Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 331
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah

TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar perempuan dan anak mendapat akses perlindungan yang lebih memadai.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menanggapi peristiwa itu dengan menekankan pentingnya kesadaran perempuan terhadap keberadaan lembaga perlindungan yang sudah tersedia. Menurutnya, keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) perlu lebih dikenal agar perempuan tak lagi merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan.

“Perempuan perlu tahu ke mana harus melapor saat ada tekanan atau kekerasan dalam rumah. Jangan sampai mereka bingung dan terlambat mendapatkan bantuan,” ujar Gamalis.

Ia juga mendesak agar pemerintah kampung serta instansi terkait bisa lebih proaktif dalam menyampaikan edukasi dan advokasi. Baginya, pencegahan tak bisa dilakukan setengah-setengah, terutama setelah melihat langsung bagaimana dampak kekerasan bisa merenggut nyawa dalam lingkup keluarga sendiri.

“Saya benar-benar prihatin. Ada yang memilih jalan paling keji saat menghadapi konflik keluarga. Ini seharusnya tidak boleh terjadi,” katanya.

Gamalis menekankan bahwa pendekatan psikis dan mental terhadap perempuan serta anak korban kekerasan menjadi bagian penting dari perlindungan. Untuk itu, informasi mengenai layanan harus disampaikan secara terang dan terbuka, bukan sekadar formalitas.

“Informasi itu harus mudah dipahami. Jangan sampai korban malah kebingungan karena tidak tahu harus ke mana,” lanjutnya.

Ia pun menyoroti pentingnya pembagian peran yang setara dalam keluarga. Menurutnya, tak ada lagi peran tunggal dalam rumah tangga. Dialog antara pasangan dan anak merupakan dasar dalam membangun hubungan yang sehat.

“Perlu ada prinsip kesetaraan dalam keluarga. Ini bukan soal membalik peran, tapi membangun pemahaman bersama. Tentu, tetap menghormati peran kodrati perempuan dan anak dalam lingkup keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah menjalankan dua program utama, Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta Pelopor dan Pelapor (P2).

“Melalui program ini, masyarakat bisa mendapat edukasi dan tahu harus ke mana saat terjadi kekerasan. Kita dorong agar perempuan lebih berani bersuara,” jelas Rabiatul.

Ia mengklaim, lembaga-lembaga pendukung tersebut kini sudah menjangkau 100 kampung dan 10 kelurahan di Berau. Lokasinya pun ditempatkan sedekat mungkin dengan masyarakat, agar mudah dijangkau.

Namun, menurutnya, hambatan terbesar saat ini adalah masih rendahnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap program-program tersebut.

“Masih banyak yang belum tahu keberadaan layanan ini. Karena itu, kami sedang mengupayakan sosialisasi yang lebih luas lagi dengan dukungan kepala daerah,” ungkapnya.

Rabiatul juga menegaskan bahwa pihaknya tak hanya memberikan pendampingan psikologis, tetapi juga mengawal proses hukum yang dijalani oleh para korban.

“Kita dampingi sejak awal, dari pemulihan mental hingga ke ranah hukum,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Panas Pemapak Makin Cantik, Berau Siapkan Dana Miliaran untuk Pariwisata

    Air Panas Pemapak Makin Cantik, Berau Siapkan Dana Miliaran untuk Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    A-news.id, Biatan — Pemkab Berau kembali menggelontorkan anggaran Rp 5,5 miliar di APBD 2025, untuk pembenahan wisata air panas Pemapak Biatan. Hal ini diungkapkan Bupati Berau Sri Juniarsih, di pembukaan expo HUT ke-79 RI di Kecamatan Biatan, Senin (5/8/2024) sore. “Sebagai mitra IKN, Kabupaten Berau memiliki potensi pariwisata unggulan yang harus dijaga. Salah satunya wisata […]

  • SraGam Siap Lanjutkan BPJS Gratis dan Infrastruktur di Wilayah Pesisir Berau

    SraGam Siap Lanjutkan BPJS Gratis dan Infrastruktur di Wilayah Pesisir Berau

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam kampanye di Kecamatan Biatan, Kamis (17/10/2024), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), menegaskan komitmen mereka untuk memajukan sektor perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Hal ini disampaikan oleh juru kampanye dari Partai Golkar, Subroto, yang menyoroti perhatian khusus pasangan ini terhadap sektor peternakan, terutama dalam […]

  • Sengketa Lahan Ancam Sekolah, Disdik Berau Siaga

    Sengketa Lahan Ancam Sekolah, Disdik Berau Siaga

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 310
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Beberapa sekolah yang hingga kini masih mengalami permasalahan sengketa lahan, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Berau. Dinas Pendidikan (Disdik) Berau pun menjadi salah satu OPD yang ikut menyoroti masalah ini. Namun, sebagai OPD teknis maka proses belajar mengajar menjadi perhatian utama. “Kita tidak mau proses belajar mengajar ini terganggu meskipun ada permasalahan. […]

  • Komisi III Tekankan Pentingnya Pemetaan Potensi Rumput Laut Berau

    Rumput Laut Diusulkan Jadi Program Strategis Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BERAU — Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, mendorong pemerintah daerah mulai menatap serius potensi ekonomi baru dari sektor kelautan. Ia menyebut, sebagian besar wilayah Berau yang berada di pesisir memiliki peluang besar untuk mengembangkan sumber ekonomi alternatif di luar hasil tangkapan nelayan. Menurut Oktavia, komoditas rumput laut adalah potensi paling menjanjikan yang hingga kini […]

  • Penyesuaian PBB hingga BPHTB, Perda Pajak Berau Direvisi untuk Kepastian Hukum

    Penyesuaian PBB hingga BPHTB, Perda Pajak Berau Direvisi untuk Kepastian Hukum

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau dan DPRD Berau resmi mengetuk persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2026 dengan nilai total Rp 3,4 triliun. Kesepakatan itu diambil dalam rapat paripurna yang berlangsung Minggu malam, 30 November 2025, sekaligus mengesahkan revisi atas Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Penandatanganan nota kesepahaman […]

  • Diskominfo Berau Dorong Website Kampung Aktif, Transparansi & Layanan Publik Masuk Era Baru Digital

    Diskominfo Berau Dorong Website Kampung Aktif, Transparansi & Layanan Publik Masuk Era Baru Digital

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di era ketika informasi bergerak lebih cepat dari kendaraan apa pun di jalan raya, kampung-kampung di Berau kini ikut melaju dalam arus digitalisasi. Tidak lagi hanya dikenal lewat cerita mulut ke mulut, setiap kampung kini memiliki rumah informasi baru: website resmi. Dari Tanjung Redeb hingga kampung-kampung jauh di pedalaman, semua tersambung dalam […]

expand_less