Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Lampaui Target, Kunjungan Pariwisata Berau Meningkat di 2024

Lampaui Target, Kunjungan Pariwisata Berau Meningkat di 2024

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • visibility 1.156
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pariwisata Kabupaten Berau terus menunjukkan angka yang menggembirakan. Setiap tahunnya, jumlah kunjungan wisata ke Bumi Batiwakkal terus meningkat, mencatatkan prestasi yang jauh melampaui target.

Hingga Oktober 2024, tercatat sebanyak 412.333 wisatawan, dengan rincian 2.438 wisatawan mancanegara dan 409.895 wisatawan domestik. Angka ini tidak hanya menunjukkan kesuksesan, tetapi juga konsistensi upaya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menyampaikan bahwa pencapaian ini melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2025 yang menargetkan 236.141 kunjungan.

Sejak tahun 2020, Disbudpar Berau sudah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kunjungan wisata. Pada tahun 2020, angka kunjungan tercatat 127.396, terus meningkat menjadi 141.483 kunjungan pada 2021, dan 397.337 pada 2022. Pada 2023, angkanya bahkan mencapai 422.592 kunjungan. Tahun 2024, Ilyas optimis angka kunjungan akan kembali meningkat, terutama menjelang libur akhir tahun.

“Kami yakin hingga akhir tahun nanti jumlah kunjungan terus meningkat, bahkan melebihi tahun lalu,” ujarnya.

Salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik wisata adalah dengan menggelar berbagai event yang semakin menarik minat wisatawan. Disbudpar Berau berencana memperbesar skala event-event lokal yang sudah eksis, agar dapat masuk ke dalam kalender event nasional (KEN). Beberapa event lokal yang berpotensi menjadi event nasional antara lain Irau Manutung Jukut, Maratua Jazz, dan Meja Panjang.

Namun, untuk mencapai status nasional, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Di antaranya, waktu pelaksanaan event yang harus stabil dan tidak bergeser, serta rangkaian kegiatan yang berlangsung tidak hanya satu hari, melainkan sekitar 7 hingga 10 hari. Selain itu, event tersebut juga harus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Disbudpar Berau pernah mengajukan beberapa event tersebut untuk menjadi event nasional, tetapi pengajuan itu belum diterima oleh pemerintah pusat. Salah satu alasan utamanya adalah kurang stabilnya waktu pelaksanaan dan kurang lengkapnya rangkaian acara.

“Kami akan memperbaiki hal itu dengan menambah rangkaian kegiatan, serta memastikan waktu pelaksanaan tetap konsisten,” kata Ilyas.

Upaya lainnya adalah menggandeng pihak ketiga atau perusahaan untuk membantu dalam pelaksanaan event. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa event yang digelar dapat memberikan dampak ekonomi yang luas, khususnya bagi masyarakat Berau.

Tak hanya berfokus pada penyelenggaraan event, Disbudpar Berau juga gencar melakukan promosi pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Kepala Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata Disbudpar Berau, Fitriansyah, mengatakan bahwa pihaknya kini intens melakukan promosi melalui berbagai saluran. Salah satunya adalah menjalin kerja sama dengan beberapa kota besar, seperti Surabaya, Yogyakarta, serta sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Promosi juga dilakukan dengan memasang videotron dan baliho yang menampilkan potensi wisata Kabupaten Berau. Selain itu, promosi dilakukan di Bandara Samarinda dan Balikpapan, yang menjadi pintu masuk utama wisatawan ke Berau. Semua ini dilakukan untuk semakin menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, agar tertarik berkunjung ke Bumi Batiwakkal.

Harapannya, dengan peningkatan jumlah kunjungan wisata ini, akan tercipta efek berantai yang positif bagi masyarakat Berau.

“Kami berharap dengan tingginya jumlah kunjungan, masyarakat Berau juga merasakan dampaknya, khususnya dalam hal kesejahteraan,” tandas Ilyas.

