Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 679
  • print Cetak

Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah

TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar perempuan dan anak mendapat akses perlindungan yang lebih memadai.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menanggapi peristiwa itu dengan menekankan pentingnya kesadaran perempuan terhadap keberadaan lembaga perlindungan yang sudah tersedia. Menurutnya, keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) perlu lebih dikenal agar perempuan tak lagi merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan.

“Perempuan perlu tahu ke mana harus melapor saat ada tekanan atau kekerasan dalam rumah. Jangan sampai mereka bingung dan terlambat mendapatkan bantuan,” ujar Gamalis.

Ia juga mendesak agar pemerintah kampung serta instansi terkait bisa lebih proaktif dalam menyampaikan edukasi dan advokasi. Baginya, pencegahan tak bisa dilakukan setengah-setengah, terutama setelah melihat langsung bagaimana dampak kekerasan bisa merenggut nyawa dalam lingkup keluarga sendiri.

“Saya benar-benar prihatin. Ada yang memilih jalan paling keji saat menghadapi konflik keluarga. Ini seharusnya tidak boleh terjadi,” katanya.

Gamalis menekankan bahwa pendekatan psikis dan mental terhadap perempuan serta anak korban kekerasan menjadi bagian penting dari perlindungan. Untuk itu, informasi mengenai layanan harus disampaikan secara terang dan terbuka, bukan sekadar formalitas.

“Informasi itu harus mudah dipahami. Jangan sampai korban malah kebingungan karena tidak tahu harus ke mana,” lanjutnya.

Ia pun menyoroti pentingnya pembagian peran yang setara dalam keluarga. Menurutnya, tak ada lagi peran tunggal dalam rumah tangga. Dialog antara pasangan dan anak merupakan dasar dalam membangun hubungan yang sehat.

“Perlu ada prinsip kesetaraan dalam keluarga. Ini bukan soal membalik peran, tapi membangun pemahaman bersama. Tentu, tetap menghormati peran kodrati perempuan dan anak dalam lingkup keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah menjalankan dua program utama, Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta Pelopor dan Pelapor (P2).

“Melalui program ini, masyarakat bisa mendapat edukasi dan tahu harus ke mana saat terjadi kekerasan. Kita dorong agar perempuan lebih berani bersuara,” jelas Rabiatul.

Ia mengklaim, lembaga-lembaga pendukung tersebut kini sudah menjangkau 100 kampung dan 10 kelurahan di Berau. Lokasinya pun ditempatkan sedekat mungkin dengan masyarakat, agar mudah dijangkau.

Namun, menurutnya, hambatan terbesar saat ini adalah masih rendahnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap program-program tersebut.

“Masih banyak yang belum tahu keberadaan layanan ini. Karena itu, kami sedang mengupayakan sosialisasi yang lebih luas lagi dengan dukungan kepala daerah,” ungkapnya.

Rabiatul juga menegaskan bahwa pihaknya tak hanya memberikan pendampingan psikologis, tetapi juga mengawal proses hukum yang dijalani oleh para korban.

“Kita dampingi sejak awal, dari pemulihan mental hingga ke ranah hukum,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Meski Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau telah meluncurkan Aturan Pembelian Gas Elpiji Bersubsidi sejak 1 Januari 2024 lalu, nyatanya sampai saat ini belum bisa menjadi Solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan di masyarakat. Salah satu yang masih menjadi pekerjaan Rumah Tangga bagi Diskoperindag ialah memastikan bahwa Gas Melon tersebut benar-benar diterima oleh Masyarakat Miskin dan Pelaku UMKM yang berhak. Dikatakan Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan sampai […]

  • Atlet Muda Berau Bersinar di Kejurda Catur Junior Kaltim 2024

    Atlet Muda Berau Bersinar di Kejurda Catur Junior Kaltim 2024

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Keikutsertaan Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Berau dalam Kejuaraan Open Turnamen Catur Junior Piala Gubernur KALTIM 2024 dan Kejurda Catur Junior Kaltim tahun 2024 di Samarinda terus menunjukkan hasil yang membanggakan. Memasuki hari kedua kompetisi, delegasi Berau kembali meraih prestasi gemilang di nomor Catur Cepat. Asqalani, atlet muda asal SMPN 3 Tanjung […]

  • Penyertaan Modal Jadi Solusi Efektif untuk Tingkatkan Layanan Air Bersih di Berau

    Penyertaan Modal Jadi Solusi Efektif untuk Tingkatkan Layanan Air Bersih di Berau

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Program penyertaan modal untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Berau kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong menegaskan, penyertaan modal ke Perumda Air Minum Batiwakkal, bisa menjadi alternatif untuk mengatasi tingginya biaya operasional Perumda Air Minum Batiwakkal. Menurut Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman, PDAM Berau telah menerima penyertaan […]

  • Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    Dinas Pangan: Produksi Beras Berau Belum Mampu Kejar Kebutuhan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BERAU – Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dari 12 komoditas pangan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, hanya jagung pipilan kering yang saat ini mampu dipenuhi dari produksi lokal. Sementara 11 komoditas lainnya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Data Dinas Pangan Kabupaten Berau menunjukkan kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat, terutama […]

  • Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    Dari Jual Es Hingga Jadi Calon Bupati: Madri Pani Berbagi Kisah Inspiratif

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Calon Bupati Berau, Madri Pani, kembali menggelar kampanye di Kecamatan Sambaliung, Rabu (23/10/2024). Di hadapan ratusan warga RT 13 dan 14, Madri membagikan kisah perjuangan masa kecilnya yang tumbuh dari lingkungan penuh tantangan. “Saya bukan orang asing jika berbicara tentang perjuangan dalam kesulitan. Saya lahir di Samburakat. Saat SD, saya sudah mencari […]

  • Pengacara Bambang Irawan Apresiasi Profesionalisme Polres Berau

    Pengacara Bambang Irawan Apresiasi Profesionalisme Polres Berau

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.573
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bambang Irawan, seorang pengacara yang berpraktek di wilayah Lembaga Bantuan Hukum Polres Berau, menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan profesional yang diberikan oleh aparat kepolisian, khususnya para penyidik dan penyidik pembantu. Dalam sebuah wawancaranya, Bambang mengungkapkan bahwa selama menjalani praktek hukum, ia merasa sangat dibantu oleh pihak kepolisian. “Saya merasa sangat terbantu oleh kerja […]

expand_less