diskusi itu tidak bisa menyatakan ini salah, ini benar, ini ada melanggar atau tidak melanggar.

“Tapi bagaimana kemudian, kita menjaga investasi yang ada di Kalimantan Timur ini, terutama di Kabupaten Berau untuk tetap berlanjut. Tentunya kembali kepada aturan yang sudah ada,” kata Said.

Terkait pengawasan aktivitas pertambangan pun, dikatakannya sampai kapanpun jika tidak ada perubahan peraturan, maka akan terus mengalami kesulitan. Karena muaranya adalah di aturan. Dan ketika aturan itu tidak memberikan kewenangan kepada daerah, maka kita juga tidak bisa melakukan apa-apa.

Artinya, harapannya setelah ini nanti supaya dapat support kewenangan pengawasan dan evaluasi terhadap perizinan itu ada di Kabupaten. Karena kita yang merasakan langsung dampak dari proses pertambangan itu.

“Kita tidak bisa menyatakan itu murni dari kepentingan Pemkab, tapi ini kan murni secara umum wilayah-wilayah pertambangan. Sehingga kita akan upayakan untuk kawal apa yang sudah menjadi hasil diskusi tadi,” pungkasnya. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap […]

  • ‎DPRD Desak Pemkab Berau Hadir Lebih Nyata untuk Pelaku Ekraf: “Jangan Hanya Seremonial”

    ‎DPRD Desak Pemkab Berau Hadir Lebih Nyata untuk Pelaku Ekraf: “Jangan Hanya Seremonial”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 771
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Pembangunan sektor ekonomi kreatif (ekraf) kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa, menegaskan bahwa pertumbuhan ekraf di daerah tidak cukup hanya didorong melalui pernyataan dukungan dan kegiatan seremonial. ‎ ‎Menurutnya, Berau memiliki fondasi kuat untuk menjadi pusat ekraf berbasis budaya dan kearifan lokal. Namun, potensi tersebut akan sulit berkembang […]

  • Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan

    Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 627
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana menata ulang Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) setelah perayaan Idulfitri 2026. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pasar tersebut perlu dikelola kembali secara optimal, mengingat sebelumnya pernah meraih predikat pasar tradisional […]

  • Tren Penyerapan Gabah Naik, Petani Berau Punya Harapan Baru

    Tren Penyerapan Gabah Naik, Petani Berau Punya Harapan Baru

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Di Kabupaten Berau, kegiatan ini menjangkau 13 kecamatan dengan sasaran 2.700 penerima manfaat. Program ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, Bulog, TNI, dan Polri. Wakil Bupati Berau, Gamalis, hadir langsung di Pendopo Kecamatan Tanjung Redeb […]

  • Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

    Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen. Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah […]

  • Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

    Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Modus pura-pura menjadi kurir paket dipakai komplotan perampok bersenjata untuk menyatroni sebuah rumah di Jalan KH Harun Nafsi Gang Pandan, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Aksi yang menyasar satu keluarga itu kini terungkap, empat orang terduga pelaku sudah ditangkap aparat kepolisian. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja tim gabungan Polsek […]

expand_less