Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Ikon Baru! Gapura Selamat Datang Berau Hadirkan Pesona Pariwisata

Ikon Baru! Gapura Selamat Datang Berau Hadirkan Pesona Pariwisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
  • visibility 990
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pembangunan Gapura Selamat Datang di perempatan kilometer 5 Tanjung Redeb hampir rampung. Saat melakukan peninjauan langsung pada Selasa (17/9/2024), Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan optimis proyek ini akan selesai pada Desember 2024. Gapura tersebut bukan sekadar ucapan selamat datang, tetapi juga menjadi media promosi keindahan pariwisata Berau melalui videotron yang terpasang.

“InsyaAllah, Gapura Selamat Datang ini akan selesai pada Desember 2024. Selain sebagai simbol penyambutan, videotron yang ada di gapura ini akan menampilkan informasi mengenai objek-objek wisata di Kabupaten Berau,” ujar Sri Juniarsih.

Dengan keberadaan videotron tersebut, diharapkan wisatawan dan tamu yang berkunjung ke Berau dapat langsung mengetahui lokasi-lokasi wisata unggulan yang bisa mereka kunjungi. Lokasi gapura yang strategis—berada di pintu masuk utama Kabupaten Berau—menjadikannya sebagai referensi awal bagi para pendatang.

“Lokasi gapura ini sangat strategis, berada di pintu masuk utama Berau. Sehingga, saat wisatawan melintasi kilometer 5, mereka akan langsung mendapatkan informasi mengenai destinasi wisata kita,” tambah Bupati.

Menurut Sri Juniarsih, informasi yang disajikan di gapura tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata lokal. Dampaknya, diharapkan terjadi peningkatan ekonomi di daerah, khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar objek wisata.

Selain menjadi ikon penyambutan dan promosi wisata, gapura ini juga akan dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas sebagai bentuk edukasi bagi pengguna jalan. “Selain videotron yang menampilkan tur wisata, rambu-rambu lalu lintas juga akan dipasang untuk memberikan informasi dan edukasi bagi masyarakat,” jelasnya.

Sri Juniarsih juga menambahkan bahwa gapura ini akan dipercantik dengan taman dan lampu-lampu hias. Meskipun belum sepenuhnya rampung, diharapkan proses penyempurnaan estetika gapura dapat dianggarkan dalam APBD 2025.

“InsyaAllah, meskipun taman dan lampu-lampu belum selesai sepenuhnya, gapura ini sudah akan terlihat cantik dan representatif. Mudah-mudahan pada APBD 2025, seluruh proses penyempurnaan dapat diselesaikan,” pungkasnya.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pulang ke Berau, Kemenhaj Pastikan Jamaah Haji Reguler dalam Kondisi Sehat

    Jelang Pulang ke Berau, Kemenhaj Pastikan Jamaah Haji Reguler dalam Kondisi Sehat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BERAU – Menjelang kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Berau, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Berau memastikan seluruh jamaah yang tergabung dalam rombongan haji reguler berada dalam kondisi sehat. Saat ini para jamaah masih berada di Madinah sebelum kembali ke tanah air pada akhir Juni. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenhaj Berau, Hindun Nahdiani, S.Ag., […]

  • Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi infrastruktur jalan di beberapa kampung di Kabupaten Berau yang belum memadai menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar segera mengakomodir keluhan masyarakat terkait jalan yang masih belum tersentuh pengaspalan. “Memang ada beberapa kampung yang belum […]

  • Gebrakan Pemprov Kaltim, Wacanakan Skema Block Seat untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pulau Maratua

    Gebrakan Pemprov Kaltim, Wacanakan Skema Block Seat untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pulau Maratua

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.690
    • 0Komentar

    SAMARINDA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempersiapkan penerbangan reguler ke Pulau Maratua untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau tersebut. Lisa Hasliana, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyusun skema penerbangan yang dapat menambah frekuensi penerbangan ke Maratua. Pemprov Kaltim mempertimbangkan penggunaan model […]

  • ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 di Kabupaten Berau tahun ini berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memantik geliat ekonomi kreatif masyarakat dan menggugah kesadaran pentingnya konsumsi ikan bagi generasi mendatang. ‎ ‎Plt Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi […]

  • 26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kalimantan Timur kini berada selangkah lebih dekat menuju kehadiran taman bumi (geopark) pertama di wilayahnya. Hal ini menindaklanjuti Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 yang menetapkan 26 area karst sebagai situs warisan geologi (geosite) di kawasan Sangkulirang–Mangkalihat. Kawasan karst raksasa ini memiliki luas sekitar 1.867.676 hektare, menjadikannya ekosistem […]

  • Maratua Musik Festival 2026 Ditutup, Disbudpar Berau Dorong Event Jadi Pengungkit Pariwisata

    Maratua Musik Festival 2026 Ditutup, Disbudpar Berau Dorong Event Jadi Pengungkit Pariwisata

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    MARATUA – Rangkaian Maratua Musik Festival (M2F) 2026 resmi berakhir pada Sabtu malam, 4 Juli 2026. Penampilan penyanyi Stevan Pasaribu menjadi penutup festival yang berlangsung selama lima hari di Pulau Maratua. Pemerintah Kabupaten Berau menilai penyelenggaraan M2F menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata melalui perpaduan potensi alam dan hiburan. Festival ini diharapkan mampu memberikan […]

expand_less