Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
  • visibility 1.473
  • print Cetak

JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja.

Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka dalam seminggu.

“Dalam sistem pelaporan kinerja yang lama, guru hanya melaporkan pemenuhan jam tatap muka, yaitu sekurang-kurangnya 24 jam dalam satu minggu melalui aktivitas mengajar saja,” kata Mendikdasmen Mu’ti dalam kegiatan bertajuk Rilis Pembaruan Pengelolaan Kinerja untuk Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah di Gedung A Kemendikdasmen Jakarta Pusat, Senin.

Hal itu dikarenakan pihaknya akan mengubah komponen sistem penilaian kinerja para guru melalui platform e-kinerja, yang selama ini menjadi wadah untuk melaporkan sekaligus menilai kinerja, kompetensi serta keaktifan guru.

Ia mengaku hal itu membuat dirinya sering tergelitik untuk melontarkan kelakar bahwa kerja guru “dari lonceng ke lonceng” akibat dari sistem pelaporan kinerja yang demikian.

Pasalnya komponen pelaporan lama tersebut membuat beberapa guru harus berpindah dari satu sekolah ke sekolah lain dalam satu hari, demi memenuhi kewajiban itu.

“Saya sering bercanda guru yang dari lonceng ke lonceng karena tidak bisa memenuhi 24 jam mengajar di satu sekolah karena memang jumlah kelas yang terbatas dan jam mengajar yang juga terbatas,” imbuhnya.

Dengan sistem pelaporan yang baru nanti, lanjutnya, komponen pemenuhan durasi minimal tatap muka tersebut dapat diperoleh para guru melalui aktivitas mengajar, membimbing peserta didik, mengikuti pelatihan hingga keaktifan mereka dalam mengikuti organisasi profesi.

Ia berharap dengan sistem pelaporan yang sudah disempurnakan ini guru dapat lebih aktif sebagai tenaga pengajar, pendidik, pembimbing sekaligus mitra penting dalam pendidikan karakter peserta didik.

Pihaknya pun berharap dengan perubahan sistem pelaporan kinerja tersebut para guru dapat lebih fokus dalam melaksanakan tugasnya karena telah mengurangi beban tugas administrasi mereka. (CNNINDONESIA)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.615
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau terus mengakselerasi upaya pengusulan kawasan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat sebagai Geopark Nasional. Kawasan bentang alam yang membentang di dua kabupaten di Kalimantan Timur, Berau dan Kutai Timur, ini dinilai memiliki nilai geologis dan ekologis penting, terutama karena mayoritas situs berada di wilayah Berau. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa setidaknya terdapat […]

  • BBM Naik, Pemkab Berau Rem Perjalanan Dinas OPD

    BBM Naik, Pemkab Berau Rem Perjalanan Dinas OPD

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    BERAU — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memengaruhi aktivitas operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah memperketat penggunaan BBM, termasuk dengan membatasi mobilisasi dan perjalanan dinas. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan kebijakan efisiensi BBM yang telah diterapkan sebelumnya kini mulai terasa dampaknya, terutama pada kendaraan operasional di lapangan. “Untuk […]

  • Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG bersubsidi dalam kurun waktu 2025 hingga awal 2026. Mengutip CNN Indonesia, total terdapat 665 kasus yang berhasil dibongkar, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,2 triliun. Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifudin, menyebut angka kerugian tersebut berasal dari praktik penyalahgunaan subsidi […]

  • Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    Aksi Brutal di Jalan Gajah Mada Samarinda Terekam CCTV, Polisi Langsung Bekuk Dua Pelaku di Malam yang Sama

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akhirnya, dua pelaku pembacokan brutal terhadap juru parkir di Jalan Gajah Mada, Samarinda, berhasil ditangkap polisi pada malam yang sama, Rabu (1/4/2026). Aksi keduanya sebelumnya terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam. Tanpa banyak percakapan, keduanya langsung menyerang korban […]

  • Labuan Cermin dan Wisata Pesisir Berau Terancam Blank Spot

    Labuan Cermin dan Wisata Pesisir Berau Terancam Blank Spot

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU – Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan bagi pengembangan pariwisata di wilayah pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Persoalan blank spot dan belum meratanya konektivitas jaringan membuat sejumlah kawasan wisata menghadapi kendala komunikasi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan pesisir Berau yang memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, termasuk Labuan Cermin. Keterbatasan jaringan internet di […]

  • Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

    Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Muhammad Reza Adam Jafar di halaman Mapolsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial GS memperagakan 11 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa hingga korban meninggal dunia. Kasi Humas Polresta Samarinda, Inspektur Polisi Dua Arie Soeharyadi, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memastikan […]

expand_less