Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
  • visibility 1.450
  • print Cetak

JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja.

Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka dalam seminggu.

“Dalam sistem pelaporan kinerja yang lama, guru hanya melaporkan pemenuhan jam tatap muka, yaitu sekurang-kurangnya 24 jam dalam satu minggu melalui aktivitas mengajar saja,” kata Mendikdasmen Mu’ti dalam kegiatan bertajuk Rilis Pembaruan Pengelolaan Kinerja untuk Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Gedung A Kemendikdasmen Jakarta Pusat, Senin.

Hal itu dikarenakan pihaknya akan mengubah komponen sistem penilaian kinerja para guru melalui platform e-kinerja, yang selama ini menjadi wadah untuk melaporkan sekaligus menilai kinerja, kompetensi serta keaktifan guru.

Ia mengaku hal itu membuat dirinya sering tergelitik untuk melontarkan kelakar bahwa kerja guru “dari lonceng ke lonceng” akibat dari sistem pelaporan kinerja yang demikian.

Pasalnya komponen pelaporan lama tersebut membuat beberapa guru harus berpindah dari satu sekolah ke sekolah lain dalam satu hari, demi memenuhi kewajiban itu.

“Saya sering bercanda guru yang dari lonceng ke lonceng karena tidak bisa memenuhi 24 jam mengajar di satu sekolah karena memang jumlah kelas yang terbatas dan jam mengajar yang juga terbatas,” imbuhnya.

Dengan sistem pelaporan yang baru nanti, lanjutnya, komponen pemenuhan durasi minimal tatap muka tersebut dapat diperoleh para guru melalui aktivitas mengajar, membimbing peserta didik, mengikuti pelatihan hingga keaktifan mereka dalam mengikuti organisasi profesi.

Ia berharap dengan sistem pelaporan yang sudah disempurnakan ini guru dapat lebih aktif sebagai tenaga pengajar, pendidik, pembimbing sekaligus mitra penting dalam pendidikan karakter peserta didik.

Pihaknya pun berharap dengan perubahan sistem pelaporan kinerja tersebut para guru dapat lebih fokus dalam melaksanakan tugasnya karena telah mengurangi beban tugas administrasi mereka. (CNNINDONESIA)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti pentingnya pengembangan komoditas unggulan di Kecamatan Tabalar sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan di Tabalar memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan melalui dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak terkait. “Dukungan […]

  • Berau Targetkan Tambahan 2.000 Hektare Sawah, Lahan Baku Saat Ini 2.365 Hektare

    Berau Targetkan Tambahan 2.000 Hektare Sawah, Lahan Baku Saat Ini 2.365 Hektare

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan penambahan areal persawahan melalui Program Cetak Sawah seluas 2.000 hektare pada 2026. Penambahan tersebut diharapkan dapat memperbesar luas lahan baku sawah sekaligus meningkatkan produksi padi di daerah. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, luas lahan baku sawah di Kabupaten Berau saat ini mencapai 2.365 hektare. Dengan tambahan program cetak […]

  • Madri Pani Dorong Pemkab Realisasikan Kebutuhan Prioritas Masyarakat Maratua dan Derawan

    Madri Pani Dorong Pemkab Realisasikan Kebutuhan Prioritas Masyarakat Maratua dan Derawan

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Derawan — Sejumlah keluhan dari warga dilontarkan kepada Ketua DPRD Berau, Madri Pani, saat berkunjung ke Pulau Maratua dan Pulau Derawan, beberapa waktu lalu. Keluhan tersebut diantaranya terkait ketersediaan infrastruktur dasar di dua kecamatan wisata itu hingga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih perlu dimaksimalkan. Dikatakan Madri, ia menampung semua keluhan yang dititipkan […]

  • Pasang Sungai Berau Ganggu Intake, Operasional Tiga IPA Terhenti hingga 4 Jam

    Pasang Sungai Berau Ganggu Intake, Operasional Tiga IPA Terhenti hingga 4 Jam

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BERAU — Intrusi air laut di Sungai Berau mulai berdampak terhadap operasional tiga Instalasi Pengolahan Air atau IPA milik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau. Tiga IPA yang terdampak berada di Suaran, Gurimbang, dan Merancang. Humas dan Hubungan Langganan Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Rudy Hartono, mengatakan kondisi tersebut membuat operasional intake harus menyesuaikan pasang surut […]

  • Pasangan Madri Pani-Agus Wahyudi Paparkan Program di Kampanye Teluk Bayur

    Pasangan Madri Pani-Agus Wahyudi Paparkan Program di Kampanye Teluk Bayur

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 782
    • 0Komentar

    Teluk Bayur- Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir melihat sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding sekira pukul 14.00 Wita Minggu (13/10/2024). Ada 24 program yang dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut tepuk tangan warga. […]

  • Regenerasi Petani Jadi Tantangan

    Regenerasi Petani Jadi Tantangan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BERAU — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyoroti menurunnya jumlah petani dan rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di Kabupaten Berau. Ia mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah konkret untuk menarik kembali minat masyarakat, khususnya kalangan muda. Menurut Sumadi, salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah membuka rekrutmen secara luas bagi masyarakat […]

expand_less