Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kemarau Dongkrak Beban Listrik Berau, Tembus 49,76 MW pada Juli

Kemarau Dongkrak Beban Listrik Berau, Tembus 49,76 MW pada Juli

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

BERAU – Cuaca panas selama musim kemarau mulai tercermin pada konsumsi listrik masyarakat Kabupaten Berau. Beban sistem kelistrikan daerah ini menunjukkan tren meningkat sejak Mei 2026 dan mencapai titik tertinggi sekitar 49,76 megawatt (MW) pada Juli 2026.

Manajer PLN ULP Tanjung Redeb, Clif Salomo, mengatakan peningkatan beban terlihat dari data sistem kelistrikan Berau selama periode kemarau.

Pada Mei 2026, beban puncak masih berada di kisaran 45 MW. Angkanya kemudian naik menjadi sekitar 47 MW pada Juni, sebelum melonjak mendekati 50 MW pada Juli.

“Berdasarkan data sistem yang telah kami verifikasi, beban puncak sistem kelistrikan Berau menunjukkan tren peningkatan selama periode kemarau. Beban puncak tertinggi yang tercatat pada periode tersebut mencapai sekitar 49,76 MW pada Juli 2026,” kata Clif.

Jika dibandingkan dengan beban sekitar 45 MW pada Mei, kenaikan menuju 49,76 MW pada Juli setara sekitar 10,6 persen. Meski demikian, PLN menyebut konsumsi listrik bersifat fluktuatif dan tidak serta-merta menyimpulkan seluruh kenaikan tersebut disebabkan oleh musim kemarau.

Pola yang dipantau PLN menunjukkan kebutuhan listrik masyarakat memang cenderung bertambah selama periode tersebut. Salah satu faktor yang ikut memengaruhi adalah meningkatnya penggunaan perangkat pendingin ketika suhu udara terasa lebih panas.

Menariknya, tekanan terbesar terhadap sistem kelistrikan Berau bukan terjadi pada siang hari ketika matahari sedang terik. Beban tertinggi justru umumnya muncul pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 18.00–20.00 WITA.

Puncaknya cukup sering tercatat sekitar pukul 19.00 WITA.

“Pada periode tersebut, aktivitas masyarakat cenderung meningkat secara bersamaan, mulai dari penggunaan penerangan, AC atau kipas angin, televisi, peralatan memasak, hingga berbagai perangkat elektronik lainnya,” ujar Clif.

Artinya, kenaikan beban tidak berasal dari satu perangkat saja. Pada malam hari, berbagai kebutuhan listrik rumah tangga digunakan hampir bersamaan. Lampu dinyalakan, televisi dan perangkat elektronik digunakan, aktivitas memasak berlangsung, sementara AC atau kipas tetap bekerja setelah cuaca panas sepanjang hari.

Kombinasi inilah yang dapat mendorong sistem mencapai beban tertingginya.

AC menjadi salah satu perangkat yang mendapat perhatian ketika konsumsi listrik meningkat pada musim panas. Menurut Clif, penggunaan pendingin ruangan berpotensi bertambah ketika suhu udara meningkat, baik di rumah, kantor, pertokoan maupun tempat usaha.

Namun PLN tidak menyebut angka khusus mengenai seberapa besar kontribusi AC terhadap kenaikan beban listrik Berau.

Selain AC, sejumlah perangkat lain juga berpotensi lebih sering digunakan selama kemarau. Di antaranya kipas angin, kulkas dan freezer, dispenser atau pendingin minuman, hingga pompa air.

“Peningkatan penggunaan berbagai peralatan tersebut, apabila terjadi secara bersamaan pada banyak pelanggan, dapat turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan beban sistem, khususnya pada jam-jam beban puncak,” kata Clif.

Data tersebut memperlihatkan perubahan cukup nyata dalam tiga bulan. Dari sekitar 45 MW pada Mei, beban bertambah sekitar 2 MW pada Juni dan kembali meningkat sekitar 2,76 MW pada Juli.

Dengan beban yang telah menyentuh 49,76 MW, pola konsumsi listrik selama kemarau menjadi salah satu hal yang perlu dicermati, terutama apabila cuaca panas berkepanjangan membuat penggunaan perangkat pendingin tetap tinggi.(*/afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal BPJS Kesehatan dan RSUD dr Abdul Rivai, AKP Ardian : Dilaporkan Pun Belum Tentu Ada Pelanggaran

    Soal BPJS Kesehatan dan RSUD dr Abdul Rivai, AKP Ardian : Dilaporkan Pun Belum Tentu Ada Pelanggaran

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dugaan pungli BPJS Kesehatan dan pemalsuan kenaikan tarif rumah sakit dr Abdul Rivai masih dalam tahap pemeriksaan Satreskrim Polres Berau. Hal itu diakui Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priyatna. Ardian menyebut, dalam persoalan delik laporan, setiap masyarakat diperkenankan dan memiliki hak yang sama di mata hukum. “Siapapun boleh dan dipersilakan […]

  • Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menyoroti mahalnya biaya transportasi sebagai kendala utama dalam menarik wisatawan datang ke Bumi Batiwakkal. Ia menilai sikap Disbudpar yang fokus pada pembenahan destinasi sebelum melakukan promosi besar-besaran adalah langkah yang sangat tepat dan realistis. Menurut Sujarwo, pengembangan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan kuantitas kunjungan […]

  • Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 614
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dikenal dengan pesona wisata baharinya yang menakjubkan, Kabupaten Berau ternyata menyimpan kekayaan lain yang tak kalah berharga: tradisi dan budaya leluhur yang hidup di tengah masyarakat kampung. Dari ritual Melas Kampung di Sambaliung hingga upacara Bag Jamu di Pulau Derawan, setiap prosesi adat ini bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga simbol […]

  • Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 624
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang. Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa […]

  • Tak Hanya Soal Disiplin, Bupati Berau Tekankan Persiapan RS Baru dan Pengawasan Malam Hari

    Tak Hanya Soal Disiplin, Bupati Berau Tekankan Persiapan RS Baru dan Pengawasan Malam Hari

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau menekankan pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam apel perdana pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Senin, 30 Maret 2026. Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh ASN kembali bekerja optimal setelah menjalani Ramadan dan cuti Lebaran. Ia menegaskan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus mengutamakan kepentingan publik […]

  • Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 906
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Berau mulai menyiapkan konsep rekreasi malam kota melalui gelaran musik akustik rutin di Panggung Barintak, Tepian Segah. Program ini dirancang untuk menghidupkan kembali kawasan tepi sungai sebagai ruang berkumpul masyarakat setelah beraktivitas seharian. ‎Panggung Barintak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani selama ini menjadi salah satu titik favorit warga, namun belum memiliki […]

expand_less