Dengan langkah-langkah strategis yang terus dilakukan, tidak hanya sekadar mengejar angka, tetapi juga meningkatkan kualitas serta keberlanjutan pariwisata, Kabupaten Berau siap menjadi destinasi yang lebih dikenal dan menjadi andalan pariwisata di Indonesia. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Berau Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia Awal Mei 2026

    BMKG: Berau Jadi Wilayah Terpanas di Indonesia Awal Mei 2026

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    BERAU — Kabupaten Berau mencatat suhu tertinggi di Indonesia pada Minggu, 3 Mei 2026. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan suhu maksimum mencapai 37,1 derajat Celsius, dipicu dominasi cuaca cerah di wilayah tersebut. Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan berdasarkan data suhu maksimum harian periode 2–3 Mei 2026, Stasiun Meteorologi Kalimarau menempati posisi […]

  • Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dalam kunjungan kerjanya ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan-biduk-biduk beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Berau, Madri Pani menampung sejumlah Aspirasi dari Masyarakat setempat. Salah satunya terkait Ketersediaan Listrik di Kecamatan paling ujung di Pesisir Selatan Berau tersebut. Dikatakan Madri, sejak 17 hari lalu Listrik di Teluk Sumbang padam. Hal itu membuat sejumlah Aktivitas Warga tidak berjalan maksimal. “Saya kunjungan ke Teluk Sumbang, beberapa hari di sana ternyata Listrik mereka mati sudah lebih dari dua minggu,” ungkap Pai, […]

  • 9 Jajanan Berlabel Halal Mengandung Gelatin Babi, Ditarik dari Pasaran Berau

    9 Jajanan Berlabel Halal Mengandung Gelatin Babi, Ditarik dari Pasaran Berau

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 853
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sembilan produk makanan mayoritas jajanan anak, yang disinyalir mengandung zat gelatin Babi, dipastikan sudah tidak ada di Kabupaten Berau. Hal ini ditegaskan Diskoperindag Berau usai melakukan pengecekan produk tersebut pada Selasa (3/6/2025) pagi. Sembilan produk jajanan yang dimaksud adalah Corniche Fluffy (jelly marshmallow), Corniche Marshmellow (rasa Apel), Chomp Chomp (car mallow), Chomp […]

  • Tekan Inflasi Berau dengan Hadirnya Kios Penyeimbang

    Tekan Inflasi Berau dengan Hadirnya Kios Penyeimbang

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Salah satu isu yang menjadi atensi Presiden Joko Widodo hingga keberlanjutan di masa kepemimpinan Presiden Prabowo adalah soal inflasi. Dan pemerintah Provinsi hingga kabupaten ikut bertanggung jawab diberikan tugas menjaga stabilitas, termasuk juga stabilitas harga. “Makanya kita bersama Forkopimda Berau bergerak cepat, salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan inflasi itu adalah […]

  • Tepian Teratai Bersolek: Rombong Baru untuk PKL Akan Segera Hadir

    Tepian Teratai Bersolek: Rombong Baru untuk PKL Akan Segera Hadir

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Revitalisasi sepanjang tepian Sungai Segah masih berlanjut. Setelah tepian Ahmad Yani, Tepian Teratai di Jalan Pulau Derawan kini mulai terlihat perubahannya. Kabar gembiranya, Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang lokasi revitalisasi bakal dapat bantuan rombong berjualan, sama dengan yang didapat PKL di tepian Ahmad Yani. “Diskoperindag Berau masih melakukan koordinasi […]

  • Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus suspek campak hingga pekan ke-12 tahun 2026. Total kasus yang terdata mencapai 58, naik dari laporan sebelumnya sebanyak 42 kasus per 13 Maret 2026. Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinkes Berau, Adi, mengatakan lonjakan terjadi secara bertahap sejak awal tahun. Peningkatan paling signifikan tercatat pada pekan […]

expand_less